MELAKUKAN KEBAIKAN MEMERLUKAN LATIHAN

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu berkata:

تعودوا الخير، فإنما الخير بالعادة.

“Biasakanlah melakukan kebaikan, kerana sesungguhnya kebaikan itu hanyalah dapat dilakukan dengan kebiasaan.”

Shahih, Mushannaf Abdur Razzaq, no. 4742

Sumber || https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/882433290082414593

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

MELAKUKAN KEBAIKAN MEMERLUKAN LATIHAN

Sepatutnya Tidak Takut Melainkan pada Dosa-dosamu

Ali bin Abi Talib radiyallahu anhu berkata:
“Seorang hamba Allah sepatutnya tidak takut melainkan pada dosa-dosanya, dan tidak berharap melainkan kepada Rabbnya. Seorang yang jahil tidak sepatutnya malu untuk bertanya, dan seorang yang berilmu tidak sepatutnya malu untuk mengatakan – jika dia tidak mengetahui sesuatu – ‘Allah Lebih Mengetahui’. Kesabaran terhadap iman adalah seperti kepala kepada seluruh badan: jikalau kepala itu terputus (dari badan), maka reputlah badan. Dan seorang yang tidak mempunyai kesabaran, tidak memiliki iman.”
Al-Baihaqî, Shu’ab Al-Îmân, Jil.12 ms.195.
Sepatutnya Tidak Takut Melainkan pada Dosa-dosamu

DIANTARA DOA YANG PALING PENTING

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu berkata:

Yaa Allah, sesungguhnya Engkau berfirman:

ﺍﺩْﻋُﻮﻧِﻲ ﺃَﺳْﺘَﺠِﺐْ ﻟَﻜُﻢْ.

“Berdolah kalian kepada-Ku, pasti Aku kabulkan.” (QS. Ghafir: 60)

وإنك لا تخلف الميعاد وأسألك كما هديتني للإسلام أن لا تنزعه مني حتى تتوفاني وأنا مسلم.

Dan sesungguhnya Engkau tidak pernah menyelisihi janji, maka aku memohon kepada-Mu; sebagaimana Engkau telah memberiku hidayah untuk memeluk Islam, janganlah Engkau cabut Islam dariku hingga Engkau mewafatkan aku dalam keadaan tetap sebagai seorang muslim.”

Sumber || https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/727060990349705219

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

DIANTARA DOA YANG PALING PENTING

MENUTUP KEKURANGAN DALAM BERAMAL DENGAN MEMPERBANYAK DZIKIR

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu berkata:

من بخل بالمال أن ينفقه، وهاب العدو أن يجاهده، والليل أن يكابده، فليكثر: لا إله إلا الله سبحان الله الحمد لله الله أكبر.

“Siapa yang bakhil untuk mengifakkan hartanya, takut berjihad melawan musuh, malas mengarungi malam (shalat tahajjud), maka hendaklah dia memperbanyak mengucapkan: laa ilaha illallah, subhanallah, alhamdulillah, allahu akbar.”

Shahih, diriwayatkan oleh Ibnul Mubarak, no. 399

Sumber || https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/866310080576225282

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

MENUTUP KEKURANGAN DALAM BERAMAL DENGAN MEMPERBANYAK DZIKIR

ORANG YANG SOLATNYA BAIK AKAN MENJAGA AMANAH DAN TIDAK SUKA MEMBICARAKAN AIB ORANG LAIN

Umar bin al-Khaththab radhiyallahu anhu berkata:

لا يعجبنَّكم من الرجل طنْطَنته -يعني:صلاته- ولكن من أدَّى الأمانة وكَفَّ عن أعراض الناس فهو الرَّجل.

“Jangan sekali-kali kalian terkagum dengan solat seseorang, tetapi sesiapa yang menunaikan amanah dan menahan diri dari merosakkan kehormatan orang lain, maka dialah lelaki sejati.”

As-Sunan al-Kubra, jilid 6 hlm. 472

Sumber || https://twitter.com/durra_salafiyaa/status/861240477135360000

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

ORANG YANG SOLATNYA BAIK AKAN MENJAGA AMANAH DAN TIDAK SUKA MEMBICARAKAN AIB ORANG LAIN

AGAR KALIAN MENCARI AKHIRAT DENGANNYA

Kalimat yang pantas untuk ditulis dengan air mata, perkataan sahabat yang para malaikat malu kepada beliau, pemilik dua cahaya yang Allah telah meridhainya.

Utsman Bin Affan radhiyallau’ anhu berkata pada salah satu khutbah yang beliau sampaikan di akhir hayatnya:

إن الله إنما أعطاكم الدنيا لتطلبوا بها الآخرة ، ولم يعطكموها لتركنوا إليها ، إن الدنيا تفنى ، وإن الآخرة تبقى

“Sesungguhnya ALLAH memberikan dunia kepada kalian itu agar kalian mencari akhirat dengannya, dan tidaklah ALLAH memberikannya kepada kalian agar kalian condong kepadanya. Sesungguhnya dunia itu akan binasa sementara akhirat itu abadi.

لا تبطرنكم الفانية ، ولا تشغلنكم عن الباقية, وآثروا ما يبقى على ما يفنى ؛ فإن الدنيا منقطعة ، وإن المصير إلى الله

Janganlah dunia yang fana ini menjadikan kalian sombong, dan jangan pula menyibukkan kalian dari yang abadi (akhirat).
Dan pilihlah oleh kalian yang abadi daripada yang fana! Karena dunia ini akan putus dan sesungguhnya tempat kembalinya adalah kepada ALLAH.

اتقوا الله. فإن تقواه جنة من بأسه ، ووسيلة عنده ، واحذروا من الله الغير ، والزموا جماعتكم لا تصيروا أحزابا

Bertakwalah kalian kepada ALLAH, karena sesungguhnya takwa kepada-NYA itu adalah benteng pelindung dari siksaan-Nya, dan perantara di sisi-NYA. Dan hati-hatilah kalian dari sifat cemburu dari ALLAH (jangan bermaksiat kepada-NYA).
Berpeganglah kalian dengan jamaah kalian (pemerintah), janganlah kalian menjadi berpartai-partai.

ALLAH berfirman:

وَاذْكُرُوا نِعْمَتَ اللَّهِ عَلَيْكُمْ إِذْ كُنْتُمْ أَعْدَاءً فَأَلَّفَ بَيْنَ قُلُوبِكُمْ فَأَصْبَحْتُمْ بِنِعْمَتِهِ إِخْوَانًاَ

_”Dan ingatlah akan nikmat ALLAH kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, maka ALLAH mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu karena nikmat ALLAH, orang-orang yang bersaudara.”_
(QS. Ali Imran 103)

[Al-Bidayah wa An-Nihayah 7/241]

📚 Sumber || http://soo.gd/Cq04

🌏 Kunjungi || http://forumsalafy.net/agar-kalian-mencari-akhirat-dengannya/

WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

AGAR KALIAN MENCARI AKHIRAT DENGANNYA