INILAH YANG BISA MEMBUKA DAN MENERANGI HATIMU

⚠💡💎
INILAH YANG BISA MEMBUKA DAN MENERANGI HATIMU

💺Imam Asy Syafi’i rahimahullah berkata :

🔓💡 “Siapa yang menyukai agar Allah membukakan hatinya atau menyinari hatinya maka hendaknya ia meninggalkan ucapan yang tidak bermanfaat dan meninggalkan kemaksiatan. Hendaknya ia memiliki amalan tersembunyi antara dia dengan Allah -Ta’ala- saja.

✍🏻 Dalam riwayat lain :

🕋 “Maka hendaknya ia menyendiri, sedikit makan, meninggalkan pergaulan dengan orang-orang jahil dan membenci orang berilmu yang tidak berlaku adil dan tidak beradab.”

📕 Al Majmu’ Syarh Al Muhadzdzab karya An Nawawi 1/31
____

✍🏻 قال الإمام الشَّافِعِيُّ -رَحِمَهُ اللهُ-

« مَن أحَبَّ أن يَفتَحَ اللهُ قَلبَهُ أو يُنَوِّرَهُ؛ فَعَلَيهِ بِتَركِ الكَلامِ فِيمَا لَا يَعنِيهِ، واجتِنَابِ المَعَاصِي،

ويَكُونُ لَهُ خَبِيئَةٌ فِيمَا بَينَهُ وبَينَ اللهِ تَعَالَى مِن عَمَلٍ.

وفِي رِوَايَةٍ: فَعَلَيهِ بالخَلوَةِ، وقِلَّةِ الأكلِ، وتَركِ مُخَالَطَةِ السُّفَهَاءِ،

وبُغضِ أهلِ العِلمِ الَّذِينَ لَيسَ مَعَهُم إنصَافٌ ولا أدَبٌ ».

📕[ المَجمُوعُ شَرحُ المُهَذَّب لِلنَّوَوِيِّ || ١ / ٣١ ]

⬆ Dinukil dari Channel WhasApp Salafy Cirebon
https://t.me/salafy_cirebon/1942
➖➖➖
📚 WhatsApp Salafy Kendari || https://chat.whatsapp.com/2QGVTjZpWIA84dh7IJwoXl
📮 Channel Telegram Salafy Kendari || https://telegram.me/salafykendari
💻 Website || http://ahlussunnahkendari.com

Advertisements
INILAH YANG BISA MEMBUKA DAN MENERANGI HATIMU

MANAKAH YANG LEBIH KERAS SIKSANYA, PELAKU MAKSIAT ATAU AHLI BID’AH ?

⚡🔥⛔
MANAKAH YANG LEBIH KERAS SIKSANYA, PELAKU MAKSIAT ATAU AHLI BID’AH ?
➖➖➖➖

💺 Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata :

المبتدعة أشد ؛ لأن البدعة أشد من المعصية، والبدعة أحب إلى الشيطان من المعصية ؛ لأن العاصي يتوب ، أما المبتدع فقليلا ما يتوب ؛ لأنه يظن أنه على حق ، بخلاف العاصي فإنه يعلم أنه عاصٍ.

📌 “Ahlul bid’ah lebih keras (siksanya), dikarenakan bid’ah lebih buruk dari maksiat, dan bid’ah lebih disukai syaithan daripada maksiat.

🔻 Pelaku maksiat memungkinkan bertobat. Adapun ahlul bid’ah sedikitpun tidak bertobat, karena ia yakin berada di atas kebenaran. Berbeda dengan pelaku maksiat yang menyadari dia sedang bermaksiat.”

📚 Al-Ajwibatul Mufiidah hlm.26

#Fawaidumum #manhaj #aqidah #ahlulbidah
〰〰➰〰〰
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
🍏 Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

MANAKAH YANG LEBIH KERAS SIKSANYA, PELAKU MAKSIAT ATAU AHLI BID’AH ?

PERBEZAAN AMAL SEORANG MUKMIN DAN SEORANG YANG FAJIR

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata:

المؤمن يعمل بالطاعات وهو مشفقٌ وجلٌ خايفٌ، والفاجر يعمل بالمعاصي وهو آمن

“Seorang mukmin itu mengamalkan ketaatan dalam keadaan dia ketakutan lagi cemas, sementara seorang fajir itu mengerjakan maksiat dalam keadaan dia merasa aman.”

[Tafsir Ibnu Katsir 2/323 Surat al-A’raf]

Sumber: https://www.sahab.net/forums/index.php?app=forums&module=forums&controller=topic&id=133129

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

PERBEZAAN AMAL SEORANG MUKMIN DAN SEORANG YANG FAJIR

SUMBER KEMULIAAN DAN KEHINAAN YANG HAKIKI

Al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah dahulu sering berdoa:

اللهم أعزني بطاعتك، ولا تذلني بمعصيتك.

“Yaa Allah, muliakanlah diriku dengan cara mentaati-Mu, dan jangan hinakan diriku dengan sebab bermaksiat kepada-Mu.”

Lathaiful Ma’arif, hlm. 64

Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/838597642682781697

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

SUMBER KEMULIAAN DAN KEHINAAN YANG HAKIKI

Orang Yang Suka Berbuat Baik Belum Tentu Mampu Meninggalkan Maksiat

Sebahagian ulama ada yang mengatakan:

ﺃﻋﻤﺎﻝ ﺍﻟﺒِﺮِّ ﻳﻔﻌﻠﻬﺎ ﺍﻟﺒَﺮ ﻭﺍﻟﻔﺎﺟﺮ، ﻭﻻ ﻳﻘﻮﻯ ﻋﻠﻰ ﺗﺮﻙ ﺍﻟﻤﻌﺎﺻﻲ ﺇﻻ ﺻﺪﻳﻖ.

“Perbuatan baik dilakukan oleh orang yang baik mahupun orang yang jahat, namun tidak mampu meninggalkan maksiat kecuali orang yang jujur imannya.”

Thariqul Hijratain, hlm. 598

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Orang Yang Suka Berbuat Baik Belum Tentu Mampu Meninggalkan Maksiat

Penghalang di Dalam Memahami Al-Quran

Berkata Ibnu Qudamah Al Maqdisi rahimahullah,

“Dan di antara sebab yang menghalangi seseorang untuk memahami al Qur’an serta mendapatkan kelezatan darinya adalah: Seorang pembaca terus menerus malakukan dosa (tanpa bertobat -pent), memiliki sifat kibr (sombong -pent), pengekor hawa nafsu.”

Mukhtashor Minhaaju Al Qooshidiin :45

Continue reading “Penghalang di Dalam Memahami Al-Quran”

Penghalang di Dalam Memahami Al-Quran