NASIHAT BERHARGA BAGI SETIAP ORANG YANG PASTI MERASAKAN KEMATIAN

💎💎💎 NASIHAT BERHARGA BAGI SETIAP ORANG YANG PASTI MERASAKAN KEMATIAN

✍ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah berkata :

✅ Wahai saudara-saudaraku, teruslah mengerjakan berbagai ketaatan dan jauhilah segala kemaksiatan dan keharaman. Memohonlah dengan sepenuh hati kepada Dzat pencipta bumi dan langit. Jadikan diri kalian meminta hembusan kedermawanan-Nya, karena sungguh Dia sangat banyak pemberian-Nya.

Ketahuilah, pada hakikatnya sungguh tidak ada dunia yang akan kalian miliki kecuali yang kalian habiskan di dalam ketaatan kepada Dzat yang memiliki kalian. Maka, ambillah ghanimah, ambillah ghanimah ini sebelum habis waktunya. Ambillah keuntungan, ambillah keuntungan sebelum datangnya kerugian.

📚 Majmu’ Fatawa (2/286)

✍ قال فضيلة الشيخ محمد بن صالح العثيمين رحمه الله :
إخواني، حافظوا على الطاعات ، وجانبوا المعاصي والمحرَّمات، وابتهلوا إلى فاطر الأرض والسماوات، وتعرَّضوا لنفحات جوده فإنَّه جزيل الهبات. واعلموا أنَّه ليس لكم من دنياكم إلَّا ما أمضيتموه في طاعة مولاكم. فالغنيمة الغنيمة قبل فوات الأوان. والمرابحة المرابحة قبل حلول الخسران .
📚 مجموع فتاوى : ٢٨٦/٢٠

https://t.me/SniperBenefits2/1098

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
http://www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

NASIHAT BERHARGA BAGI SETIAP ORANG YANG PASTI MERASAKAN KEMATIAN

HUKUM MENJUAL DAN BERMAIN KEMBANG API/PETASAN (MERCUN)?

Fadhilatu asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin _rahimahullah_:

Pertanyaan : Apa hukum jual beli dan bermain kembang api ?

Jawaban : Alhamdulillahi rabbil alaamin wa shallallahu ala nabiyyina Muhammad wa alaa aalihi wa shohbihi ajma’iin

Menurut pendapatku, jual belinya DILARANG. Itu karena dua sisi :

Pertama : Hal itu adalah menyia-nyiakan harta, dan menyia-nyiakan harta hukumnya haram karena Nabi shallallahu alaihi wa sallam melarangnya.

Kedua: Karena di dalamnya terdapat gangguan terhadap manusia berupa suara yang mengagetkan, dan bisa jadi menyebabkan kebakaran jika menimpa sesuatu yang mudah terbakar dalam keadaan kembang api itu masih menyala, tidak bisa dipadamkan.

Oleh karena dua sebab itu kami memandang hal itu haram, dan tidak boleh dijual belikan.

Sumber : ( Pertemuan ke 3 bersama asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin pada tanggal 5 Syawwal 1413 H)

ما حكم بيع وشراء واستعمال المفرقعات النارية ، والتي تسمى ( الطرطعان ) ؟

الجواب :

الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ وَ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى آلِهِ وَ صَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ .

الَّذِي أَرَى أَنَّ بَيْعَهَا وَ شِرَاءَهَا حَرَامٌ ، وَ ذَلِكَ لِوَجْهَيْنِ :

الوَجْهُ الأَوَّلُ : أَنَّهَا إِضَاعَةٌ لِلْمَالِ ، وَ إِضَاعَةُ المَالِ مُحَرَّمَةٌ ، وَ لِنَهْيِ النَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِِ وَ عَلَى آلِهِ وَ سَلَّمَ عَنْ ذَلِكَ .

و الثَّانِي : أَنَّ فِيْهَا أَذِيَّةٌ لِلْنَّاسِ بِأَصْوَاتِهَا المُزْعِجَةِ ، وَ رُبَّمَا يَحْدُثُ مِنْهَا حَرَائِقُ إِذَا وَقَعَتْ عَلَى شَيْءٍ قَابِلٍ لِلْإِحْتِرَاقِ ، وَ هِيَ حَيَّةٌ لَمْ تُطْفَأْ .

فَمِنْ أَجْلِ هَذَيْنِ الوَجْهَيْنِ نَرَى أَنَّهَا حَرَامٌ ، وَ أَنَّهُ لاَ يَجُوزُ بَيْعُهَا وَ لاَ شِرَاؤُهَا .

(عنوان3 الشَّيْخُ مُحَمَّدُ بْنُ صَالِحِ العُثَيْمِيْن في 5/10/1413 )

Sumber nukilan: http://www.manhajul-anbiya.net/hukum-menjual-dan-bermain-kembang-apipetasan-2/

HUKUM MENJUAL DAN BERMAIN KEMBANG API/PETASAN (MERCUN)?

SYUKUR YANG HAKIKI

🌅☀🌷
WUJUD SYUKUR YANG SEBENARNYA

💺 Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah:

“Tidaklah semua yang berucap “Asy-Syukru lillaahi wal hamdu lillaah” adalah orang yang bersyukur, karena sejatinya wujud dari rasa syukur itu adalah beramal shalih, maka dari itu berkata sebagian Fuqoha; Syukur adalah taat kepada Sang pemberi nikmat (Allah subhanahu wa ta’ala) yaitu dengan melaksanakan keta’atan kepada-Nya.”

📚 (Syarhul Arba’in an-Nawawiyyah, hal. 180)

قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله:

ليس كل من قال “الشكر لله والحمد لله” يكون شاكرا ؛ لأن الشكر هو العمل الصالح ، ولهذا قال بعض الفقهاء: الشكر طاعة المنعم أي القيام بطاعته.

📚 (شرح الأربعين النووية / ص180).

📕 WA Ashhaabus Sunnah
📝💻 Majmu’ah Hikmah Salafiyyah || ▶ https://t.me/hikmahsalafiyyah
🍃🍃🍃🍃🍃🍃

SYUKUR YANG HAKIKI

ASAL USUL MAULID

بــــــــــــــسم اللّــــــــــــه الرّحمن الرّحيـــــــم

┏🌈🌺⭐━━━━━━━━━━━━━┓
Permata Salaf Indonesia
┗━━━━━━━━━━━━━🌈🌺⭐┛
https://t.me/Permata_salaf

✋🏻🗞💥⚠ SEBAB MUNCULNYA BID’AH NATAL (MAULID) RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM

✍🏻 Al-Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya :

” Siapakah orang yang pertama kali menggagas bid’ah Maulid Nabi, dan bagaimana hal itu bisa terjadi ?

🔓 Jawab :
“Yang pertama kali menggagasnya adalah Dinasti Fathimiyyun (Syi’ah) di Mesir pada abad ke-4 hijriyyah. Kemudian dipopulerkan kembali oleh Raja Arbal di Iraq pada abad ke-7 hijriyyah. Lalu menyebarlah bid’ah tersebut di tengah kaum muslimin.

✋🏻 Adapun sebabnya, sebagaimana dinyatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah didalam Kitab Iqtidha’ ash-Shirat al-Mustaqim;

⏯ 1). Karena kecintaan yang berlebihan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, sehingga mereka mengira bahwa perayaan Maulid (Natal)Nabi adalah bukti rasa cinta.

⏯ 2). Persaingan dengan Kristen. Karena orang kristen mereka merayakan Natal (Maulid) kelahiran Isa bin Maryam alaihimassalam.

Yang jelas, apapun sebab kemunculannya, tetap saja semua bid’ah adalah kesesatan”.

📚 Sumber || (Liqa’ Bab al-Maftuh, 210)

🌎 Kunjungi || http://forumsalafy.net/sebab-munculnya-bidah-natal-maulid-rasulullah-shalallahu-alaihi-wa-sallam/

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

🔮⭐🔮⭐🔮⭐🔮⭐🔮⭐🔮⭐🔮⭐

ASAL USUL MAULID

MEMBAYAR LEBIH DARI HUTANG YANG DIPINJAM

💐📝FATWA SYAIKH IBN UTSAIMIN TENTANG MEMBAYAR LEBIH DARI HUTANG YANG DIPINJAM

Pertanyaan:

فضيلة الشيخ! إذا أخذت من إنسان مثلاً خمسمائة ريال سلفاً، فبعد مدة أرجعتها له ستمائة ريال من نفسي أنا زدت له مائة ريال وهو ما طلب مني هذا، هل يدخل في الربا أو ما يدخل في الربا؟

Fadhilatus Syaikh, jika misalkan aku meminjam (uang) 500 riyal, kemudian setelah beberapa waktu berlalu aku membayar hutang dengan sejumlah 600 riyal, aku tambah sendiri. Aku menambahkan 100 riyal padahal orang yang meminjamkan itu tidak memintaku tambahan itu. Apakah ini termasuk riba atau tidak?

Jawaban Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah:

نقول: ليس من الربا؛ لأن الرسول عليه الصلاة والسلام قال: ( خيركم أحسنكم قضاءً ) وكما أنه يجوز أن أعطيه أحسن مما استقرضتُ منه في الوصف فكذلك أزيَد في العدد ولا فرق، يعني لو أنك استسلفتَ منه صاع أرز من الأرز الوسط، ثم أعطيتَه صاع أرز من الأرز الجيد، يجوز أو لا؟ يجوز.
إذاً: لو أعطيته صاعاً ونصف ما هناك مانع، بشرط ألا يكون مشروطاً عند القرض، فإن كان مشروطاً عند القرض، فلا يجوز.

Kita katakan: Bukan termasuk riba. Karena Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda: Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik dalam membayar hutang. Sebagaimana boleh membayar hutang dengan sesuatu yang sifatnya lebih baik, demikian juga boleh menambah dalam jumlahnya. Tidak ada perbedaan. Misalkan jika engkau meminjam satu sho’ beras kualitas pertengahan, kemudian engkau ganti dengan satu sho’ beras kualitas baik. Apakah ini boleh? Boleh. Karena itu, jika engkau memberikan 1,5 sho’ (ada tambahan), hal itu tidak terlarang. Dengan syarat, tidak ada persyaratan ketika peminjaman. (Sang peminjam tidak mempersyaratkan harus dibayar dengan tambahan saat akad peminjaman, pent). Jika ada persyaratan saat (akad) peminjaman, ini tidak boleh (Liqo’ al-Bab al-Maftuh (136/12))

Penerjemah: Abu Utsman Kharisman

💡💡📝📝💡💡
WA al I’tishom

MEMBAYAR LEBIH DARI HUTANG YANG DIPINJAM

CINTA DUNIA SUMBER KEROSAKAN HATI!!

💥⚠⛔🔥 CINTA DUNIA SUMBER KEROSAKAN HATI!!

✍🏼 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

وتغير القلب يكون على حسب ما يحيط بالإنسان، وأكثر ما يوجب تغير القلب إلى الفساد حب الدنيا.

“Perubahan keadaan hati terjadi sesuai dengan hal-hal yang mengelilingi seseorang, dan kebanyakan perkara yang menyebabkan perubahan hati kepada kerosakan adalah cinta dunia.”

📚 Tafsir Surat al-Hadid, hlm. 375

🌍 Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/965174551893209088

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

CINTA DUNIA SUMBER KEROSAKAN HATI!!

MENGERINGKAN BADAN SETELAH WUDUK

🧼🧽🧼🧽🧼🧽
🔐 Pertanyaan :

Bolehkah mengeringkan anggota tubuh setelah wuduk?

✅ Dijawab oleh:

Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

👍🏼 “Seseorang BOLEH mengeringkan tubuhnya setelah WUDHU.

Demikian pula dia boleh mengeringkannya setelah MANDI BESAR.

Kerana hukum asal untuk perkara selain ibadah adalah HALAL sampai ada dalil yang mengharamkannya.”

Adapun haditsnya Maimunah yang mengisahkan bahawa beliau datang membawa sapu tangan untuk Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam setelah mandi namun beliau menolaknya dan mengibaskan air dengan tangannya. Maka penolakan beliau terhadap pemberian Maimunah tidak menunjukkan kebencian beliau terhadap hal itu.”

(📼 Sumber : Silsilah Fatawa Nur a’lad Darb. Kaset nomor 141)

🔐 السؤال:

هل يجوز تجفيف الأعضاء بعد الوضوء؟

🔏 الجواب:

يجوز للإنسان إذا توضأ أن يجفف أعضاءه، وكذلك إذا اغتسل يجوز له أن يجفف أعضاءه، لأن الأصل فيما عدا العبادات الأصل الحل، حتى يقوم دليل على التحريم، وأما حديث ميمونة رضي الله عنها أنها جاءت بالمنديل إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم بعد أن اغتسل، فردها، وجعل ينفض الماء بيده، فإن رده للمنديل لا يدل على كراهته

المصدر: سلسلة فتاوى نور على الدرب > الشريط رقم [141]

https://t.me/KajianIslamTemanggung

•┈•✿❁✿••✿❁✿•┈
🍃Turut menyebarkan:
WA 🌹syarhus sunnah lin nisaa
Channel Telegram:
http://t.me/syarhussunnahlinnisa

🌷 Https://akhwat.net
Karena Engkau Wajib Menuntut Ilmu

🇸 🇸 🇱 🇳
••••▫️▫️🌸••••

MENGERINGKAN BADAN SETELAH WUDUK