JANGAN MELAYANI ORANG YANG SUKA BERDEBAT!!

💥⚠️⛔️🔥 JANGAN MELAYANI ORANG YANG SUKA BERDEBAT!!

✍🏼 Al-Imam Muhammad bin Sirin rahimahullah berkata:

لا تجادل إلا رجلا إن كلمته رجوتَ أن يرجع، فأمّا من كلّمته فجادلك فإياك أن تكلمه.

“Jangan berdiskusi kecuali dengan seseorang yang jika engkau berbicara dengannya engkau berharap dia akan kembali kepada kebenaran, adapun orang yang jika engkau berbicara dengannya dia mendebatmu maka jangan sekali-kali berbicara dengannya!”

📚 Kitab al-Hujjah, jilid 2 hlm. 521

🌍 Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/914948915220250625

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

JANGAN MELAYANI ORANG YANG SUKA BERDEBAT!!

Agar Isteri Dicintai Suami

Seorang isteri bertanya kepada seorang ulama tentang perdebatan dan pertengkaran yang terjadi antara dirinya dengan suaminya, maka ulama tersebut menjawab:

من احترام الزوج يأتي احترام الزوجة، إلا إن كان الزوج لئيمًا.

“Berawal dari memuliakan suami akan muncul pemuliaan terhadap isteri, kecuali jika suami seorang yang rendah akhlaknya.”

Sumber || https://twitter.com/aljuned77/status/757951632919392256

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

https://telegram.me/forumsalafy/5237

Agar Isteri Dicintai Suami

Berdebat Merendahkan Ilmu

Al-Imam asy-Syafi’iy rahimahullah berkata:

من إذلال العلم، أن تناظر كل من ناظرك وتقاول كل من قاولك.

“Termasuk sikap merendahkan ilmu adalah dengan engkau mendebat semua orang yang mendebatmu dan melayani bantahan semua orang yang membantahmu.”

📚 Manaqib asy-Syafi’iy, karya al-Baihaqy, jilid 2 hlm. 151

🌍 https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/721061939665887241

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Berdebat Merendahkan Ilmu

Tercelanya Debat

Berkata Al-‘Allāmah Zaid Al-Madkhåli råhimahulläh,

“Dan debat, serta perdebatan tidaklah memiliki tujuan yang sahih (benar), dan bukan termasuk dari akhlak ahlus sunnah, dan tidak ada kebaikan dibalik itu namun ia hanyalah merupakan bahagian dari hawa nafsu yang selalu memerintahkan kepada kejelekan dan bertujuan untuk mengalahkan orang lain; bukan untuk menampakkan kebenaran dan mendiamkan kebatilan, namun ia hanyalah mengikuti hawa nafsu.”

At-Ta’liqät Al-Lathîfah, halaman: 24.

Continue reading “Tercelanya Debat”

Tercelanya Debat