MENCUCI LIPATAN DAN SELA-SELA JARI ADALAH SUNNAH FITROH

✋ MENCUCI LIPATAN DAN SELA-SELA JARI ADALAH SUNNAH FITROH

Disebutkan hadits tentang Sunanul Fithrah dari A’isyah radhiallahu ‘anha :

عن عائشة قالت: قال رسول الله: ” عشر من الفطرة: قص الشارب، وإعفاء اللحية، والسواك، والاستنشاقُ بالماء، وقص الأظفار، *وغسل البراجِم،* ونتف الإبط، وحلق العانة، وانتقاص الماء ” يعني الاستنجاء بالماء. قال زكريا: قال مصعب بن شيبة: ونسيت العاشرة؛ إلا أن تكون المضمضة…(رواه مسلم)

Dari A’isyah –radhiallahu ‘anha– beliau berkata : Berkata Rasulullah –shalallahu alaihi wa sallam– : “Sepuluh perkara yang termasuk Fithrah : menggunting kumis, membiarkan Jenggot, bersiwak, memasukan air ke hidung (membersihkan lubang hidung), menggunting kuku, mencuci -burjumah- (lipatan jari), mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, mengurangi air (beristinja),” Berkata Zakariya: berkata Mush’ab bin Syaibah:
Aku lupa yg kesepuluh, sepertinya: berkumur kumur. (HR. Muslim)

“Baraajim” adalah bentuk jamak dari “burjumah” dengan dhommah pada huruf “Ba” dan huruf “Jim”.

Berkata Ibnul Atsier dalam An Nihayah fi Ghariebil Hadiets:

هي العقد اللتي في ظهور الأصابع يجتمع فيها الوسخ الواحدة برجمة بالضم

Baraajim” adalah simpulan-simpulan dipunggung jari-jemari yg biasa berkumpul padanya kotoran. Bentuk mufardnya “Burjumah” dengan dhommah.
(An Nihaayah 1/113)

Berkata Al khottoby:

المواضع التي تتسخ ويجتمع فيها الوسخ

Tempat-tempat yg biasa terkumpul padanya kotoran. (Fathul Mun’im 169)

Berkata Asy Syaukaani –rahimahullah– dalam Nailul Authar:

قال الشوكاني : وَهِيَ عُقَدُ الْأَصَابِعِ وَمَعَاطِفُهَا كُلُّهَا وَغَسْلُهَا سُنَّةٌ مُسْتَقِلَّةٌ لَيْسَتْ .بِوَاجِبَةٍ، قَالَ الْعُلَمَاءُ: وَيُلْحَقُ بِالْبَرَاجِمِ مَا يَجْتَمِعُ فيه مِنْ الْوَسَخِ

Baraajim adalah simpulan-simpulan jari dan lipatan-lipatannya seluruhnya. Hukum dibersihkannya adalah sunnah tersendiri (terpisah dari wudhu). Dan tidak wajib. Berkata para ulama: Termasuk dalam Baraajim adalah semua yg biasa terkumpul padanya kotoran….
(Nailul Authar )

Dengan demikian jelaslah mencuci tangan dengan membersihkan lipatan-lipatannya, sela-selanya dengan standar yg disebutkan oleh pakar pakar kesehatan merupakan Sunnah Fitrah yg disunnahkan oleh Rasulullah –shalallahu alaihi wa sallam–

Wallahu A’lam.

Oleh : Al Ustadz Muhammad bin Umar Assewed -hafidzahullahu-

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
http://www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
◻◻◻◻◻◻

MENCUCI LIPATAN DAN SELA-SELA JARI ADALAH SUNNAH FITROH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s