PERBEZAAN AMAL SEORANG MUKMIN DAN SEORANG YANG FAJIR

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata:

المؤمن يعمل بالطاعات وهو مشفقٌ وجلٌ خايفٌ، والفاجر يعمل بالمعاصي وهو آمن

“Seorang mukmin itu mengamalkan ketaatan dalam keadaan dia ketakutan lagi cemas, sementara seorang fajir itu mengerjakan maksiat dalam keadaan dia merasa aman.”

[Tafsir Ibnu Katsir 2/323 Surat al-A’raf]

Sumber: https://www.sahab.net/forums/index.php?app=forums&module=forums&controller=topic&id=133129

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Advertisements
PERBEZAAN AMAL SEORANG MUKMIN DAN SEORANG YANG FAJIR

SUMBER KEMULIAAN DAN KEHINAAN YANG HAKIKI

Al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah dahulu sering berdoa:

اللهم أعزني بطاعتك، ولا تذلني بمعصيتك.

“Yaa Allah, muliakanlah diriku dengan cara mentaati-Mu, dan jangan hinakan diriku dengan sebab bermaksiat kepada-Mu.”

Lathaiful Ma’arif, hlm. 64

Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/838597642682781697

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

SUMBER KEMULIAAN DAN KEHINAAN YANG HAKIKI

Orang Yang Suka Berbuat Baik Belum Tentu Mampu Meninggalkan Maksiat

Sebahagian ulama ada yang mengatakan:

ﺃﻋﻤﺎﻝ ﺍﻟﺒِﺮِّ ﻳﻔﻌﻠﻬﺎ ﺍﻟﺒَﺮ ﻭﺍﻟﻔﺎﺟﺮ، ﻭﻻ ﻳﻘﻮﻯ ﻋﻠﻰ ﺗﺮﻙ ﺍﻟﻤﻌﺎﺻﻲ ﺇﻻ ﺻﺪﻳﻖ.

“Perbuatan baik dilakukan oleh orang yang baik mahupun orang yang jahat, namun tidak mampu meninggalkan maksiat kecuali orang yang jujur imannya.”

Thariqul Hijratain, hlm. 598

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Orang Yang Suka Berbuat Baik Belum Tentu Mampu Meninggalkan Maksiat

Penghalang di Dalam Memahami Al-Quran

Berkata Ibnu Qudamah Al Maqdisi rahimahullah,

“Dan di antara sebab yang menghalangi seseorang untuk memahami al Qur’an serta mendapatkan kelezatan darinya adalah: Seorang pembaca terus menerus malakukan dosa (tanpa bertobat -pent), memiliki sifat kibr (sombong -pent), pengekor hawa nafsu.”

Mukhtashor Minhaaju Al Qooshidiin :45

Continue reading “Penghalang di Dalam Memahami Al-Quran”

Penghalang di Dalam Memahami Al-Quran

Takut Pada Allah Bukan Hanya Tangisan Semata

Al-Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullah berkata:

إِنَّمَا الخائف من ترك ما اشتهى من الحرام إذا قدر عليه.

“Orang yang takut (kepada Allah) hanyalah orang yang meninggalkan perkara yang haram yang dia sukai dalam keadaan dia mampu melakukannya.”

Rasail Ibnu Rajab, jilid 1 hlm. 163

Continue reading “Takut Pada Allah Bukan Hanya Tangisan Semata”

Takut Pada Allah Bukan Hanya Tangisan Semata

Sejelek-Jelek Tawanan Adalah Pelaku Maksiat

Berkata Al-Imam Al-Hafizh Ibnul Qayyim rahimahullah ta’ala:

“Pelaku maksiat selalu dalam kurungan syaitan-nya, dan selalu dalam penjara syahwatnya, dan ikatan hawa nafsunya, maka dia adalah seorang tawanan yang dipenjara dan terikat, dan tidak ada tawanan yang lebih jelek keadaannya dari tawanan musuh bebuyutannya, dan tidak ada penjara yang lebih sempit dari penjara hawa nafsu, dan tidak ada ikatan yang lebih sulit (lepas) dari ikatan syahwat!!”

Ad-Da wa Ad-Dawa, hal: 125.

Continue reading “Sejelek-Jelek Tawanan Adalah Pelaku Maksiat”

Sejelek-Jelek Tawanan Adalah Pelaku Maksiat