MATI MENDADAK BUKAN TERMASUK AKHIR HIDUP YANG JELEK

MATI MENDADAK BUKAN TERMASUK AKHIR HIDUP YANG JELEK

💺Syaikh Abdul Muhsin bin Hamd al ‘Abbad hafizhahullah

Pertanyaan:
Apakah mati mendadak termasuk akhir hidup yang jelek?

Jawaban :
Tidak, tidak dikatakan: sesungguhnya itu termasuk akhir hidup yang jelek (su’ul khatimah). Karena bisa jadi seseorang masih dalam keadaan baik lalu ia mati mendadak dan bisa jadi pula seseorang dalam keadaan jelek lalu ia mati mendadak. Sehingga tidak dikatakan: sesungguhnya mati mendadak itu termasuk su’ul khatimah.

Sebab seseorang yang istiqamah mentaati Allah dan terus bertakwa kepada Allah Ta’ala, bisa jadi mati mendadak.”

📘Syarh al ‘Arbain an Nawawiyah 11

📱http://t.me/ukhwh

[موت الفجأة ليس من سوء الخاتمة]
السؤال
هل موت الفجأة يعتبر من سوء الخاتمة؟
الجواب
لا، لا يقال: إنه من سوء الخاتمة، قد يكون الإنسان مستمراً على حالة طيبة، ومات فجأة، وقد يكون الإنسان على حالة سيئة ومات فجأة، فلا يقال: إن موت الفجأة من سوء الخاتمة؛ لأنه قد يموت إنسان مستقيم على طاعة الله وملازم لتقوى الله فجأة.

Advertisements
MATI MENDADAK BUKAN TERMASUK AKHIR HIDUP YANG JELEK