BERUSAHA DAN TAWAKKAL

🗝🌅🚲🛵🚁🚁
BERUSAHA DAN TAWAKKAL

💺 Asy Syeikh Bin Baaz rohimahullah :

(فالمؤمن يتوكل على الله ويأخذ بالأسباب، يتزوج ويتوكل على الله في الإنجاب وفي الإعانة على النفقة، يحرث يزرع يتوكل على الله بأن الله يعينه على ما يحتاجه الحرث، يسافر في طلب الرزق يسأل الله أن الله يعينه ويتوكل عليه، وهكذا يأخذ بالأسباب ومع ذلك يتوكل على الله ويتقين أنه سبحانه العالم بكل شيء والقادر على كل شيء)

🧣 Seorang mukmin bertawakkal kepada Allah dan mengambil sebab.

👛 Dia melangsungkan pernikahan dan bertawakkal kepada Allah dalam urusan mendapatkan anak dan agar Allah membantunya dalam urusan nafkah.

🏕 Dia bercocok tanam dan bertani dalam keadaan bertawakkal kepada Allah bahwa Allah akan membantunya terhadap apa yang dia butuhkan dalam urusan pertaniannya.

🚂 Dia melakukan safar untuk mencari rezeki dan dia berdoa kepada Allah agar Allah membantunya dan dia bertawakkal kepadaNya.

☑ Demikianlah seorang mukmin mengambil sebab (berusaha) dan dibarengi dengan tawakkal kepada Allah dan dia yakin bahwasannya Allah Maha Mengetahui terhadap segala sesuatu dan Maha Mampu atas segala sesuatu.
………………………………
🔵 telegram.me/berbagiilmuagama

https://beta.binbaz.org.sa/audios/10354
~~~~~

BERUSAHA DAN TAWAKKAL

KEMULIAAN ILMU TIDAK BISA DIRAIH DENGAN BERLEHA-LEHA

💥⚠️⛔️🔥 KEMULIAAN ILMU TIDAK BISA DIRAIH DENGAN BERLEHA-LEHA

✍🏼 Abu Hilal al-Asykary rahimahullah berkata:

ودرجة العلم أشرف الدرج، فمن أراد مُداولتَها بالدَّعَةِ وطلبَ البلوغ إليها بالراحة؛ كان مخدوعاً.

“Derajat ilmu adalah derajat yang paling mulia, maka siapa yang ingin meraihnya dengan santai-santai dan ingin mencapainya dengan berleha-leha, berarti dia adalah orang yang tertipu.”

📚 Al-Hatstsu Ala Thalabil Ilmi, hlm. 42

🌍 Sumber || https://twitter.com/hamed_junaibi/status/915650115590868993

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

KEMULIAAN ILMU TIDAK BISA DIRAIH DENGAN BERLEHA-LEHA

Jangan Merasa Sempurna

Berkata Ibnu Hazm rahimahullah,

العاقل هو من ميز عيوب نفسه فغالبها وسعى في قمعها والأحمق هو الذي يجهل عيوب نفسه .

“Orang yang berakal adalah orang yang mengetahui kekurangan pada dirinya lalu dia melawannya dan berusaha mengalahkannya, sementara orang bodoh adalah orang yang tidak tahu akan kekurangan dirinya.”

(Al-Akhlaq was-siyar:66)

Jangan Merasa Sempurna

Perlunya Usaha Mencari Rezeki

Al-Imam Ahmad rahimahullah ditanya: “Apa pendapatmu tentang seseorang yang duduk di rumahnya atau di masjidnya, dan berkata: ‘Saya tidak akan bekerja apapun sampai rezekiku nanti datang’.”

Beliau menjawab: “Orang ini tidak tahu ilmu. Tidakkah dia mendengar sabda Nabi: ‘Allah jadikan rezekiku di bawah bayangan tombakku’ dan beliau bersabda ketika menyebutkan burung: ‘Pergi waktu pagi dengan perut kosong dan pulang waktu petang dengan perut kenyang’. Dahulu para sahabat Nabi berdagang baik di darat mahupun di laut. Mereka juga bertani di kebun kurma mereka. Mereka adalah teladan.”

Sumber: Link

Perlunya Usaha Mencari Rezeki