RENUNGAN DI PENGHUJUNG TAHUN HIJRIYAH

http://t.me/nisaaassunnah

💦📜🌙 RENUNGAN DI PENGHUJUNG TAHUN HIJRIYAH

💬 Al-‘Allamah Shalih al-Fauzan hafidzahullah mengatakan,

لنتذكر بانقضاء العام انقضاء العمر وبسرعة مرور الأيام قرب الموت وبتغير الأحوال زوال الدنيا وحلول الآخرة. فكم ولد في هذا العام من مولود وكم مات فيه من حي

“Semestinya kita mengambil pelajaran dengan berakhirnya tahun ini, maka akan berakhir pula umur kita. Dengan begitu cepatnya hari-hari berlalu, berarti telah dekat kematian kita. Dengan perubahan berbagai keadaan, maka dunia akan sirna dan akhirat pun akan datang.

Betapa banyak anak yang terlahir pada tahun ini dan betapa banyak pula manusia yang mati di tahun ini.”

✍️ Al-Khuthab al-Mimbariyah 1/81

#nasehat #renungan #akhirtahun #hijriah

🖥 Kunjungi website kami
http://www.salafytemanggung.com

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••

🌐📲 Channel Ⓚ①Ⓣ
https://t.me/KajianIslamTemanggung

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈
📬 Diposting ulang hari Senin, 30 Dzulhijjah 1442 H / 9 Agustus 2021 M
🌐 http://www.nisaa-assunnah.com
📠 http://t.me/nisaaassunnah

🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀

RENUNGAN DI PENGHUJUNG TAHUN HIJRIYAH

HINANYA MENGAMBIL KEMBALI SUATU PEMBERIAN

❌⚠⛔📢 HINANYA MENGAMBIL KEMBALI SUATU PEMBERIAN

Wahai Saudaraku, jangan kau ambil kembali pemberianmu walaupun dengan cara membelinya.

> Dari Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,

حَمَلْتُ عَلَى فَرَسٍ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، فَأَضَاعَهُ الَّذِي كَانَ عِنْدَهُ، فَأَرَدْتُ أَنْ أَشْتَرِيَهُ مِنْهُ، وَظَنَنْتُ أَنَّهُ بَائِعُهُ بِرُخْصٍ

“Aku menyedekahkan seekor kuda kepada seseorang untuk digunakan berjihad di jalan Allah. Lalu orang itu menyia-nyiakannya. Aku pun ingin membeli kuda itu darinya dan aku yakin bahwa dia akan menjualnya dengan harga murah.

Aku pun bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengenai hal itu.

Beliau bersabda,

” لَا تَشْتَرِهِ، وَإِنْ أَعْطَاكَهُ بِدِرْهَمٍ وَاحِدٍ ؛ فَإِنَّ الْعَائِدَ فِي صَدَقَتِهِ كَالْكَلْبِ يَعُودُ فِي قَيْئِهِ”

“Jangan kau beli kuda itu walaupun dia menjualnya kepadamu dengan harga satu dirham.

Sesungguhnya, orang yang mengambil kembali sedekahnya sama seperti anjing yang menelan kembali muntahannya.”
( HR. al-Bukhari no. 2623)

> Ketika Syaikh Ibnu Baz rahimahullah ditanya tentang hukum mengambil kembali hadiah yang sudah diberikan, beliau menjawab,

حكمه أنه آثم وعليه التوبة من ذلك ورد الهبة إلى صاحبها

“Pelakunya berdosa. Dia harus bertobat dan mengembalikan hadiahnya kepada orang yang diberi.”

📚 Majmu’ Fatawa wa Maqalat Syaikh Ibnu Baz 20/67

🌎 Kunjungi || https://forumsalafy.net/hinanya-mengambil-kembali-suatu-pemberian/

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎

HINANYA MENGAMBIL KEMBALI SUATU PEMBERIAN