NASEHAT MENGHARUKAN DARI SEORANG AHLUL HADITS

💎💎 NASEHAT MENGHARUKAN DARI SEORANG AHLUL HADITS

✍💦 Al-Imam Ibnu Rajab rahimahullah berkata:

“Alangkah bagusnya kebaikan yang datang setelah kebaikan dan alangkah buruknya kejelekan yang datang setelah kebaikan.

Sungguh alangkah asing kerendahan maksiat yang datang setelah kemuliaan ketaatan.

Kasihanilah orang mulia suatu kaum yang menjadi hina karena kemaksiatan.

Mintalah kekokohan sampai akhir hayat dan berlindunglah kalian dari kekurangan setelah kesempurnaan”.

Dahulu Imam Ahmad rahimahullah berdoa dan mengatakan:

“Ya Allah muliakanlah aku dengan ketaatanku kepada-Mu dan janganlah engkau hinakan aku karena kemaksiatanku kepadamu”.

📚 [Lathaiful Ma’arif : 76]

‏قالَ الإمامُ ابنُ رجبٍ:

“مَا أحسنَ الحسنةَ بعدَ الحسنةِ، وأقبحَ السيئةَ بعدَ الحسنةِ…

مَا أوحشَ ذُلَّ المعصيةِ بعدَ عزِّ الطاعةِ,

ارحمُوا عزيزَ قومٍ بالمعاصِي ذلَّ…سلوْا اللهَ الثباتَ إلَى المماتِ، وتعوّذُوا منَ الحورِ بعدَ الكورِ،

كانَ الإمامُ أحمدُ يدعوْ ويقولُ:اللهمَّ أعزَّنِي بطاعتِكَ وَلَا تُذلَّنِي بمعصيتِكَ”

(لطائف المعارف/ص٧٦).

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
http://www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

NASEHAT MENGHARUKAN DARI SEORANG AHLUL HADITS

JIKA HATI KITA BERSIH, TIDAK AKAN KENYANG DENGAN BACAAN ALQURAN

💐📝JIKA HATI KITA BERSIH, TIDAK AKAN KENYANG DENGAN BACAAN ALQURAN

Tidak hanya perut kita yang makan. Hati kita sangat membutuhkan asupan makanan. Tapi makanan hati kita bukanlah nasi atau kue. Apalagi tempe.

Hati kita membutuhkan bacaan ayat-ayat alQuran maupun nasihat-nasihat berdasarkan bimbingan Nabi dan para Sahabatnya.

Jika hati kita bersih, tidak akan pernah kenyang dan puas dari bacaan alQuran. Demikianlah Utsman bin Affan radhiyallahu anhu menyatakan.

لَوْ أَنَّ قُلُوبَنَا طَهُرَتْ مَا شَبِعَتْ مِنْ كَلامِ رَبِّنَا , وَإِنِّي لأَكْرَهُ أَنْ يَأْتِيَ عَلَيَّ يَوْمٌ لا أَنْظُرُ فِي الْمُصْحَفِ
Kalau seandainya hati kita suci, hati itu tidak akan kenyang dari Kalam Rabb kita, dan sesungguhnya aku tidak suka jika berlalu suatu hari aku sama sekali tidak memandang kepada mushaf (riwayat al-Baihaqiy)

Subhanallah. Sahabat Nabi Utsman bin Affan radhiyallahu anhu yang sudah dijamin oleh Nabi akan masuk surga, ternyata kegemarannya adalah membaca alQuran. Melihat mushaf setiap hari. Jika sehari saja tidak memandang mushaf, terasa ada yang kurang. Begitulah orang yang menjadi teladan dalam keimanannya.

Utsman bin Affan radhiyallahu anhu sebenarnya hafal alQuran. Tapi kalau ada kesempatan untuk membaca mushaf, beliau lebih senang tilawah alQuran dengan memandang mushaf. Membaca alQuran dengan membaca mushaf berarti semakin banyak indera yang dilibatkan.

Saking nikmatnya membaca alQuran, beliau shalat malam witir dengan 1 rakaat mengkhatamkan alQuran. Mungkin saja beliau tidak selalu menyengaja demikian. Namun ketika sudah larut dalam bacaan alQuran, terasa nikmat dan nyaman, hanyut dalam kebahagiaan itu, hingga tak terasa sudah khatam.

Dalam satu rokaat sholat malam, Utsman bin Affan bisa mengkhatamkan seluruh isi al-Quran. Subhaanallaah…

As-Saaib bin Yazid menyatakan:

أَنَّ عُثْمَانَ قَرَأَ الْقُرْآنَ لَيْلَةً فِي رَكْعَةٍ لَمْ يُصَلِّ غَيْرَهَا

Sesungguhnya Utsman membaca al-Quran (seluruhnya) dalam suatu malam pada 1 rokaat (sholat witir). Ia tidak melakukan sholat yang lain (riwayat Muhammad bin Nashr)

Adik-adik kenal dengan Urwah bin az-Zubair? Beliau putra Sahabat Nabi az-Zubair bin al-Awwam. Ayahnya itu juga termasuk yang dijamin masuk surga oleh Nabi kita.

Urwah bin az-Zubair di pagi atau siang harinya beliau membaca seperempat alQuran dengan melihat mushaf. Seperempat alQuran berarti sekitar 7,5 juz. Kemudian di malam harinya, beliau melakukan shalat malam dengan membaca seperempat alQuran tersebut di dalam shalat. Tanpa membaca mushaf.

(dikutip dari buku anak “Ayo Menghafal al-Qur’an (Kumpulan Motivasi dan Kisah Ulama dalam Menghafal dan Menjaga Hafalan al-Qur’an), Abu Utsman Kharisman, penerbit Pena Hikmah)

💡💡📝📝💡💡
WA al I’tishom

JIKA HATI KITA BERSIH, TIDAK AKAN KENYANG DENGAN BACAAN ALQURAN

MEMOHON KETERGANTUNGAN HANYA KEPADA ALLAH TA’ALA

☝️💯💦 MEMOHON KETERGANTUNGAN HANYA KEPADA ALLAH TA’ALA

🤲 Diantara doa Ali bin Husain adalah,

اللهم لا تكلني إلى نفسي فأعجز عنها ولا تكلني إلى المخلوقين فيضيعوني .

Allaahumma laa takilnii ila nafsii faa’jiz ‘anha wa laa takilnii ilal makhluuqiin fayudhoyyiuunii

“Ya ALLAH, janganlah Engkau serahkan aku kepada diriku sendiri sehingga aku akan merasa lemah dan janganlah Engkau serahkan diriku untuk bergantung kepada manusia sehingga mereka pun akan menyia-nyiakanku.”

✍️ Siyar A’lamin Nubala 4/396

#doa #husein #permohonan #bergantung #lemah

🖥 Kunjungi website kami
http://www.salafytemanggung.com

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••

✍🏻WhatsApp
Ⓚ①ⓉⒶ🌏ⓈⒶⓉⓊ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya….ayo segera bergabung
🌐📲 Join Channel Ⓚ①Ⓣ
https://t.me/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈≈

MEMOHON KETERGANTUNGAN HANYA KEPADA ALLAH TA’ALA

AKHLAK ORANG YANG BERJIWA BESAR KETIKA DICACI MAKI

✋🏻🌷🌹✅ AKHLAK ORANG YANG BERJIWA BESAR KETIKA DICACI MAKI

Ada seseorang yang mencaci maki (tabiin) al-Imam Amir bin Syarahil asy-Sya’bi rahimahullah. Beliau lantas berkata,

إنْ كنتَ صادقًا فغَفرَ الله لي، وإن كنتَ كاذبًا فغَفرَ الله لك.

_”Jika engkau benar, semoga ALLAH mengampuni diriku. Namun, jika engkau tidak benar, semoga ALLAH mengampuni dirimu.”_

📚 Al-‘Aqdul Farid , jilid 2 hlm. 276
https://t.me/forumsalafy/19488

AKHLAK ORANG YANG BERJIWA BESAR KETIKA DICACI MAKI

ADUAN (KELUHAN) YANG PALING BAIK

🍃🍃 ADUAN (KELUHAN) YANG PALING BAIK

Seorang yang beriman ‘kan tahu, kepada siapa ia harus mengadu.




‏قال ابن العربي رحمه الله:

“وأحسن الكلام في الشكوى سؤال المولى زوال البلوى، وذلك قول يعقوب،

{إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ وَأَعْلَمُ مِنَ اللَّهِ مَا لا تَعْلَمُونَ} [يوسف:٨٦].

[أحكام القرآن: ٣/٧٨]

🌅 Ibnul ‘Arabi رحمه الله berkata,

“Ucapan terbaik di dalam aduan (keluhan) adalah:

✓ Doa kepada Allah Yang Maha Penolong untuk menghilangkan musibah (kesedihan).

✅ Itulah ucapan Ya’qub ‘alaihis salam,

{إِنَّمَا أَشْكُو بَثِّي وَحُزْنِي إِلَى اللَّهِ وَأَعْلَمُ مِنَ اللَّهِ مَا لَا تَعْلَمُونَ}

Sesungguhnya aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku,

✅ HANYA KEPADA ALLAH.

Dan aku mengetahui dari Allah, apa yang kalian tidak ketahui.

(QS. Yusuf: 86).”
==========
✍📚 [Ahkāmul Qur’an: 3/78].
———-
✓ twitter.com/SniperBenefits2/status/1211409320447004672
——
Channel:http://te.me/belajar_beramal
———–
Turut membagikan:
✍😂http://t.me/KEUTAMAANSUNNAH
📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚📚

ADUAN (KELUHAN) YANG PALING BAIK

Kebahagiaan: Mengikuti Kebenaran dan Kebaikan

✍🏻 Al-Imam Malik bin Anas (wafat 179H) rahimahullah berkata:

*‏من سعادة المرء أن يوفق للصواب والخير، ومن شقوة المرء أن لا يزال يخطىء.*
_”Di antara kebahagiaan seseorang adalah diberi taufik untuk mengikuti kebenaran dan kebaikan. Sedangkan termasuk kesengsaraan seseorang adalah terus-menerus dalam kesalahan.”_

📚 Jami’ Bayanil Ilmi, jilid 2 hlm. 884
https://t.me/forumsalafy/19353
📖👉🏼Bacalah selanjutnya di https://asysyariah.com/hijrah-apa-yang-harus-dipelajari-dulu/
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Ikhwah Salafy 🇲🇾
📚 t.me/IkhwahSalafyMalaysia
📻 t.me/radiomuslimmy
#NeracaAlHaq20

Kebahagiaan: Mengikuti Kebenaran dan Kebaikan

DOA YANG DIUCAPKAN OLEH ABU MUSA RADHIYALLAHU ANHU SELESAI SOLAT

🤲 DO’A YANG DIUCAPKAN OLEH ABU MUSA _RADHIYALLAHU ANHU_ SELESAI SHALAT

✒️ Abu Musa _radhiyallahu anhu_ apabila telah selesai dari shalatnya berdoa:

Ya Allah ampunilah dosaku, mudahkanlah urusanku, dan berkahilah rezekiku.

📚 Ibnu Abi Syaibah: 3033

• كَانَ أَبُو مُوسَى رضي الله عنه إِذَا فَرَغَ مِنْ صَلَاتِهِ يقول:

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي ذَنْبِي، وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي، وَبَارِكْ لِي فِي رِزْقِي

ابن أبي شيبة (٣٠٣٣)

http://t.me/fawaid_salaf

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
http://www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

DOA YANG DIUCAPKAN OLEH ABU MUSA RADHIYALLAHU ANHU SELESAI SOLAT

MEMBALAS KEBAIKAN ORANG LAIN KEPADA KITA

MEMBALAS KEBAIKAN ORANG LAIN KEPADA KITA.

Dari Jabir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam bersabda,

“Siapa saja yang diberi kebaikan oleh seseorang, maka hendaknya dia membalasnya. Jika dia tidak mendapati sesuatu untuk membalasnya, maka hendaknya dia memuji orang tersebut.”

“Karena jika dia memujinya, maka sungguh dia telah mensyukurinya. Namun apabila dia menutupinya, berarti dia telah mengingkari kebaikannya.”

Sumber : Tahdzibul Atsar karya ath Thobari nomor hadits 88.
__________________

مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرْوُفٌ فَلْيُجْزِئْهُ، فَإِنْ لَمْ يُجْزِئْهُ فَلْيُثْنِ عَلَيْهِ؛ فَإِنَّهُ إِذَا أَثْنَى عَلَيْهِ فَقَدْ شَكَرَهُ، وَإِنْ كَتَمَهُ فَقَدْ كَفَرَهُ.
تهذيب الآثار للطبري رقم الحديث 88.
__________________
.
https://t.me/faidahassunnahmanado

MEMBALAS KEBAIKAN ORANG LAIN KEPADA KITA

DUNIA TEMPAT MENANAM

✋🏻📢✔️🖍️ DUNIA TEMPAT MENANAM

Ibnul Qayyim rahimahullah menukilkan nasehat dari sahabat yang mulia, ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu

إنكم في ممر الليل و النهار؛ في آجال منقوص و أعمال محفوظة و الموت يأتي بغتة؛
فمن زرع خيرا فيوشك أن يحصد رغبة و من زرع شرا فيوشك أن يحصد ندامة و لكل زارع مثل ما زرع.

“Sungguh kalian berada dalam perjalanan (perputaran) malam dan siang; Umur yang semakin berkurang, amalan yang selalu tercatat, dan kematian yang akan datang secara tiba-tiba.

Siapa yang menabur benih kebaikan, dia akan memanen kebahagiaan.
Siapa yang menanam kejelekan, dia akan menuai penyesalan.
Setiap yang menanam akan mendapatkan semisal yang dia tanam.”

📚 Al-Fawaid hal 212

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

Ikut berbagi:
✍http://t.me/KEUTAMAANSUNNAH
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎

DUNIA TEMPAT MENANAM

TANDA KECINTAAN ALLAH TA’ALA KEPADA HAMBA : SIKAP RIDHA HAMBA ATAS COBAAN

💎💎💎 TANDA KECINTAAN ALLAH TA’ALA KEPADA HAMBA : SIKAP RIDHA HAMBA ATAS COBAAN 2⃣

✍ Dari Anas radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata :

✅ Rasulullah ﷺَ bersabda :

Sesungguhnya besarnya balasan tergantung dari besarnya ujian. Allah ta’ala jika mencintai suatu kaum, maka Dia akan mengujinya.

Sehingga, barangsiapa ridha maka baginya keridhaan, dan barangsiapa marah maka baginya kemurkaan.

📚 HR. Tirmidzi. Ia berkata, “Hadits hasan.”

✍ عن أنس رضي اللَّه عنه قَالَ: قَالَ النبِيُّ ﷺَ : “إِنَّ عِظَمَ الْجزاءِ مَعَ عِظَمِ الْبلاءِ، وإِنَّ اللَّه تَعَالَى إِذَا أَحَبَّ قَوماً ابتلاهُمْ، فَمنْ رضِيَ فلَهُ الرضَا، ومَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ”
📚 رواه الترمذي وقَالَ: حديثٌ حسنٌ.

➖➖➖

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
http://www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

TANDA KECINTAAN ALLAH TA’ALA KEPADA HAMBA : SIKAP RIDHA HAMBA ATAS COBAAN