DIANTARA HIKMAH ALLAH MENUTUPI DOSA-DOSA HAMBA-NYA

Asy-Syaikh Dr. Arafat bin Hasan al-Muhammady hafizhahullah berkata:

‏لو اطلع الناس على سريرة بعضهم واطلعوا على أماني بعضهم، لأنف بعضنا من دفن بعضنا. فسبحان من يعلم الذنب ويقدر على كشفه والمعاقبة عليه فيستره ويعفو.

“Seandainya manusia boleh melihat isi hati orang lain dan boleh melihat angan-angan orang lain, niscaya sebahagian kita akan merasa berat untuk mengubur jenazah sebahagian yang lain. Maka Maha Suci Allah yang mengetahui dosa dan mampu untuk membongkarnya dan menghukumnya, namun Dia justeru menutupinya dan memaafkannya.”

Sumber || https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/829055643608817664

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

Advertisements
DIANTARA HIKMAH ALLAH MENUTUPI DOSA-DOSA HAMBA-NYA

Sepatutnya Tidak Takut Melainkan pada Dosa-dosamu

Ali bin Abi Talib radiyallahu anhu berkata:
“Seorang hamba Allah sepatutnya tidak takut melainkan pada dosa-dosanya, dan tidak berharap melainkan kepada Rabbnya. Seorang yang jahil tidak sepatutnya malu untuk bertanya, dan seorang yang berilmu tidak sepatutnya malu untuk mengatakan – jika dia tidak mengetahui sesuatu – ‘Allah Lebih Mengetahui’. Kesabaran terhadap iman adalah seperti kepala kepada seluruh badan: jikalau kepala itu terputus (dari badan), maka reputlah badan. Dan seorang yang tidak mempunyai kesabaran, tidak memiliki iman.”
Al-Baihaqî, Shu’ab Al-Îmân, Jil.12 ms.195.
Sepatutnya Tidak Takut Melainkan pada Dosa-dosamu

JANGAN PUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH, KARENA ITU MERUPAKAN DOSA BESAR

Asy-Syaikh Dr. Muhammad Ghalib hafizhahullah berkata:

‏اليأس والقنوط بسبب الذنب قد يكون أعظم من الذنب نفسه، وربّ ذنب أحدث انكسارا في النفس وإقبالا على الله كان أثره على العبد أعظم من بعض الطاعات.

“Putus asa disebabkan karena dosa terkadang lebih besar dibandingkan dosa itu sendiri, dan betapa banyak sebuah dosa memunculkan rasa hancur dalam hati dan membuat seorang hamba menghadap kepada Allah, sehingga pengaruhnya terhadap seorang hamba lebih besar dibandingkan dengan sebagian amal ketaatan.”

Sumber || https://twitter.com/m_g_alomari/status/873672925215379456

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

JANGAN PUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH, KARENA ITU MERUPAKAN DOSA BESAR

TIDAKKAH CUKUP UBAN SEBAGAI PERINGATAN?!

Al-Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata:

يا من أنذره الـشيب بالموت وهو مقيم على الآثام، أما كفاك واعظ الـشيب مع واعظ القرآن؟!

“Wahai orang yang uban telah memperingatkannya akan dekatnya kematian dia, sementara dia masih terus berkubang dengan dosa-dosa, tidakkah cukup bagimu penasehat berupa uban, di samping penasehat berupa al-Qur’an?!”

Lathaiful Ma’arif, hlm. 259

Sumber || https://twitter.com/durrsalafi/status/735760482842251266

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

TIDAKKAH CUKUP UBAN SEBAGAI PERINGATAN?!

KELALAIAN HATI SUMBER SEMUA DOSA

Asy-Syaikh Abdurrahman as-Sa’dy rahimahullah berkata:

فالغفلة ينشأ عنها الذنب الصغير، ثم ينشأ عنه الذنب الكبير، ثم ينشأ عنها أنواع البدع والكفر وغير ذلك.

“Kelalaian hati akan memunculkan dosa kecil, lalu muncul darinya dosa besar, lalu darinya muncul berbagai macam bid’ah, kekafiran, dan selainnya.”

Taisirul Karimir Rahman, hlm. 45

Sumber || https://twitter.com/alsunna_way/status/859224587611103233

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

KELALAIAN HATI SUMBER SEMUA DOSA

JANGAN MEREMEHKAN DOSA-DOSA KECIL

Abu Bakr radhiyallahu anhu berkata:

إن الله يغفر الكبائر فلا تيئسوا، ويعذب على الصغائر فلا تغتروا.

“Sesungguhnya Allah bisa saja mengampuni dosa-dosa besar sehingga kalian jangan putus asa, namun Dia juga bisa saja menyiksa akibat dosa-dosa kecil sehingga kalian jangan tertipu!”

Syarh Shahih al-Bukhary, karya Ibnu Baththal, jilid 19 hlm. 267

Sumber || https://twitter.com/channel_moh/status/810154197731737601

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

JANGAN MEREMEHKAN DOSA-DOSA KECIL

TAKUT AMAL TERTOLAK

Al-Hasan al-Bashry rahimahullah berkata:

ﻟﻘﺪ ﺃﺩﺭﻛﻨﺎ ﺃﻗﻮﺍﻣﺎ ﻛﺎﻧﻮﺍ ﻣﻦ ﺣﺴﻨﺎﺗﻬﻢ ﺃﻥ ﺗﺮﺩ ﻋﻠﻴﻬﻢ ﺃﺷﻔﻖ ﻣﻨﻜﻢ ﻋﻠﻰ ﺳﻴﺌﺎﺗﻜﻢ ﺃﻥ ﺗﻌﺬﺑﻮﺍ ﻋﻠﻴﻬﺎ.

“Kami telah menjumpai beberapa kaum yang lebih besar ketakutan mereka terhadap ditolaknya amal mereka, dibandingkan ketakutan kalian terhadap adzab atas dosa-dosa kalian.”

Al-Jami’ li Ahkamil Qur’an, jilid 12 hlm. 132, sebagaimana disebutkan dalam Bughyatul Mutathawwi’, hlm. 101

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

TAKUT AMAL TERTOLAK