MELAKUKAN KEBAIKAN MEMERLUKAN LATIHAN

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu anhu berkata:

تعودوا الخير، فإنما الخير بالعادة.

“Biasakanlah melakukan kebaikan, kerana sesungguhnya kebaikan itu hanyalah dapat dilakukan dengan kebiasaan.”

Shahih, Mushannaf Abdur Razzaq, no. 4742

Sumber || https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/882433290082414593

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

MELAKUKAN KEBAIKAN MEMERLUKAN LATIHAN

Jangan Tertipu Dengan Tangisan, Kekhusyukan dan Banyaknya Ibadah Orang yang Suka Melakukan Bid’ah

Al-Imam Abdurrahman bin ‘Amr al-Auza’iy rahimahullah berkata:

بلغني أن من ابتدع بدعة ضلالة آلفه الشيطان العبادة، أو ألقى عليه الخشوع والبكاء كي يصطاد به، كما نقل عن الخوارج.

“Telah sampai kepada saya bahwa siapa saja yang melakukan sebuah bid’ah, maka syaitan akan menjadikannya semangat beribadah, atau menjadikannya khusyuk dan banyak menangis, agar syaitan boleh menjerat korban lain melalui orang tersebut (membelanya dan menjadi pengikutnya -pent), sebagaimana diriwayatkan tentang keadaan kelompok Khawarij.”

Al-I’tisham, jilid 1 hlm. 22

Sumber || https://twitter.com/channel_moh/status/807896198761877504

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Jangan Tertipu Dengan Tangisan, Kekhusyukan dan Banyaknya Ibadah Orang yang Suka Melakukan Bid’ah

Mengapa Ibadah Terasa Hampa?

Dzul Nun al-Mishry rahimahullah berkata:

‏كما لا يجد الجسد لذة الطعام عند سقمه، كذلك لا يجد القلب حلاوة العبادة مع الذنوب.

“Sebagaimana jasad tidak akan merasakan lazatnya makanan ketika sakit, demikian juga hati tidak akan merasakan manisnya ibadah ketika dosa-dosa masih ada padanya.”

Fathul Bary Ibnu Rajab, jilid 1 hlm. 51

Sumber || https://twitter.com/channel_moh/status/807643871861739520

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Mengapa Ibadah Terasa Hampa?

Rahsia Mengapa Ramai Orang Mengeluh Rumahnya Terasa Sempit

Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata:

‏«ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺒَﻴْﺖَ ﻟَﻴَﺘَّﺴِﻊُ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﻫْﻠِﻪِ، ﻭَﺗَﺤْﻀُﺮُﻩُ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔُ، ﻭَﺗَﻬْﺠُﺮُﻩُ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻭَﻳَﻜْﺜُﺮُ ﺧَﻴْﺮُﻩُ، ﺃَﻥْ ﻳُﻘْﺮَﺃَ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ. ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺒَﻴْﺖَ ﻟَﻴَﻀِﻴﻖُ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﻫْﻠِﻪِ، ﻭَﺗَﻬْﺠُﺮُﻩُ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔُ، ﻭَﺗَﺤْﻀُﺮُﻩُ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻭَﻳَﻘِﻞُّ ﺧَﻴْﺮُﻩُ، ﺃَﻥْ ﻟَﺎ ﻳُﻘْﺮَﺃَ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ»

“Sesungguhnya sebuah rumah benar-benar akan terasa lapang bagi penghuninya, didatangi oleh para malaikat, dijauhi oleh para syaithan, dan banyak kebaikannya, dengan dibacakan al-Qur’an di dalamnya. Dan sesungguhnya sebuah rumah benar-benar akan terasa sempit bagi penghuninya, dijauhi oleh para malaikat, didatangi oleh para syaithan, dan sedikit kebaikannya, dengan tidak dibacakan al-Qur’an di dalamnya.”

Shahih, Sunan ad-Darimy, no. 3352

Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/807072677018144768

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Rahsia Mengapa Ramai Orang Mengeluh Rumahnya Terasa Sempit

Menjadikan Rutin Harian Sebagai Ibadah

As-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

والحقيقة أن الإنسان إذا عرف قدره وقدر حياته، استطاع بمعونة الله عز وجل أن يقلب عاداته عبادات.

“Sebenarnya, apabila seseorang mengetahui betapa berharganya dirinya dan betapa berharganya hidupnya, dengan pertolongan Allah Azza wa Jalla, dia mampu mengubah kebiasaan-kebiasaannya menjadi ibadah.”

Nur ala ad-Darb, kaset no. 344

Sumber || Channel Iman Wal Istiqomah
WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Menjadikan Rutin Harian Sebagai Ibadah

Dosa Menghalangi Ketaatan

Asy-Syaikh Fawwaz bin Ali al-Madkhaly hafizhahullah berkata:

‏إذا وجدت يدك تتثاقل عن الإمساك بالمصحف ولسانك عن الذكر، فثق أن القلب قد أثقل بذنوب ثقلت معه بقية الجوارح!!

“Jika engkau mendapati tanganmu terasa berat untuk memegang mushaf al-Qur’an dan lisanmu terasa berat untuk berdzikir, maka percayalah bahawa hati telah dibebani oleh dosa-dosa sehingga anggota badan yang lain merasa keberatan.”

Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/797188540723499009?s=08

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

 

Dosa Menghalangi Ketaatan