Mentaati Kebaikan

SEBUAH KISAH KETAWADHUAN ULAMA TENTANG TAHIYYATUL MASJID

Berkata Al-Allamah Ibnu Abdil Barr Al-Maliki pada kitab Tamhid (5/94) tatkala beliau berbicara tentang tahiyyatul masjid.

“Aku mendengar lebih dari seorang guruku berkisah bahwasanya Ghozi ibnu Qois tatkala rihlah (berpergian) ke kota madinah ; Beliau mendengar (‘ilmu,pent) dari Malik dan membacakan kepada Nafi Al-Qori.

Tatkala awal kali beliau masuk kota Madinah tepatnya Masjid Nabawi ; Saat itu masuk pula Ibnu Abi Dzi’bin maka beliaupun langsung duduk dan tidak mengerjakan solat.

Maka Ghozi spontan berkata kepadanya : ” Wahai kamu !! Solatlah dua rakaat dikeranakan duduknya engkau tanpa melakukan tahiyyatul masjid dengan solat dua rakaat bentuk kebodohan ” atau semisal dengan ini dari ucapan yang kasar

Maka tatkala Ibnu Abi Dzi’bin selesai melaksanakan solat beliau menyandarkan belakangnya serta merta manusia duduk bermajlis mengelilinginya.

Ketika Ghozi ibnu Qois melihat hal tersebut iapun terkejut dan malu serta menyesal , Ia pun bertanya siapa sebenarnya orang tersebut maka dikatakan kepadanya : ” Ini Ibnu Abi Dzi’bin salah satu ahli fiqihnya kota Madinah dan orang-orang mulia diantara mereka ” ; Maka lantas Ghozi ibnu Qois berdiri menghampiri Ibnu Abi Dzi’bin seraya meminta maaf.

Maka Ibnu Abi Dzi’bin pun berkata kepadanya : “Wahai saudaraku , Tidak perlu atasmu (berbuat seperti ini,pent) Engkau telah memerintahkan kami dengan kebaikan maka kamipun mentaatimu “

Fawwaz bin Ali al-Madkhali

Chanel Telegram :
http://bit.ly/Fawwaz-almadkhali-indonesia

Advertisements
Mentaati Kebaikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s