PENDUSTA ADALAH PENCURI

┏☀📚☀━━━━━━━━━━━━━━┓
*Forum Ilmiah Karanganyar*
┗━━━━━━━━━━━━━━☀📚☀┛

✋🏼⚠🔥
*PENDUSTA ADALAH PENCURI*

*بسم اللّٰه الرحمن الرحيم*

قال الحسن بن سهل رحمه اللّٰه تعالى :

“الكذاب لِصّ ؛ لأن اللص يسرقُ مالك ، والكذاب يسرقُ عقلك ؛ ولا تأمن مَنْ كذب لك ، أنْ يَكذِب عليك ، ومن اغتاب غيرَك عندك ، فلا تأمَنْ أن يغتابَك عند غيرك “.

📚 زهر الآداب (1 /386).

📜 _Al Hasan Ibnu Sahl رحمه اللّٰه تعالى berkata_:

“Pendusta itu adalah pencuri, karena pencuri itu akan mencuri hartamu, dan pendusta akan mencuri akalmu.

✋🏻Janganlah engkau merasa aman pada orang yang berdusta untukmu bahwa diapun akan berdusta atas dirimu.

Dan barangsiapa yang mengghibahi orang lain disisimu, janganlah engkau merasa aman bahwa diapun akan mengghibahimu disisi orang lain.”

📚 Zahrul Adab (1/386 )

Penerjemah : Abu ‘Abdillah Al Karanganyariy…
__________________
✒️FIK

📲http://bit.ly/Forum_ilmiyahKarangAnyar

🖥www.almaroni.blogspot.com

🌿🌾🌿🌾🌿🌾

PENDUSTA ADALAH PENCURI

KEJUJURAN MEMBIMBING KEPADA KEBAIKAN

Adalah Rasulullah sallallahu alaihi wasallama menekankan umatnya untuk berakhlak jujur melalui sabdanya yang mulia:

“Wajib bagi kalian untuk jujur, kerana kejujuran itu akan membimbing kepada kebaikan. Sementara kebaikan itu akan membimbing ke syurga. Terus menerus seorang hamba itu berlaku jujur dan membiasakan sifat ini hingga ia tercatat di sisi Allah sebagai seorang yang siddiq (jujur). Hati-hati kalian dari dusta kerana dusta itu akan membimbing kepada kejahatan. Sementara kejahatan itu akan membimbing ke neraka. Terus menerus seorang hamba itu dusta dan membiasakan sifat ini hingga ia tercatat di sisi Allah sebagai seorang pendusta.”

(HR. Al-Bukhari no. 6094, Kitab Al-Adab, bab Qaulillahi Ta‘ala: Yaa Ayuhal ladzina Amanu ittaqullaha wa Kunu Ma’ash Shadiqin dan Muslim no. 2607, Kitab Al-Birr wash Shilah, bab Qabhul Kadzib wa Husnush Shidq wa Fadhluhu.)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

“Nabi sallallahu alaihi wasallama mengabarkan bahwa kejujuran adalah asas yang berkonsekuensi kebaikan, sementara dusta adalah asas yang berkonsekuensi kejahatan. Allah subhaanahu wata’ala berfirman:“Sesungguhnya orang-orang yang baik itu berada dalam kenikmatan sedangkan orang-orang fujjar (jahat) itu berada dalam neraka jahannam.” (Al-Infithar: 13-14)

(Makarimul Akhlaq, Ibnu Taimiyyah, hal. 126)

Baca lanjutnya: http://asysyariah.com/arti-sebuah-kejujuran/

KEJUJURAN MEMBIMBING KEPADA KEBAIKAN

BAGAIMANA MEMBEZAKAN ORANG YANG JUJUR DAN ORANG YANG DUSTA

Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah:

نحن لا نعلم الصادق من الكاذب إلا بهذه الفتن، فإذا لم تأت الفتن لم ندر من الصادق ومن الكاذب، ولكن إذا جاءت الفتن انحاز أهل الكذب وأهل النفاق وصاروا مع الكفار، ولم يبق إلا أهل اﻹيمان الصادقين في إيمانهم.

“Kita tidak mengetahui orang yang jujur dan orang yang dusta kecuali dengan adanya berbagai fitnah (ujian) ini. Jadi jika fitnah-fitnah tersebut tidak datang maka kita tidak mengetahui siapa orang yang jujur dan siapa yang dusta. Tetapi jika fitnah-fitnah tersebut datang, maka bergabunglah para pendusta dan orang-orang munafik dan jadilah mereka bersama orang-orang kafir, dan tidak akan tersisa kecuali orang-orang yang beriman yang jujur keimanan mereka.”

Syarh ar-Risalah ad-Dalail, hlm. 77

Saluran telegram “Rudud Manhajiyyah”

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

BAGAIMANA MEMBEZAKAN ORANG YANG JUJUR DAN ORANG YANG DUSTA