Adab Ketika Mendengar Orang Lain Berbicara

Asy-Syaikh Abdurrahman as-Sa’dy rahimahullah berkata:

من الآداب الطيبة؛ إذا حدثك المحدث بأمر ديني أو دنيوي، ألا تنازعه الحديث إذا كنت تعرفه، بل تصغي إليه إصغاء من لا يعرفه ولم يمر عليه، وتريه أنك استفدته منه، كما كان ألباء الرجال يفعلونه. وفيه من الفوائد تنشيط المحدث وإدخال السرور عليه، وسلامتك من العجب بنفسك، وسلامتك من سوء الأدب، فإن منازعة المحدث حديثه من سوء الأدب.

“Diantara adab-adab yang baik; jika seseorang berbicara kepadamu tentang sebuah perkara agama atau dunia, jangan merebut pembicaraan darinya jika engkau telah mengetahuinya, bahkan hendaklah engkau mendengarkan dengan baik seperti orang yang belum mengetahuinya dan belum pernah melewatinya, dan tampakkanlah kepadanya bahwa engkau mendapatkan faedah darinya, sebagaimana yang dilakukan oleh orang-orang yang berakal.

Diantara faedah dari adab semacam ini adalah memberi semangat kepada orang yang berbicara dan memasukkan rasa senang ke dalam hatinya, engkau selamat dari perasaan ujub terhadap dirimu sendiri, dan engkau selamat dari adab yang buruk, kerana sesungguhnya merebut pembicaraan orang yang berbicara termasuk adab yang buruk.”

Ar-Riyadhun Nadhirah yang menjadi satu dalam Majmu’ Muallafatis Sa’dy, hlm. 276

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Advertisements
Adab Ketika Mendengar Orang Lain Berbicara

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s