HUKUM MELAGUKAN DOA

HUKUM MELAGUKAN DOA
KOMISI TETAP URUSAN FATWA DAN PEMBAHASAN ILMIAH KSA

“المشروع للداعي اجتناب السجع في الدعاء وعدم التكلف فيه، وأن يكون حال دعائه خاشعًا متذللاً مظهرًا الحاجة والافتقار إلى الله سبحانه فهذا أدعى للإجابة وأقرب لسماع الدعاء، وعلى الداعي ألا يشبه الدعاء بالقرآن فيلتزم قواعد التجويد والتغني بالقرآن فإن ذلك لا يعرف من هدي النبي صلى الله عليه وسلم ولا من هدي أصحابه رضي الله عنهم”

“Disyariatkan bagi orang yang berdoa agar menghindari sajak (irama) dalam doa dan tidak memberat-beratkan diri dalam melantunkannya.

Hendaknya ketika berdoa dalam keadaan khusyuk, merendahkan diri, dan menampakkan kebutuhan kepada Allah ta’ala. Maka yang demikian ini lebih dekat kepada pengabulan dan didengarkannya doa.

Orang yang berdoa hendaknya tidak menyamakan antara doa dengan Al Qur’an hingga dia melazimkan diri dengan kaidah-kaidah tajwid dan melagukan al-Qur’an. Maka sungguh hal itu tidak dikenal sebagai petunjuk Nabi shallallahu alaihi wa sallam dan bukan pula petunjuk para sahabatnya.”

Fatawa al-Lajnah ad-Daimah 6/76

#fatwaulama #hukum #melagukan #doa
Kunjungi website kami

Web


•••┈••••○❁❁○••••┈•••

WhatsApp
Ⓚ①ⓉⒶⓈⒶⓉⓊ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya….ayo segera bergabung
Join Channel Ⓚ①Ⓣ
https://t.me/KajianIslamTemanggung
Dengarkan••• [ VERSI BARU ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2
≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

HUKUM MELAGUKAN DOA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s