RAHASIA KENAPA KEBANYAKAN PARA WANITA SEKARANG TIDAK BETAH TINGGAL DI RUMAH

✋🏼🌺🌸📛 RAHASIA KENAPA KEBANYAKAN PARA WANITA SEKARANG TIDAK BETAH TINGGAL DI RUMAH

✍🏻 Asy-Syaikh Abul Harits Ibrahim at-Tamimy hafizhahullah berkata:

مَن تأمَّلَ قولَ اللهِ تعالى للمؤمنات:
(وقَرْن في بيوتكُنَّ ولاتبرجنَ تَبرُّجَ الجاهليةِ الأولى)
مع قوله:
(واذكُرْنَ مايُتلى في بيوتكُنَّ من آياتِ اللهِ والحكمة)
عرفَ سببَ الوحشةِ التي يجِدُها نساءُ زماننا مِن القرارِ في البيوت!
فتلك البيوت كانت عامرةً بالذِّكر والقرآن والعلم!
وأما غالب البيوت في زماننا فهي عامرةٌ بالغناء والمسلسلات والملهيات!
فالأولى جالبةٌ للسعادةِ والراحةِ التي تُرَغِّبُ في المكث فيها.
والثانيةُ جالبة للتعاسة والكآبة والضيق الذي يدفع إلى الخروج منها!

“Siapa yang memperhatikan firman Allah Ta’ala kepada para wanita yang beriman:

ﻭَﻗَﺮْﻥَ ﻓِﻲ ﺑُﻴُﻮﺗِﻜُﻦَّ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﺒَﺮَّﺟْﻦَ ﺗَﺒَﺮُّﺝَ ﺍﻟْﺠَﺎﻫِﻠِﻴَّﺔِ ﺍﻟْﺄُﻭﻟَﻰ.

“Dan hendaklah kalian (para wanita) tetap berada di rumah-rumah kalian, dan janganlah kalian bernampilan seperti wanita jahiliyah yang terdahulu.” (QS. Al-Ahzab: 33)

Dan firman-Nya:

ﻭَﺍﺫْﻛُﺮْﻥَ ﻣَﺎ ﻳُﺘْﻠَﻰٰ ﻓِﻲ ﺑُﻴُﻮﺗِﻜُﻦَّ ﻣِﻦْ ﺁﻳَﺎﺕِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﻭَﺍﻟْﺤِﻜْﻤَﺔِ.

“Dan ingatlah oleh kalian (para wanita) apa yang dibacakan di rumah-rumah kalian berupa ayat-ayat Allah dan al-hikmah (Sunnah Nabi).” (QS. Al-Ahzab: 34)

Dia akan mengetahui sebab ketidakbetahan yang dirasakan oleh para wanita di zaman kita untuk tinggal di rumah.

Rumah-rumah dahulu dipenuhi dengan dzikir, al-Qur’an, dan ilmu, sedangkan kebanyakan rumah-rumah di zaman kita penuh dengan nyanyian, sinetron, dan hal-hal yang melalaikan.

Jadi rumah-rumah dahulu membuahkan kebahagiaan dan ketenangan yang membuat senang untuk tinggal di dalamnya, sedangkan rumah-rumah sekarang membuahkan kesengsaraan, penderitaan, kesempitan yang mendorong untuk keluar darinya.”

🌍 Sumber || https://twitter.com/alsalafy/status/810550171281084416

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

Advertisements
RAHASIA KENAPA KEBANYAKAN PARA WANITA SEKARANG TIDAK BETAH TINGGAL DI RUMAH

BERBUAT BAIK PADA PEMBANTU

Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda:

“إذا جاء خادم أحدكم بطعامِهِ فليقعده معه ، أو ليناوله منه ، فإنه هو الذي وليَ حرَّهُ ودُخانه”

“Apabila pembantu rumah tangga salah seorang diantara kalian datang membawa makanan untuk kalian (majikannya), hendaknya ia mengajaknya duduk makan bersama. Atau bisa juga ia ambilkan dari makanan tersebut untuknya. Karena sebenarnya, dialah yang telah menjaga panas dan uap makanan tersebut “.

[Silsilah ash-Shahihah 1042]

🌏 Sumber || https://telegram.me/imamalalbany

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏯ Channel Telegram : http://telegram.me/ForumSalafy

BERBUAT BAIK PADA PEMBANTU

Rahsia Mengapa Ramai Orang Mengeluh Rumahnya Terasa Sempit

Abu Hurairah radhiyallahu anhu berkata:

‏«ﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺒَﻴْﺖَ ﻟَﻴَﺘَّﺴِﻊُ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﻫْﻠِﻪِ، ﻭَﺗَﺤْﻀُﺮُﻩُ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔُ، ﻭَﺗَﻬْﺠُﺮُﻩُ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻭَﻳَﻜْﺜُﺮُ ﺧَﻴْﺮُﻩُ، ﺃَﻥْ ﻳُﻘْﺮَﺃَ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ. ﻭَﺇِﻥَّ ﺍﻟْﺒَﻴْﺖَ ﻟَﻴَﻀِﻴﻖُ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﻫْﻠِﻪِ، ﻭَﺗَﻬْﺠُﺮُﻩُ ﺍﻟْﻤَﻠَﺎﺋِﻜَﺔُ، ﻭَﺗَﺤْﻀُﺮُﻩُ ﺍﻟﺸَّﻴَﺎﻃِﻴﻦُ، ﻭَﻳَﻘِﻞُّ ﺧَﻴْﺮُﻩُ، ﺃَﻥْ ﻟَﺎ ﻳُﻘْﺮَﺃَ ﻓِﻴﻪِ ﺍﻟْﻘُﺮْﺁﻥُ»

“Sesungguhnya sebuah rumah benar-benar akan terasa lapang bagi penghuninya, didatangi oleh para malaikat, dijauhi oleh para syaithan, dan banyak kebaikannya, dengan dibacakan al-Qur’an di dalamnya. Dan sesungguhnya sebuah rumah benar-benar akan terasa sempit bagi penghuninya, dijauhi oleh para malaikat, didatangi oleh para syaithan, dan sedikit kebaikannya, dengan tidak dibacakan al-Qur’an di dalamnya.”

Shahih, Sunan ad-Darimy, no. 3352

Sumber || https://twitter.com/fzmhm12121/status/807072677018144768

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Rahsia Mengapa Ramai Orang Mengeluh Rumahnya Terasa Sempit

Melihat Ke Langit dan Berdoa Saat Keluar Rumah

عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ قَالَتْ مَا خَرَجَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مِنْ بَيْتِي قَطُّ إِلَّا رَفَعَ طَرْفَهُ إِلَى السَّمَاءِ فَقَالَ اللَّهُمَّ أَعُوذُ بِكَ أَنْ أَضِلَّ أَوْ أُضَلَّ أَوْ أَزِلَّ أَوْ أُزَلَّ أَوْ أَظْلِمَ أَوْ أُظْلَمَ أَوْ أَجْهَلَ أَوْ يُجْهَلَ عَلَيَّ

Dari Ummi Salamah, ia berkata, “Tidaklah Rasulullah sallallahu alaihi wasallama pernah keluar dari rumahnya kecuali beliau mengangkat wajahnya ke langit seraya membaca, ‘Ya Allah, ya Tuhanku aku berlindung kepada-Mu dari ketersesatan atau disesatkan, tergelincir atau digelincirkan, menzalimi atau dizalimi, dan membodohi atau dibodohi’.”

Sahih: lbnu Majah (3884).

Melihat Ke Langit dan Berdoa Saat Keluar Rumah