Sepatutnya Tidak Takut Melainkan pada Dosa-dosamu

Ali bin Abi Talib radiyallahu anhu berkata:
“Seorang hamba Allah sepatutnya tidak takut melainkan pada dosa-dosanya, dan tidak berharap melainkan kepada Rabbnya. Seorang yang jahil tidak sepatutnya malu untuk bertanya, dan seorang yang berilmu tidak sepatutnya malu untuk mengatakan – jika dia tidak mengetahui sesuatu – ‘Allah Lebih Mengetahui’. Kesabaran terhadap iman adalah seperti kepala kepada seluruh badan: jikalau kepala itu terputus (dari badan), maka reputlah badan. Dan seorang yang tidak mempunyai kesabaran, tidak memiliki iman.”
Al-Baihaqî, Shu’ab Al-Îmân, Jil.12 ms.195.
Sepatutnya Tidak Takut Melainkan pada Dosa-dosamu

KUNCI KEBAHAGIAAN ADALAH BERTAQWA DAN BERSABAR

Allah Ta’ala berfirman:

ﺇِﻧَّﻪُ ﻣَﻦ ﻳَﺘَّﻖِ ﻭَﻳَﺼْﺒِﺮْ ﻓَﺈِﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻟَﺎ ﻳُﻀِﻴﻊُ ﺃَﺟْﺮَ ﺍﻟْﻤُﺤْﺴِﻨِﻴﻦَ.

“Sungguh siapapun yang bertaqwa dan bersabar maka sesungguhnya Allah tidak akan menyia-nyiakan pahala orang-orang yang suka berbuat baik.” (QS. Yusuf: 90)

Asy-Syaikh Abdurrahman as-Sa’dy rahimahullah berkata:

كل خير في الدنيا والآخرة فمن آثار التقوى والصبر، وأن عاقبة أهلهما أحسن العواقب.

“Semua kebaikan di dunia dan akhirat termasuk dari buah ketaqwaan dan kesabaran, dan sungguh kesudahan orang-orang yang berpegang teguh dengan dua hal ini adalah sebaik-baiknya kesudahan.”

Tafsir as-Sa’dy, hlm. 506

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

KUNCI KEBAHAGIAAN ADALAH BERTAQWA DAN BERSABAR

BERAPA LAMA SEORANG ISTRI MAMPU BERSABAR DITINGGAL SUAMI?

Umar bin al-Khaththab radhiyallahu anhu pernah bertanya kepada putrinya, Ummul Mu’minin Hafshah radhiyallahu anha:

كم أكثر ما تصبر المرأة عن زوجها؟

“Berapa lama seorang istri mampu bersabar ditinggal suaminya?”

Hafshah menjawab:

ستة أو أربعة أشهر.

“Enam atau empat bulan.”

Maka Umar berkata:

لا أحبس الجيش أكثر من هذا.

“Aku tidak akan menahan pasukan (di perbatasan atau yang sedang berjihad) lebih dari waktu ini (enam bulan).”

Diriwayatkan oleh al-Baihaqy dalam as-Sunan al-Kubra, no. 1785

Sumber || https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/820036171464052737

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

BERAPA LAMA SEORANG ISTRI MAMPU BERSABAR DITINGGAL SUAMI?

Bersabar Dari Pandangan yang Haram

al-Imam Ibnul Qayyim berkata,

“Ramai manusia mampu bersabar menanggung kesulitan dalam menjalani solat malam, baik pada musim panas mahupun dingin, dan menanggung beratnya berpuasa. Akan tetapi dia tidak mampu bersabar dalam menahan diri dari pandangan yang haram.”

Sumber : ‘lddatu ash-Shabirin (28)

❍ قال الإمام ابن القيم رحمه الله :

☜ كثير مِن الناس يصبرُ على مكابدة قيام الليل في الحَرِّ ، والبَرْدِ ، وعلى مشقة الصيام ؛

ولا يصبر عن نظرة محرّمة ! .

عدة الصابرين (٢٨)

Majmu’ah Manhajul Anbiya
Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

Bersabar Dari Pandangan yang Haram

Kenikmatan yang Sebenar

Dari Suhaib Bin Sinan رَضِيَ اللهُ عَنُْه berkata: bersabda Rasulullah

لَّى اللهُ عَلَيْهِ وَعَلٰى آلِهِ وَسَلَّم : « عجبا لأمر المؤمن ، إن أمره كله خير ، وليس ذاك لأحد إلا للمؤمن ، إن أصابته سراء شكر ، فكان خيرا له ، وإن أصابته ضراء صبر ، فكان خيرا له » [ رواه مسلم ]

“Sungguh menakjubkan urusan seorang mukmin, seluruh urusannya merupakan kebaikan, dan itu tidak dimiliki siapapun melainkan seorang mukmin. Jika sesuatu yang menggembirakan dirasakannya, maka dia bersyukur, dan itu menjadi kebaikan baginya, dan jika sesuatu yang memudaratkan menimpanya maka dia bersabar, dan itu menjadi kebaikan pula baginya.”

(HR. Muslim)

Sumber: https://inten.to/telegram/channel-askarybinjamal-thalab-ilmu-syar-i

Kenikmatan yang Sebenar

Orang yang Paling Aneh

Abu Bakr Muhammad ibnul Husain al-Ajurri  rahimahullah berkata,

أَغْرَبُ الْغُرَبَاء فِي وَقْتِنَا هَذَا مَنْ أَخَذَ بِالسُّنَنِ وَصَبَرَ عَلَيْهَا، وَحَذِرَ الْبِدَعَ وَصَبَرَ عَنْهَا، وَاتَّبَعَ آثَارَ مَنْ سَلَفَ مِنْ أَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ، وَعَرَفَ زَمَانَهُ وَشِدَّةَ فَسَادِهِ وَفَسَادَ أَهْلِهِ، فَاشْتَغَلَ بِإِصْلَاحِ شَأْنِ نَفْسِهِ مِنْ حِفْظِ جَوَارِحِهِ، وَتَرْكِ الْخَوْضِ فِيمَا لَا يَعْنِيهِ وَعَمِلَ فِي إِصْلَاحِ كَسْرَتِهِ، وَكَانَ طَلَبُهُ مِنَ الدُّنْيَا مَا فِيهِ كِفَايَتُهُ وَتَرْكُ الْفَضْلِ الَّذِي يُطْغِيهِ

“Orang yang paling aneh di masa kita ini ialah: yang memegang sunnah dan bersabar di atasnya; yang berhati-hati dari bid’ah dan bersabar di atas kehati-hatian tersebut; yang mengikuti atsar para imam kaum muslimin yang terdahulu; yang mengetahui keadaan zamannya berikut dasyatnya kerosakannya serta kerosakan orang-orangnya, sehingga dia sibuk memperbaiki keadaan dirinya dengan menjaga anggota badannya, meninggalkan pembicaraan yang tidak bermanfaat, dan berusaha memperbaiki kekurangannya; yang mencari dunia sebatas kecukupannya dan meninggalkan kelebihannya yang akan menyebabkan dirinya melampaui batas.”

(al-Ghuraba, al-Ajurri, no. 47)

Sumber : bit.ly/OrangAneh
Ikhwan Salafy 🇲🇾

Orang yang Paling Aneh

Dua Jihad di Bulan Ramadan

Al-Imam al-Hafizh Ibnu Rajab rahimahullahu ta’ala berkata :

“Ketahuilah bahwasanya seorang mukmin itu akan terkumpul baginya di bulan ramadhan dua jihad pada dirinya: Jihad siang hari dengan puasa dan jihad malam hari dengan qiyamullail (solat malam). Barangsiapa mengumpulkan di antara dua jihad ini, dan menunaikan hak-hak keduanya, serta bersabar atas keduanya (dalam mengerjakan keduanya) maka ia akan mendapatkan pahalanya dengan tanpa batas.”

Lathaaiful Ma’aarif hal. 171

Continue reading “Dua Jihad di Bulan Ramadan”

Dua Jihad di Bulan Ramadan