KEUTAMAAN DZIKIR TERHADAP IMAN

📚━━━━━━━━━━━━━━┓
Forum Ilmiyah Karanganyar
┗━━━━━━━━━━━━━━📚

KEUTAMAAN DZIKIR TERHADAP IMAN

✍🏻 ‏قَالَ الإِمَامُ ابْنُ رَجَبٍ، رَحِمَهُ اللهُ تَعَالَى:

 “فإنّ مَن زاد ذكره لله، وتلاوته لكتابه: زاد إيمانه”

 “ومَن ترك الذكر الواجب بلسانه: نقص إيمانه”.

📚 [“فتح الباري شرح صحيح
البُخاريّ” (٩/١)]
_______

💺 Ibnu Rajab rahimahullah berkata:

 Sesungguhnya Barangsiapa menambah dzikirnya kepada Allah dan bacaannya terhadap kitab Al-Qur’an, maka bertambahlah imannya.

 Dan barangsiapa meninggalkan dzikir yang wajib dengan lisannya, maka berkuranglah imannya.

📚 Fathul Baari Syarh Shohih Al-Bukhori
_______
FIK

📲http://bit.ly/Forum_ilmiyahKarangAnyar

🖥www.almaroni.blogspot.com

🌿🌾🌿🌾🌿🌾

Advertisements
KEUTAMAAN DZIKIR TERHADAP IMAN

DIANTARA TANDA KEJUJURAN IMAN

Asy-Syaikh Dr. Muhammad Aman al-Jamy rahimahullah berkata:

صدق الإيمان يجعل الإنسان يضيق ويضطرب إذا هفا ليبادر بالتوبة.

“Iman yang jujur menjadikan seseorang merasa dadanya sempit dan goncang ketika dia tergelincir dalam sebuah kesalahan, sehingga dia segera bertaubat.”

Syarh Qurrati Uyunil Muwahhidin, kaset no. 8

Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/830987031488651268

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

DIANTARA TANDA KEJUJURAN IMAN

Gembira dan Sedih Bersama Orang Beriman

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

‏ومَن لم يَسُرُّه ما يَسُرُّ المؤمنِين، ويَسُوؤه ما يَسُوءُ المؤمنين، فليس منهم.

“Siapa yang tidak merasa gembira dengan hal-hal yang membuat kaum mu’minin gembira, dan tidak bersedih atas hal-hal yang membuat kaum mu’minin bersedih, maka dia bukan termasuk mereka.”

Majmu’ul Fatawa, jilid 10 hlm. 128

Sumber || https://twitter.com/aljuned77/status/809657951946493952

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Gembira dan Sedih Bersama Orang Beriman

Yang Ragu Terhadap Islam Hanya Orang Munafiq atau Lemah Iman

Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata:

«المؤمن على يقين من دينه لا يدخله شك، وإنما الشك يدخل المنافق أو ضعيف الإيمان»

“Seorang mu’min berada di atas keyakinan terhadap agamanya tanpa disusupi keraguan, keraguan hanya menyusupi seorang munafiq atau orang yang lemah imannya.”

Mauqiful Muslim minal Fitan wal Muzhaharat, hlm. 12

Sumber || https://twitter.com/SFawzaan/status/806212960708337667

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Yang Ragu Terhadap Islam Hanya Orang Munafiq atau Lemah Iman

Nilai Paling Berharga dan Paling Mahal

al-‘Allamah asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,

“Wahai saudara-saudaraku, dunia dengan segala istana dan emasnya itu semua tak bernilai di sisi Allah apabila kita tidak memiliki aqidah yang benar dan manhaj yang benar. Dunia tidak ada nilainya sama sekali.

Nilai yang hakiki — demi Allah — ada pada manhaj ini. Nikmat ini yang manusia banyak melalaikannya, sekaligus banyak orang tidak mengerti tentangnya. Padahal itu merupakan salah satu nikmat terbesar.

Amerika memiliki segala perangkat tempur udara dan lautan dan kekuatan, demi Allah itu tidak ada nilainya di sisi Allah Tabaraka wa Ta’ala.

Sungguh demi Allah nikmat terbesar bagi kita adalah : Nikmat iman, nikmat tauhid, nikmat manhaj yang benar dan jelas, yang tegak di atas Kitabullah dan manhaj Salafush Shalih.”

al-I’tisham bi al-Kitab wa as-Sunnah, 5

قال العلامة ربيع بن هادي المدخلي حفظه الله ورعاه :

“الدنيا يا إخواتاه ، بقصورها وذهبها ، لاقيمة لها عند الله ، إذا لم يكن لنا عقيدة صحيحة ومنهج صحيح ، لا قيمة لها أبداً ، القيمة الحقيقية هي والله لهذا المنهج ، بهذه النعمة التي يتغافل عنها كثيرٌ من الناس ، والتي يجهلُها كثيرٌ من الناس ، إنها لمن أكبر النعم ، هذه أمريكا اللي عندها الأساطيل الجوية والبحرية وقوات والله لاقيمة لها عند الله تبارك وتعالى ، ووالله النعمة العظمى عندنا نحن ، نعمة الإيمان ، نعمة التوحيد نعمة المنهج الصحيح الواضح القائم على كتاب الله وعلى منهج السلف الصالح”

[الإعتصام بالكتاب والسنة ٥]

Majmu’ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

Nilai Paling Berharga dan Paling Mahal

Kemuliaan dan Kemenangan Kaum Muslimin

Al-‘Allamah Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,

“Apabila kaum muslimin menginginkan ‘izzah (kemuliaan) dan kemenangan maka di sana ada sesuatu yang harus direalisasikan, yaitu iman dan tauhid, serta hal-hal yang mengiringi keduanya. Jika tidak, maka tidak ada kemenangan. Bahkan para musuh akan terus menguasai mereka (kaum muslimin), selama mereka masih terus menentang dan sombong tidak mahu bertaubat kepada Allah, tidak mahu ingat, dan tidak mahu kembali.”

Asbab an-Nushrah wa at-Tamkin wa Sabiil an-Nuhudh, dari al-Majmu’ ar-Raa’iq, hal. 406

Lihat
http://www.manhajul-anbiya.net/kemuliaan-dan-kemenangan-kaum-muslimin/
Majmu’ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

 

Kemuliaan dan Kemenangan Kaum Muslimin