TIDAK ADA YANG SENGAJA MENINGGALKAN SHALAT ISYA DAN SHUBUH BERJAMAAH KECUALI ORANG MUNAFIK

Abdullah bin Umar radhiyallahu anhu berkata:

كنا إذا فقدنا الرجل في صلاة العشاء وصلاة الفجر أسأنا به الظن.

“Dahulu jika kami merasa kehilangan seseorang pada solat isya dan subuh, maka kami berburuk sangka terhadapnya.”

Shahih, diriwayatkan oleh Ibnu Syaibah, no. 3353

Sumber || https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/902290316719525888

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

Advertisements
TIDAK ADA YANG SENGAJA MENINGGALKAN SHALAT ISYA DAN SHUBUH BERJAMAAH KECUALI ORANG MUNAFIK

DIANTARA DOA YANG PALING PENTING

Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhu berkata:

Yaa Allah, sesungguhnya Engkau berfirman:

ﺍﺩْﻋُﻮﻧِﻲ ﺃَﺳْﺘَﺠِﺐْ ﻟَﻜُﻢْ.

“Berdolah kalian kepada-Ku, pasti Aku kabulkan.” (QS. Ghafir: 60)

وإنك لا تخلف الميعاد وأسألك كما هديتني للإسلام أن لا تنزعه مني حتى تتوفاني وأنا مسلم.

Dan sesungguhnya Engkau tidak pernah menyelisihi janji, maka aku memohon kepada-Mu; sebagaimana Engkau telah memberiku hidayah untuk memeluk Islam, janganlah Engkau cabut Islam dariku hingga Engkau mewafatkan aku dalam keadaan tetap sebagai seorang muslim.”

Sumber || https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/727060990349705219

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

DIANTARA DOA YANG PALING PENTING