KETERASINGAN YANG DIPUJI DAN KETERASINGAN YANG TERCELA

๐Ÿœ๐ŸŒ‹๐ŸŒช KETERASINGAN YANG DIPUJI DAN KETERASINGAN YANG TERCELA

๐Ÿ”น Ibnul Qayyim -rahimahullah- berkata:

“Orang Islam di sisi keumuman manusia dianggap asing.

Orang-orang yang beriman (dengan benar) di sisi keumuman orang-orang Islam juga dianggap asing.

Para Ulama di sisi orang-orang beriman juga terasing.

Ahlus Sunnah yang mereka memisahkan sunnah dari hawa nafsu dan berbagai macam bid’ah adalah orang-orang yang terasing.

Para penyeru kepada sunnah yang mereka bersabar atas gangguan orang-orang yang menyelisihi mereka, mereka golongan yang paling terasing di antara golongan orang-orang yang terasing tadi.

Akan tetapi mereka adalah golongan Allah yang sebenarnya, maka tidak ada keterasingan bagi mereka. Sesungguhnya keterasingan mereka (ahlus sunnah) hanya karena bila dibandingkan dengan kebanyakan manusia yang Allah -Azza wa Jalla- telah sebutkan tentang mereka;

{ูˆูŽุฅูู† ุชูุทูุนู’ ุฃูŽูƒู’ุซูŽุฑูŽ ู…ูŽู† ูููŠ ุงู„ู’ุฃูŽุฑู’ุถู ูŠูุถูู„ู‘ููˆูƒูŽ ุนูŽู† ุณูŽุจููŠู„ู ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ู}

“Dan jika kamu menuruti kebanyakan manusia di muka bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah.” (Al An’aam: 116)

๐Ÿ’ฅ Maka justru kebanyakan manusia itulah orang-orang yang terasing dari Allah dan Rasul-Nya, dan keterasingan mereka itulah sebenarnya keterasingan yang menakutkan.”

๐Ÿ“š Madarijus Salikin (3-195)

ู‚ุงู„ ุงุจู† ุงู„ู‚ูŠู… – ุฑุญู…ู‡ ุงู„ู„ู‡ – :
.
[ ุฃู‡ู„ ุงู„ุฅุณู„ุงู… ููŠ ุงู„ู†ุงุณ ุบุฑุจุงุกุŒ
ูˆุงู„ู…ุคู…ู†ูˆู† ููŠ ุฃู‡ู„ ุงู„ุฅุณู„ุงู… ุบุฑุจุงุกุŒ
ูˆุฃู‡ู„ ุงู„ุนู„ู… ููŠ ุงู„ู…ุคู…ู†ูŠู† ุบุฑุจุงุกุŒ
ูˆุฃู‡ู„ ุงู„ุณู†ุฉ ุงู„ุฐูŠู† ูŠูู…ูŠุฒูˆู†ู‡ุง ู…ู† ุงู„ุฃู‡ูˆุงุก ูˆุงู„ุจุฏุน ู‡ู… ุบุฑุจุงุกุŒ
ูˆุงู„ุฏุงุนูˆู† ุฅู„ูŠู‡ุง ุงู„ุตุงุจุฑูˆู† ุนู„ู‰ ุฃุฐู‰ ุงู„ู…ุฎุงู„ููŠู† ู‡ู… ุฃุดุฏ ู‡ุคู„ุงุก ุบุฑุจุฉู‹ .
ูˆู„ูƒู† ู‡ุคู„ุงุก ู‡ู… ุฃู‡ู„ ุงู„ู„ู‡ ุญู‚ุง.
ูู„ุง ุบุฑุจุฉ ุนู„ูŠู‡ู… ุŒ
ูˆุฅู†ู…ุง ุบุฑุจุชู‡ู… ุจูŠู† ุงู„ุฃูƒุซุฑูŠู† ุงู„ุฐูŠู† ู‚ุงู„ ุงู„ู„ู‡ ุนุฒูˆุฌู„ ููŠู‡ู… :

{ูˆุฅู† ุชูุทูุน ุฃูŽูƒุซุฑ ู…ูŽู† ููŠ ุงู„ุฃุฑุถ ูŠูุถู„ู‘ูˆูƒ ุนู† ุณุจูŠู„ู ุงู„ู„ู‡}ุŒ

ูุฃูˆู„ุฆูƒ ู‡ู… ุงู„ุบุฑุจุงุก ู…ู† ุงู„ู„ู‡ ูˆุฑุณูˆู„ู‡ ูˆุบุฑุจุชู‡ู… ู‡ูŠ ุงู„ุบุฑุจุฉ ุงู„ู…ูˆุญุดุฉ ] .
.
๐Ÿ“š ู…ุฏุงุฑุฌ ุงู„ุณุงู„ูƒูŠู† (3-195) .

๐Ÿ“‘ Sumber: @fawaz_almdkhli/424 | @salafy_cirebon
๐Ÿ“‘ WA Ashhaabus Sunnah
๐Ÿ“๐Ÿ’ป Majmu’ah Hikmah Salafiyyah || โ–ถ https://t.me/hikmahsalafiyyah

๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ๐Ÿƒ

KETERASINGAN YANG DIPUJI DAN KETERASINGAN YANG TERCELA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s