Hidupmu yang Sebenarnya

Berkata Al-Allamah Ibnul Qayyim rahimahullah,

  فما كان من وقته لله وبالله، فهو حياته وعمره. وغير ذلك ليس محسوبًا من حياته، وإن عاش فيه عيش البهائم.

“Waktu yang dimanfaatkan seseorang untuk Allah َّعَزَّ وَجَل dan kerana Allah َّعَزَّ وَجَل, maka itulah kehidupannya dan usianya, selain dari itu tidak teranggap bahagian dari hidupnya, meskipun dia hidup seperti hidupnya haiwan.”

(Ad-Daa’ wad-dawaa’:359)

https://inten.to/telegram/channel-askarybinjamal-thalab-ilmu-syar-i

Advertisements
Hidupmu yang Sebenarnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s