Bencinya pada Pengikut Hawa Nafsu

Berkata Abu Musa,

“Bertetangga dengan orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani, kera-kera, dan khinzir-khinzir lebih saya sukai daripada bertetangga dengan pengikut hawa nafsu yang akan membuat penyakit di hatiku.”

(Al Ibanah 2/468)

قال أبو موسى :

“لأن أجاور يهوديا ونصرانيا، وقردة وخنازير، أحب إلي من أن يجاورني صاحب هوى يمرض قلبي.”

[الإبانة :٢/٤٦٨]

Bencinya pada Pengikut Hawa Nafsu

Berkata Baik atau Diamlah

Dari Abu Hurairah radhiallahuanhu, sesungguhnya Rasulullah Sallallahu’alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia berkata baik atau diam, barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir hendaklah dia menghormati tetangganya dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tetamunya”

(Riwayat Bukhari dan Muslim)

Berkata Baik atau Diamlah