Sejelek-jelek Masa di antara Manusia yang Jelek

Berkata Al-Imam Sufyan ibnu ‘Uyainah rahimahullah:

إِذَا كُنْتَ فِي زَمَانٍ يُرْضَى فِيهِ بِالْقَوْلِ دُونَ الْفِعْلِ ، وَالْعِلْمِ دُونَ الْعَمَلِ ، فَاعْلَمْ بِأَنَّكَ فِي شَرِّ زَمَانٍ بَيْنَ شَرِّ النَّاسِ.

“Apabila engkau berada dalam sebuah zaman di mana padanya diredhai suatu ucapan tanpa perbuatan, dan ilmu tanpa amal, maka ketahuilah bahawa senyatanya engkau berada dalam masa yang terjelek di tengah-tengah manusia yang terjelek.”

Ibthal Al-Hiyal, Ibnu Qudamah (1/34).

Continue reading “Sejelek-jelek Masa di antara Manusia yang Jelek”

Sejelek-jelek Masa di antara Manusia yang Jelek

Keadaan Penuntut Ilmu Dulu dan Sekarang

Ibnu Qutaibah rahimahullah (wafat 236H, -ed.) berkata:

“Dahulu seorang penuntut ilmu mendengarkan ilmu dengan tujuan untuk mengetahui, mengetahui untuk diamalkan, dan mempelajari agama Allah untuk mengambil manfaat dan memberi manfaat orang lain.

Sementara sekarang ini [*] telah berubah niatnya menjadi; mendengar ilmu untuk mengumpulkan sebanyak-banyaknya, mengumpulkan agar dikenal, dan menghafal agar boleh mengalahkan orang lain dan membanggakan diri.”

[Al-Madkhal al-Mufashshal, jilid 1 hlm. 13]

[*] Ini di masa Ibnu Qutaibah, lalu bagaimana di zaman kita saat ini, -pent.

Continue reading “Keadaan Penuntut Ilmu Dulu dan Sekarang”

Keadaan Penuntut Ilmu Dulu dan Sekarang

Tidak Peduli Halal atau Haram

Nabi sallallahu alaihi wasallama bersabda,

يأتي على الناس زمان لا يبالي المرء ما أخذ أمن الحلال أم من الحرام

“Akan datang kepada manusia suatu zaman di mana seseorang tidak peduli apa yang dia ambil apakah dari hasil yang halal atau yang haram”

Sahih HR Al-Bukhari dan An-Nasa’i dari hadis Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Sahih at-Targhib no.1722

Tidak Peduli Halal atau Haram