Perekat Cinta

Faidah dari Al-Ustadz Abu Nasiim Mukhtar iben Rifai hafizhahullah

Suaranya lirih membawakan rona kesedihan bercampur kecemasan. Dalam lirihnya (Sirah Umar bin Abdul Aziz hal. 164), Umar bin Abdul Aziz bertutur dalam kata-kata qur’ani, “Sungguh! Aku amat takut terhadap adzab nan pedih, pabila aku durhaka kepada Rabb-ku”.

Di hadapan Umar bin Abdul Aziz, seorang wanita solehah figur kaum isteri khusyuk mendengarkan. Setiap huruf yang diucapkan suaminya tidak ada yang ia lewatkan. Menusuk, mengarah dan tepat mengena di pusat hati. Fathimah isteri Umar bin Abdul Aziz menangis. Tapi bukan hanya menangis. Ia menangis dan berucap sebagai tanda cinta, “Allahumma. Ya Allah, lindungilah suamiku dari neraka”.

Sang suami mengingat pedihnya adzab neraka, isterinya memohonkan kepada Allah agar melindungi suaminya dari neraka.

Suami, pernahkah -dengan penuh kasih-, mengingatkan isteri tentang neraka?

Wahai isteri, bilakah engkau mendoakan suamimu agar terlindungi dari neraka?

Subhaanallah!..

WhatsApp Salafy Indonesia || http://forumsalafy.net/?p=12095

—–
Edisi:
مجموعة الأخوة السلفية
Majmu’ah Al-Ukhuwah As-Salafiyyah

Perekat Cinta