Berselawat Ketika Marah dan Hasan adalah Kesalahan

Asy-Syaikh Hamid Khamis al-Junaiby hafizhahullah berkata:

‏طلب الشخص من غيره عند خشية العين والحسد، وكذلك في الغضب أن يصلي على النبي خطأ، وقد يدخل في الشرك في الألفاظ، والواجب ذكر الله عند الحسد والغضب.

“Meminta orang lain agar bershalawat untuk Nabi ketika khawatir terhadap ‘ain (musibah akibat pandangan mata -pent) dan hasad, demikian juga ketika marah, adalah kesalahan, dan hal itu bisa masuk pada syirik dalam ucapan. Jadi yang wajib adalah dengan berdzikir ketika hasad dan marah.”

Sumber || https://twitter.com/hamed_junaibi/status/806911040252477440

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Berselawat Ketika Marah dan Hasan adalah Kesalahan

Membaca Perwatakan Seseorang

Luqman al-Hakeem berkata kepada anaknya,

“Wahai anakku, ada tiga hal yang tidak dapat diketahui kecuali pada tiga tempat: tidak diketahui seseorang yang lembut kecuali pada saat (dia) marah, tidak diketahui seorang yang berani, kecuali pada saat perang, tidak diketahui seorang sahabat, kecuali pada saat kita memerlukan(nya).”

Membaca Perwatakan Seseorang

Sedikitnya Orang yang Bersikap Adil

Ibnul Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

‏أكثر الناس إنما يتكلم بالحق في رضاه، فإذا غضب أخرجه غضبه إلى الباطل.

“Kebanyakan manusia hanya berbicara dengan kebenaran ketika dia dalam keadaan redha, jika dia marah maka kemarahannya menyeretnya kepada kebatilan.”

Ighatsatul Lahafan, jilid 1 hlm. 43

Sumber || https://twitter.com/m_alfwaid/status/601273452851400704
WhatsApp Salafy Cileungsi
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Sedikitnya Orang yang Bersikap Adil