BERILAH UZUR UNTUK SAUDARAMU

┏📜📚📖━━━━━━━━━━━━━━┓
Majmu’ah Riyadhussalafiyyin
┗━━━━━━━━━━━━━━📖📚📜┛

📜 Faidah Muhimmah min Abi Qilabah

وقال أبو قلابة عبد الله بن زيد الجرمي كما في الحلية لأبي نعيم (2/285): ( إذا بلغك عن أخيك شيء تكرهه فالتمس له العذر جهدك؛ فإن لم تجد له عذراً فقل في نفسك: لعلَّ لأخي عذراً لا أعلمه).

💺 Berkata Imam Abu Qilabah Abdulloh bin Zaid rohimahullohu :

“Apabila sampai berita tentang tindakan saudaramu yang tidak kamu sukai, maka berusaha keraslah untuk mencarikan alasan (udzur) untuknya. Apabila kamu tidak mendapatkan alasan (udzur) untuknya, maka katakanlah kepada dirimu sendiri, mungkin saudaraku punya udzur yang tidak aku ketahui”

📚 (Abu Nu’aim dalam al-Hilyah)

☑ Ini yang diperintahkan Allah Ta’ala❗

▪Allah Ta’ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اجْتَنِبُوا كَثِيرًا مِّنَ الظَّنِّ إِنَّ بَعْضَ الظَّنِّ إِثْمٌ ۖ وَلَا تَجَسَّسُوا

“Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan berprasangka, karena sesungguhnya sebagian tindakan berprasangka adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain”
[QS. al-Hujurat : 12]

☑ Ini pula perintah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam :

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم ، قَالَ: إِيَّاكُمْ وَالظَّنَّ ، فَإِنَّ الظَّنَّ أَكْذَبُ الْحَدِيثِ ، وَلاَ تَحَسَّسُوا ، وَلاَ تَجَسَّسُوا ، وَلاَ تَحَاسَدُوا ، وَلاَ تَدَابَرُوا ، وَلاَ تَبَاغَضُوا ، وَكُونُوا عِبَادَ اللهِ إِخْوَانًا
رواه البُخاري” 6064

“Berhati-hatilah kalian dari tindakan berprasangka buruk, karena prasangka buruk adalah sedusta-dusta ucapan. Janganlah kalian saling mencari berita kejelekan orang lain, saling memata-matai, saling mendengki, saling membelakangi, dan saling membenci. Jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara”
(H.R. Bukhari)

📑🖋 al-Ustadz Abu Falah Muhammad Nabil حغظه الله

📲 https://t.me/Riyadhus_Salafiyyin

Advertisements
BERILAH UZUR UNTUK SAUDARAMU

Bahaya Teman yang Buruk

Al-Imam Abu Hatim Ibnu Hibban rahimahullah berkata:

ﻭﻛﻞ ﺟﻠﻴﺲ ﻻ ﻳﺴﺘﻔﻴﺪ ﺍﻟﻤﺮﺀ ﻣﻨﻪ ﺧﻴﺮﺍ ﺗﻜﻮﻥ ﻣﺠﺎﻟﺴﺔ ﺍﻟﻜﻠﺐ ﺧﻴﺮﺍ ﻣﻦ ﻋﺸﺮﺗﻪ، ﻭﻣﻦ ﻳﺼﺤﺐ ﺻﺎﺣﺐ ﺍﻟﺴﻮﺀ ﻻ ﻳﺴﻠﻢ، ﻛﻤﺎ ﺃﻥ ﻣﻦ ﻳﺪﺧﻞ ﻣﺪﺍﺧﻞ ﺍﻟﺴﻮﺀ ﻳﺘﻬﻢ.

“Semua teman duduk yang seseorang tidak dapat mengambil manfaat berupa kebaikan darinya, maka duduk berdekatan dengan anjing lebih baik dibandingkan bergaul dengannya, dan siapa yang suka berteman dengan orang yang buruk perbuatannya maka dia tidak akan selamat, sebagaimana siapa yang suka masuk ke tempat-tempat perbuatan yang buruk maka dia akan dicurigai atau dituduh ikut melakukannya.”

Raudhatul Uqala’, hlm. 103

Sumber || http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=161681
WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Bahaya Teman yang Buruk

Bahaya Lisan yang Tidak Terkendali

Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

إنّ العبد ليأتي يوم القيامة بحسناتٍ أمثالِ الجبال، فيجد لسانه قد هدمها عليه كلَّها.

“Sesungguhnya seorang hamba ada yang benar-benar datang pada hari kiamat nanti dengan membawa kebaikan-kebaikan sebesar gunung-gunung, namun dia menjumpai lisannya telah menghancurkan kebaikannya itu semuanya.”

Ad-Da’ wad Dawa’, hlm. 375

Sumber || https://goo.gl/IoFp59
WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Bahaya Lisan yang Tidak Terkendali