Cinta dan Benci Kerana Allah

Inilah Di antara Prinsip Salafiyyah

Al-‘Allamah Ahmad bin Yahya Najmi rahimahullah pernah ditanya: Pertanyaan ke 76:

Sebahagian orang yang mereka mengaku sebagai salafiyun mengatakan: Kita ini salafi, tetapi kita tidak membicarakan orang yang berbuat salah dan tidak pula menjarh (mencela) seorangpun?

Jawaban ke 76: Katakan kepada mereka: Salafiyah tidak akan baik tanpa menjarh seorangpun. Maka cinta kerana Allah, benci kerana Allah, taat kerana Allah, dan memusuhi kerana Allah.

Bila seorang insan meninggalkan salah satu di antara empat perkara ini maka bererti keislamannya lemah. Padahal Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa salam bersabda:

من رأى منكم منكرا فليغيره بيده, فإن لم يستطع فبلسانه, فإن لم يستطع فبقلبه وذلك أضعف الإيمان

“Barang siapa di antara kalian melihat sebuah kemungkaran, maka ubahlah dengan tangannya. Bila tidak mampu, maka dengan lisannya, dan bila tidak mampu, maka dengan hatinya dan itulah selemah-lemah iman.”

Selemah-lemah iman ialah engkau mengingkari kebatilan dengan hatimu. Dan orang yang tidak membenci kebatilan dengan hatinya, maka di mana iman yang ada di hatinya? yakni imannya lemah tidak bermanfaat.

Hanya kepada Allah kita memohon ampunan dan keselamatan. Hasbunallahu wa ni’mal wakil.

Sumber: al-Fatawa al-Jalliyah ‘anil Manahijd Da’awiyah (1/76

🌐 Kunjungi || http://forumsalafy.net/inilah-diantara-prinsip-salafiyyah/

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Advertisements
Cinta dan Benci Kerana Allah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s