KUNCI KEBAHAGIAAN

💐🌻🌷🌹 KUNCI KEBAHAGIAAN

✍🏼 Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata:

كل إنسان إذا صلحت عقيدته واستقام على أمر الله، تمت له أسباب السعادة.

“Setiap orang jika baik akidahnya dan istiqamah di atas urusan Allah, sempurnalah sebab-sebab kebahagiaan untuknya.”

📚 Majmu’ul Fatawa, jilid 20 hlm. 323

 WhatsApp Salafy Indonesia
 Channel Telegram || http://telegram.me/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎

Advertisements
KUNCI KEBAHAGIAAN

Di Awal Jalan Menuju Keistiqomahan

NASIHAT UNTUK PEMUDA DI AWAL JALAN MENUJU KEISTIQAMAHAN

As-Shaykh Muhammad Bin Soleh al-Uthaimeen rahimahullah

Pertanyaan:
Apakah nasihat Anda untuk seorang pemuda di awal-awal jalan menuju keistiqamahannya?

Jawapan:
Nasihat kami untuk pemuda ini, yang mana dia berada dalam arah tujuan yang selamat , insya Allah,

1 – Senantiasa meminta kepada Allah Ta’ala, ats-Tsabat (kekokohan) dan ash-Shawab (kebenaran)

2 – Memperbanyak membaca al-Qur’an dengan tadabbur (merenungkan maknanya), kerana al-Qur’an memiliki pengaruh yang besar dalam hati apabila seseorang membacanya dengan mentadabburinya.

3 – Bersemangat untuk senantiasa melakukan amalan ketaatan, tidak merasa malas dan bosan, kerana Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wasallam meminta perlindungan kepada Allah dari sikap merasa lemah dan sikap malas.

4 – Bersemangat untuk senantiasa bergaul dengan orang-orang yang baik, dan menjauh dari berteman dengan orang-orang yang jelek.

5 – Hendaknya menasihati dirinya ketika dirinya terpengaruh dengan hal-hal tadi. Dengan mengatakan kepada dirinya, “Sesungguhnya jarak ini masih jauh, dan perjalanan ini masih panjang.” Hendaknya ia menasihati dan menguatkan dirinya, kerana syurga ditutupi dengan hal-hal yang dibenci dan neraka dihiasi dengan syahwat.

6 – Hendaknya menjauhi teman-teman yang buruk, walaupun ia merupakan teman lamanya. Kerana teman yang buruk akan berpengaruh kepadanya. Oleh kerana itu, Nabi Muhammad sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Perumpamaan teman yang buruk seperti tukang pandai besi, boleh jadi ia akan menyebabkan terbakar bajumu, atau engkau akan mendapatkan bau yang tidak sedap darinya.”

Liqa’ul Babil Maftuh 23/70

Alih bahasa:
Ustadz Abdulaziz Taufiq

http://www.thalabilmusyari.web.id/…/nasihat-untuk-pemuda-di…

TIS | طلب العلم الشرعي

Di Awal Jalan Menuju Keistiqomahan