KAPAN DIMULAINYA ‘ITIKAF DAN KAPAN WAKTU BERAKHIRNYA??

Asy-Syaikh Shalih Fauzan bin Abdillah al-Fauzan hafizhahullah

Pertanyaan:

متى يبدأ وقت الاعتكاف ومتى ينتهي؟

Kapankah waktu dimulainya ‘itikaf dan kapan berakhirnya?

Jawaban:

وقت الاعتكاف يبتدئ بالمدة التي عيَّنها ، المدة التي عيَّنها ، فإذا نوى أن يعتكف العشر الأواخر فإنه يبدأ الاعتكاف من بداية الليلة الحادية والعشرين ، من بداية الليلة الحادية والعشرين وينتهي بنهاية الشهر.

Waktu ‘itikaf dimulai sesuai waktu yang telah dia pilih dan tentukan. Kalau dia berniat ‘itikaf pada sepuluh hari terakhir Ramadhan, maka dia memulai ‘itikafnya pada awal malam dua puluh satu dan berakhir di penghujung bulan Ramadhan.

Sumber || http://www.alfawzan.af.org.sa/node/14891

Kunjungi || http://bit.ly/2s8k3jC

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

KAPAN DIMULAINYA ‘ITIKAF DAN KAPAN WAKTU BERAKHIRNYA??

IMAM SHALAT TARAWIH HENDAKNYA TIDAK MEMBERATKAN KAUM MUSLIMIN

Abu Utsman an-Nahdy rahimahullah berkata:

دعا عمر القراء في رمضان فأمر أسرعهم قراءة أن يقرأ ثلاثين آية، والوسط خمسة وعشرين آية، والبطيء عشرين آية.

“Umar di bulan Ramadhan memanggil para penghafal al-Qur’an, lalu beliau menyuruh yang paling cepat bacaannya diantara mereka agar membaca 30 ayat (dalam setiap raka’at), yang sedang 25 ayat, dan yang lambat 20 ayat.”

Shahih, diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah, no. 7754

Sumber || https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/873153655154896897

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

IMAM SHALAT TARAWIH HENDAKNYA TIDAK MEMBERATKAN KAUM MUSLIMIN

MENAMBAH KEDERMAWANAN DI BULAN RAMADHAN

Al-Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi’iy rahimahullah berkata:

*‏أُحِب للرجل الزيادة بالجود في شهر رمضان اقتداء برسول الله ﷺ؛ لحاجة الناس فيه إلى مصالحهم، ولتشاغل كثير منهم بالصوم والصلاة.*

“Saya menyukai seseorang menambah kedermawanannya di bulan Ramadhan sebagai bentuk meneladani Rasulullah ‏ﷺ, karena pada bulan Ramadhan manusia bertambah kebutuhan mereka, dan juga karena banyak dari mereka yang sibuk dengan puasa dan shalat.”

Sumber || https://twitter.com/ssa_at/status/739424049357565952

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

MENAMBAH KEDERMAWANAN DI BULAN RAMADHAN

Pengetahui Penting Tidak Diketahui Ramai

Asy-Syaikh Fawaz al-Madkhaly hafizhahullah menulis,

“Jika Anda tidak mampu untuk melakukan i’tikaf selama 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan secara keseluruhan, mengapa Anda tidak melakukan i’tikaf di masjid walaupun hanya satu jam saja atau satu hari saja jika Anda mampu, atau dari waktu isya’ hingga fajar.

Setiap hari kita pergi ke masjid untuk mengerjakan solat isya’ dan tarawih, maka mengapa Anda tidak meniatkan i’tikaf, walaupun hanya dari waktu isya’ sampai solat tarawih, atau hingga solat subuh, kemudian Anda pergi. Mudah-mudahan siapa tahu Anda bertepatan mendapatkan malam lailatul qadar, sehingga Anda meraih keberuntungan yang sangat besar.

Dan berikut ini fatwa asy-Syaikh Soleh al-Fauzan yang menjelaskan bahwa boleh melakukan i’tikaf, walaupun hanya sesaat saja: http://safeshare.tv/v/EJkW2w4DNvI

Channel telegram asy-Syaikh Fawaz al-Madkhaly hafizhahullah

Continue reading “Pengetahui Penting Tidak Diketahui Ramai”

Pengetahui Penting Tidak Diketahui Ramai

Melihat Seorang Melakukan Pembatal Puasa

Asy-Syaikh Abdul Aziz Bin Abdullah Bin Baaz rahimahullah Ta’ala ditanya,

“Sebahagian orang berkata, apabila kamu melihat ada seorang muslim yang minum atau makan kerana lupa di siang hari Ramadhan, maka engkau perlu mengingatkannya, kerana Allah yang memberinya makan dan minum sebagaimana disebutkan dalam hadis. Apakah ucapan ini benar?

Beliau menjawab:

“Barangsiapa melihat ada seorang muslim yang minum, makan, atau melakukan salah satu pembatal puasa lainnya di siang hari Ramadhan kerana lupa atau sengaja, maka wajib mengingkarinya. Kerana (melakukan perkara tersebut) di depan umum pada siang hari puasa merupakan bentuk kemungkaran; walaupun pelakunya adalah orang yang mendapat udzur ketika itu, (tujuannya adalah) agar orang-orang tidak berani secara terang-terangan melakukan pembatal puasa yang telah Allah haramkan pada siang hari puasa dengan alasan lupa.

Dan orang yang melakukan hal tersebut kerana lupa maka dia tidak perlu mengganti puasanya, berdasarkan sabda Nabi Sallallahu ‘alaihi wa Sallam,

 “Barangsiapa yang lupa dalam keadaan ia berpuasa, lalu ia makan atau minum, maka hendaklah ia menyempurnakan puasanya. Kerana sesungguhnya Allah yang memberinya makan dan minum.” Telah disepakati kesahihannya.

Demikian pula musafir, tidak boleh melakukan pembatal puasa secara terang-terangan di hadapan orang yang mukim yang tidak mengetahui keadaannya. Tetapi, hendaknya dia menyembunyikan hal tersebut agar dia tidak dituduh melakukan perkara yang Allah haramkan, dan agar tidak memancing orang lain melakukan hal tersebut.

Demikian pula bagi orang kafir, mereka dilarang menampakkan makan dan minum atau yang lainnya di antara kaum muslimin, untuk mencegah adanya sikap bermudah-mudahan dalam perkara ini, dan dikeranakan juga mereka dilarang menampakkan syi’ar agama mereka yang batil di antara kaum muslimin.

والله ولي التوفيق

Sumber: Majmu’ Fatawa Ibnu Baaz (15/255-256)

Diterjemahkan Oleh: Tim Warisan Salaf
Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
Channel kami https://bit.ly/warisansalaf
Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

Melihat Seorang Melakukan Pembatal Puasa

Hukum Makan Minum Terang-terangan di Depan Umum Bagi Orang yang Tidak Berpuasa Ramadan Kerana Uzur

HUKUM MAKAN DAN MINUM TERANG-TERANGAN DI DEPAN UMUM BAGI ORANG YANG TIDAK BERPUASA RAMADHAN KARENA UDZUR
:: http://bit.ly/alistifadah ::

Asy Syaikh Al ‘Allamah ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz rahimahullah

Pertanyaan: “Sebagian wanita tidak berpuasa Ramadhan karena udzur syar’i, apakah mereka punya hak untuk makan dan minum secara terang-terangan di muka umum, atau hendaknya mereka makan secara tersembunyi walaupun itu bisa sampai lebih dari tiga kali waktu makan ?”

Jawapan: “Barangsiapa tidak berpuasa Ramadhan karena udzur maka hendaknya ia makan secara tersembunyi. Seperti seorang musafir yang tidak diketahui bahwa ia adalah musafir, atau seorang wanita yang tidak diketahui bahwa ia sedang haidh, hendaknya ia makan secara tersembunyi, minum secara tersembunyi, sehingga ia tidak tertuduh sebagai wanita yang bermudah-mudahan dalam urusan agama, dan supaya (musafir tadi) tidak tertuduh sebagai orang yang bermudah-mudahan terhadap perintah Allah”.

____
Link fatwa || http://www.binbaz.org.sa/noor/9823

***
Arsip WALIS » http://walis-net.blogspot.com/…/hukum-makan-dan-minum-teran…
Kritik dan saran » http://goo.gl/d0M01P
Faedah Lain » http://walis.salafymedia.com/

————————–
((خدمة فتاوى كبار العلماء))

حكم الأكل والشرب جهرا لمن أفطر في رمضـان لعذر ؟

▪سُئل الشَّـيخ العلّامـة بنُ بـازٍ-رَحِمهُ الله-:

❪📜❫ السُّــــ☟ـــؤَالُ:
• بعض النساء يفطرن في رمضان لعذرٍ شرعي، فهل لهن الحق في الأكل والشرب جهاراً، أم يأكلن سراً ولو أدى ذلك إلى أكثر من ثلاث وجبات؟

❪📜❫ الجَـــ☟ـــوَابُ:
”من أفطر في رمضان لعذر فإنه يفطر سراً، كالمسافر الذي لا يعرف أنه مسافر، والمرأة التي لا يعرف أنها حائض، يكون أكلها سراً وشربها سراً حتى لا تتهم بأنها متساهلة، وحتى لا يتهم الرجل بأنه متساهل بأمر الله“.
ــــ
📝المصــدَرُ :
http://cutt.us/294eE
➖♦➖♦➖♦➖
خدمة فتاوى كبار العلماء
للنشر

للإشتراك تيليخرام

https://goo.gl/RzFpKX

•••••••
🖲 Majmu’ah AL ISTIFADAH
🌍 http://bit.ly/tentangwalis
🛰 Telegram http://bit.ly/alistifadah JOIN
مجموعة الاستفادة
📆 Ahad, 14 Ramadhan 1437 H // 19 Juni 2016 M

Continue reading “Hukum Makan Minum Terang-terangan di Depan Umum Bagi Orang yang Tidak Berpuasa Ramadan Kerana Uzur”

Hukum Makan Minum Terang-terangan di Depan Umum Bagi Orang yang Tidak Berpuasa Ramadan Kerana Uzur