Musibah Yang Menimpa Terkadang Lebih Baik Bagimu

Berkata Al-Imam Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah,

إذا أصبت بمصيبة ربما تكون تلك المصيبة خيرا لك سواء أكانت تلكم المصيبة في مالك أو كانت في جسدك أو كانت في أي شيء يؤلمك ويقلقك ربما يكون سببا لرفع شأنك في الدنيا والآخرة وربما يكون تمحيصا من الله عز وجل .

“Apabila engkau ditimpa musibah terkadang musibah tersebut lebih baik bagimu; sama saja apakah musibah tersebut menimpa pada hartamu, atau pada jasadmu, atau pada apa saja yang menyakitkanmu mahupun membuatmu gundah. Terkadang hal itu menjadi sebab terangkatnya kedudukanmu di dunia mahupun di akhirat, dan terkadang sebagai ujian dari Allah ‘Azza wa Jalla”

Kitab Al-Mushara’ah, hal: (533)

Continue reading “Musibah Yang Menimpa Terkadang Lebih Baik Bagimu”

Musibah Yang Menimpa Terkadang Lebih Baik Bagimu

Berlapang Menerima Takdir

AGAR LAPANG MENERIMA TAKDIR

Berkata Syaikh ibnu Utsaimin rahimahullah,

“Jika engkau mengetahui bahwasanya setiap perbuatan Allah seluruhnya adalah baik, nescaya engkau akan merasa tenang terhadap takdir Allah dan engkau akan menerimanya dengan lapang.

Jadilah engkau sebagaimana Allah firmankan: Barang siapa yang beriman kepada Allah, nescaya Allah akan membimbing hatinya. (At Taghabun: 11).

Alqamah rahimahullah berkata tentang ayat di atas: Itu adalah seorang yang tertimpa musibah, dan dia mengetahui bahawasanya (musibah tersebut) berasal dari sisi Allah. Maka dia pun menjadi redha dan menerima.”

(Lihat Syarhul Arbain Nawawi-Syaikh Utsaimin, hal. 88, cet. Darul Musthafa 2012).

Dinukil dari SFS
Dipublikasikan oleh:
Miftah Daaris Sa’adah

Berlapang Menerima Takdir