TEMPAT-TEMPAT MUKMIN

🏞 TEMPAT-TEMPAT MUKMIN

💺Qotadah (ulama tabi’in) -rohimahulloh- berkata :

Seorang mukmin (seringnya) tidak terlihat kecuali di tiga tempat :

1⃣ DI MASJID, yang dia memakmurkannya

2⃣ DI RUMAH, yang melindunginya

3⃣ DI TEMPAT yang dia memenuhi keperluan mubahnya. Atau dia (Qotadah) berkata : di tempat yang dia mencari rezeki dari kurniaan Robb-nya.

[Al-Ja’diyyaat : 1051 – Mushonnaf Abdirrozzaaq : 19787]

قال التابعي #قتادة :

كان المؤمن لا يُرى إلا في ثلاثة مواطن :
في مسجد يعمره, أو بيت يستره
أو حاجة لا بأس بها
أو قال : ابتغاء رزق من فضل ربه

[ الجعديات ١٠٥١ – مصنف عبد الرزاق ١٩٧٨٧]

@athar_tabin

https://t.me/KEUTAMAANSUNNAH
https://t.me/AKHLAQULKARIMAH

TEMPAT-TEMPAT MUKMIN

Hakikat Mimpi, Jenis dan Hikmahnya

ProblematikaUmat.com

Hakekat Mimpi, Jenis dan Hikmahnya

Pertanyaan:

Kadang saya bermimpi bagus hal-hal yang menyenangkan dan membuat hati lapang. Sesekali mimpi saya buruk, menakutkan. Apa sebenarnya hakekat mimpi, apa pula hikmah dibalik mimpi, ataukah mimpi hanya sekedar bunga tidur yang tidak ada faedahnya sebagaimana dikatakan sebagian orang ?

Jawab:

Mimpi adalah salah satu dari makhluk Allah ta’ala dan tanda-tanda kekuasaan-Nya.

Tentang hakekat mimpi dan proses terjadinya, Asy-Syaikh Abdul Muhsin Al-Abbad hafidzahullah pernah ditanya dalam salah satu pelajaran beliau, Sunan Abu Dawud: Apakah hakekat ru’ya (mimpi)? Beliau menjawab kurang lebihnya: Ru’ya adalah dari Allah, adapun kaifiyah (bagaimana terjadinya) nya wallahu a’lam (Allahlah yang paling mengetahui), bisa jadi mimpi itu terjadi dengan Allah mengutus malaikat atau lainnya.

Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata dalam kitabnya I’lamul Muwaqi’in (1/252): Ru’ya (mimpi) adalah permisalan-permisalan yang dibuat malaikat yang Allah tugaskan kepada mereka untuk mengurusi mimpi agar orang yang melihatnya dapat mengambil dalil (memahami) permisalan tersebut dengan yang serupa.

Berkata Al-Qadhi Abu Bakr Ibnul ‘Arabi: Ru’ya adalah pengetahuan-pengetahuan yang Allah gantungkan pada hati hamba-Nya melalui malaikat atau setan… dan semisal dengan ini (apa yang terjadi) di saat terjaga adalah bisikan-bisikan hati, yang terkadang sebuah alur kisah atau mengalir tanpa arah.

Berkata Al-Maziri: Banyak pendapat-pendapat manusia tentang hakikat mimpi, bahkan selain orang islampun membicarakannya dengan banyak pendapat-pendapat yang munkar, karena mereka berusaha untuk menyingkap hakekat-hakekat yang tidak mungkin dicapai akal dan tidak ada hujjah padanya… Fathul Bari (12/405-406) cet. Darul Hadits

MACAM MACAM MIMPI

Secara rinci mimpi ada tiga macam, Pertama: Ru’ya Sholihah (mimpi yang baik/Solih), Kedua : Hulm (bisikan dan permainan setan) dan Ketiga : Haditsun Nafs.

(1) Ru’ya Sholihah. Jenis Mimpi ini adalah dari Allah. Ru’ya memiliki makna (dita’birkan). misalnya hadits tentang dua gelang yang dipegang (digenggam) Rasulullah dalam riwayat Bukhari.

عن أبي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يَقُولُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ أُتِيتُ بِخَزَائِنِ الْأَرْضِ فَوُضِعَ فِي كَفِّي سِوَارَانِ مِنْ ذَهَبٍ فَكَبُرَا عَلَيَّ فَأَوْحَى اللَّهُ إِلَيَّ أَنْ انْفُخْهُمَا فَنَفَخْتُهُمَا فَذَهَبَا فَأَوَّلْتُهُمَا الْكَذَّابَيْنِ اللَّذَيْنِ أَنَا بَيْنَهُمَا صَاحِبَ صَنْعَاءَ وَصَاحِبَ الْيَمَامَةِ

Dari Abu Hurairah berkata: Rasulullah bersabda : Ketika aku tidur aku diberi perbendaharaan-perbendaharaan bumi, kemudian diletakkan pada dua telapak tanganku dua gelang emas, maka keduanya memberatkan diriku, kemudian Allah mewahyukan padaku untuk meniup keduanya, aku pun meniup keduanya dan hilanglah dua gelang tersebut. Aku tafsirkan dua gelang emas tadi, adalah dua orang pendusta (yang mengaku sebagai nabi) yang sempat aku jumpai di masa hidupku yaitu nabi palsu dari shan’a’ (Yaman) dan Nabi dari Yamamah. HR. Bukhari dalam As-Shahih no.4375

(2) Hulm atau disebut juga Adhghotsul-Ahlaam (mimpi yang kacau). Mimpi jenis ini dari setan dan bentuk “tala’ub” permainan syaithon atas bani Adam. Adhghotsul-Ahlaam tidak dita’birkan (tidak ada maknanya) sebagai misal apa yang diriwayatkan Imam Muslim dalam Shahih-nya 2268)

عن جَابِرٍ قَالَ جَاءَ أَعْرَابِيٌّ إِلَى النَّبِيِّ r فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ رَأَيْتُ فِي الْمَنَامِ كَأَنَّ رَأْسِي ضُرِبَ فَتَدَحْرَجَ فَاشْتَدَدْتُ عَلَى أَثَرِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ r لِلْأَعْرَابِيِّ لَا تُحَدِّثْ النَّاسَ بِتَلَعُّبِ الشَّيْطَانِ بِكَ فِي مَنَامِكَ وَقَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ r بَعْدُ يَخْطُبُ فَقَالَ لَا يُحَدِّثَنَّ أَحَدُكُمْ بِتَلَعُّبِ الشَّيْطَانِ بِهِ فِي مَنَامِهِ

Datang seorang badui kepada Nabi r dan berkata: Wahai Rasulullah aku melihat dalam mimpiku seolah-olah kepalaku dipukul hingga tergelinding, akupun mengikutinya. Rasulullah r bersabda kepada si badui: Jangan kau kisahkan kepada manusia mimpi yang setan mempermainkanmu dalam tidurmu

. Dan setelah itu aku mendengar Rasulullah r berkhutbah: Janganlah salahseorang diantara kalian menceritakan mimpi yang setan mempermainkannya dalam tidurnya. HR. Muslim dalam As-Shahih no. 2268

(3) Haditsun—Nafsi: yaitu perkara yang dilihat dalam tidur karena sebelumnya memikirkan sesuatu. Misalnya orang yang kehausan kemudian tidur dan mimpi kehausan atau mendapatkan air. Ini sesungguhnya juga termasuk Adhghotsul ahlam, yaitu mimpi yang kacau yang tidak ada maknanya.

HIKMAH DICIPTAKANNYA MIMPI

Mimpi para nabi sangat jeas hikmahnya. Mimpi mereka adalah wahyu.

Adapun mimpi kaum mukminin, di antara hikmahnya:

1- Mubasyyirot (kabar gembira) sebagaimana disebutkan dalam hadits. Terlebih di zaman sedikitnya orang yang berpegang dengan sunnah Rasulullah shollallohu’alaihi wasallam, di zaman islam menjadi asing, di zaman sunnah dan pengikutnya diperolok-olok sehingga mereka yang memegang sunnah seperti memegang bara api, mimpi yang indah adalah salah satu penghibur bagi mereka. Imam Abu Abdillah Muhammad bin Ismail bin Ibrohim Al-Bukhari (w. 256 H) dalam Shahih Al Bukhari membuat sebuah bab dengan judul : Al-Mubasyyirot, lihat Kitab Ta’bir.
:
2- Sebab Hidayah. Terkadang dengan mimpi seseorang mendapatkan hidayah dan terbangun dari kelalaian, atau terdorong untuk melakukan kebaikan. Sebagaimana diriwayatkan dalam Tarikh Baghdad (2/14) dan dinukilkan oleh As-Suyuty dalam Tadribu Ar-Rawy berkata Imam Al-Bukhari: “Aku melihat Rasulullah shollallohu’alaihi wasallam dan seakan-akan aku berdiri di depan beliau dengan membawa mirwahah (kipas), aku mengipasi Rasulullah shollallohu’alaihi wasallam. Kemudian aku tanyakan kepada sebagian orang yang mena’birkan mimpi maka berkata dia kepadaku : Engkau akan membersihkan keduastaan atas Rasulullah shollallohu’alaihi wasallam (dalam hadits-hadits), maka inilah yang mendorongku untuk mengeluarkan kitab Al Jami’ Ash-Shahih. Dan aku tulis kitab ini belasan tahun.” Semisal dengan ini mimpi yang dilihat shahabat Abdullah bin Umar dimana setelah mimpi itu beliau tidak pernah meninggalkan shalat malam.

Terkadang seorang yang lalai bermimpi melihat hari kiamat atau adzab kubur, dengan mimpi ini dia tersadar dan bertaubat kepada Allah ta’ala. Atau melihat orang tuanya dalam mimpi, kemudian mengingatkan dia akan kedurhakaannya sehingga segera bertaubat dan kembali berbakti pada kedua orangtuanya. Dan betapa banyak orang sadar dari kelalaiannya dengan mimpi.

3- Diantara hikmah mimpi adalah menguji manusia apakah dia mensikapi mimpi dengan adab adab yang diajarkan Rasulullah shalallahu alaihi wasallam atau tidak. Sesungguhnya Nabi telah mengajarkan adab yang demikian agung terkait mimpi, baik mimpi tersebut mimpi baik atau mimpi buruk.

Alhasil, ini sebagian kecil dari hikmah mimpi. Kita yakin mimpi adalah makhluk Allah yang Dia ciptakan dengan hikmah yang sangat besar. Allahua’lam. (Abu Ismail, Muhammad Rijal ghofarollohu lahu waliwalidaihi wa lisaairil muslimin )

Hakikat Mimpi, Jenis dan Hikmahnya

MEMPERBANYAK IBADAH SUNNAH DI MASA SIHAT

🌻💎💪🏻 MEMPERBANYAK IBADAH SUNNAH DI MASA SEHAT
➖➖➖➖
💺 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata :

على العاقل أن يكثر من النوافل ما دام في حال الصحة لأن جميع النوافل التي يعملها في صحته إذا مرض وعجز عنها كتبت له كاملة كأنه يفعلها.

💎 Bagi seorang yang berakal cerdas hendanya ia memperbanyak ibadah-ibadah sunnah di masa sehatnya.

💢 Dikarenakan semua ibadah-ibadah sunnah yang ia lakukan di masa sehatnya, jika kemudian ia sakit atau tidak mampu melakukannya, akan tetap dicatat baginya pahala yang sempurna seakan-akan ia melakukannya
📚 Asy-Syarhul Mumti’ 4/80

#Fawaidumum #ibadah #sunnah #pahala
〰️〰️➰〰️〰️
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
🍏 Channel kami https://t.me/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

MEMPERBANYAK IBADAH SUNNAH DI MASA SIHAT

UNTUK APA ENGKAU DICIPTAKAN ??

❓📋💎
UNTUK APA ENGKAU DICIPTAKAN ??
➖➖➖➖

💺 Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah berkata :

▪️ Engkau bukan diciptakan untuk makan dan minum…

▪️ Engkau bukan diciptakan untuk membangun istana, menanam pohon, menggali sungai, menikah, dan yang selain itu… Bukan …

✔️ Engkau diciptakan agar engkau beribadah kepada Rabbmu,
✔️ Engkau diciptakan agar engkau istiqomah di atas ketaatan kepada Allah dan mengikuti Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi was sallam.

▪️Semua yang ada di bumi diciptakan untukmu agar dapat membantumu melakukan ketaatan kepada Allah dan meninggalkan kemaksiatan kepada-Nya.. Bukan diciptakan untuk melampiaskan syahwatmu.
📚 Majmu’ al-Fatawa 7/95

#Fawaidumum #ibadah #dunia #syahwat
〰️〰️➰〰️〰️
🍉 Warisan Salaf menyajikan Artikel dan Fatawa Ulama Ahlussunnah wal Jama’ah
🍏 Channel kami https://t.me/warisansalaf
💻 Situs Resmi http://www.warisansalaf.com

UNTUK APA ENGKAU DICIPTAKAN ??

HUKUM KHITAN BAGI WANITA

🌷✂ HUKUM KHITAN BAGI WANITA

✍ Dijawab oleh Ustadz Zuhair Syarif Hafizhahullah

❓ Pertanyaan :

Bismillah izin bertanya ustad. Apakah hukum khitan bagi perempuan?

Karena saat ini banyak komnas ham yang sering memperdebatkan tentang khitan bagi perempuan. Mohon bimbingannya ustadz

💡 Jawaban :

✅ Secara garis besar khitan bagi wanita disyariatkan. Hanya saja yang diikhtilafkan tentang hukumnya apakah sunnah atau wajib.

📚 Madzhab Syafi’i dan salah satu pendapat imam Ahmad menyatakan tentang wajibnya. Sedangkan ulama yang lain mengatakan sunnahnya. Landasan amalan ini adalah hadits Ummu ‘Athiyyah.

🌷 Istilah khitan bagi perempuan adalah khafad, yakni memendekkan bagian yang ada pada aliran kencing yang berbentuk seperti jengger pada ayam jantan.

‼ Rasulullah shalallahu alaihi wasallam memberikan rambu-rambu: ” jangan berlebihan dalam memendekkan dan jangan terlalu sedikit. Karena hal itu akan menambah gairah bagi suami dan pencerah bagi wajah”.

🌎 Inilah rahasianya kenapa wanita Eropa begitu hiperseks dan berlebihan dalam masalah seks, karena mereka tidak dikhitan.

👋🏻 Jangan hiraukan ocehan Komnas HAM, berapa banyak penerapan syariat Islam di katakan melanggar HAM, seperti rajam, potong tangan dan selainnya.

🍂 Bahkan orang yang mengingkari orientasi seksual yang menyimpang yaitu LGBTpun disebut melanggar HAM. Wallahu a’lam

🌍 Sumber : WhatsApp Salafy Bengkulu

⏩ Dipublikasikan || http://t.me/qowwamussunnah

⏩ IG : @qowwamussunnah

🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃

HUKUM KHITAN BAGI WANITA

HUKUM MENGAMBIL AIR WUDHU TANPA MELEPAS SERBAN/IMAMAH

◎» https://t.me/Ittiba_uRasulillah

💦🕌 *HUKUM MENGAMBIL AIR WUDHU TANPA MELEPAS SORBAN/IMAMAH* 🕌💦

📝 Dijawab oleh al-Ustadz *Abu Abdirrahman Abdullah* _Hafizhahullah_
•:•:•:•🗝•:•:•:•🔅

🔏 *P E R T A N Y A A N* :

Bismillah, Assalamualaykum. Ana pernah membaca di bolehkannya menggambil air wuduh tanpa harus melepaskan Sorban/Imamah ketika memakainya.

Apakah hal itu benar ada dalilnya?

🔓 *J A W A B A N* :

*Iya boleh,* berdasarkan hadits *Al Mughiroh bin Syu’bah* -riwayat Muslim-.

🔰 *Al-Mughirah* _radhiallahu ‘anhu_ berkata,

*أَنَّ النَّبِيَّ تَوَضَّأَ فَمَسَحَ بِنَاصِيَتِهِ وَعَلَى الْعِمَامَةِ وَعَلَى خُفَّيْهِ*

_“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berwudhu, kemudian beliau *mengusap jambulnya, mengusap di atas imamahnya, dan dua khufnya.”*_

📖 *[ Sahih, HR. Muslim* no. 274 ]

📌 Ketika berwudhu mengenakan sorban seseorang cukup mengusap dan tidak perlu melepasnya.

📥 *Sumber Pertanyaan* Via WhatsApp IR 📤
➖➖➖
🔰 _Semoga Allah Ta’ala menjadikan pribadi setiap muslim kaya akan ilmu syar’i. Aamiin_

_Baarokallahu fiikum jamiian._

☆─ 🖋📖🖋 ❃─

📝 *Selasa, 06 Dzulqo’dah 1440 H / 09 Juli 2019 M*

🔖 _Media Ittibau Rasulillah:_

🌏 Situs Blog:
https://ittibaurasulillah.blogspot.com

📲 Follow Instagram:
http://instagram.com/ittiba_urasulillah

📠 Join Channel telegram:
https://t.me/Ittiba_uRasulillah

📮 *WhatsApp Ittiba`u Rasulillah*
•┈•◈◉✹📚✹◈•┈•

HUKUM MENGAMBIL AIR WUDHU TANPA MELEPAS SERBAN/IMAMAH

MENCUCI LIPATAN DAN SELA-SELA JARI ADALAH SUNNAH FITROH

✋ MENCUCI LIPATAN DAN SELA-SELA JARI ADALAH SUNNAH FITROH

Disebutkan hadits tentang Sunanul Fithrah dari A’isyah radhiallahu ‘anha :

عن عائشة قالت: قال رسول الله: ” عشر من الفطرة: قص الشارب، وإعفاء اللحية، والسواك، والاستنشاقُ بالماء، وقص الأظفار، *وغسل البراجِم،* ونتف الإبط، وحلق العانة، وانتقاص الماء ” يعني الاستنجاء بالماء. قال زكريا: قال مصعب بن شيبة: ونسيت العاشرة؛ إلا أن تكون المضمضة…(رواه مسلم)

Dari A’isyah –radhiallahu ‘anha– beliau berkata : Berkata Rasulullah –shalallahu alaihi wa sallam– : “Sepuluh perkara yang termasuk Fithrah : menggunting kumis, membiarkan Jenggot, bersiwak, memasukan air ke hidung (membersihkan lubang hidung), menggunting kuku, mencuci -burjumah- (lipatan jari), mencabut bulu ketiak, mencukur bulu kemaluan, mengurangi air (beristinja),” Berkata Zakariya: berkata Mush’ab bin Syaibah:
Aku lupa yg kesepuluh, sepertinya: berkumur kumur. (HR. Muslim)

“Baraajim” adalah bentuk jamak dari “burjumah” dengan dhommah pada huruf “Ba” dan huruf “Jim”.

Berkata Ibnul Atsier dalam An Nihayah fi Ghariebil Hadiets:

هي العقد اللتي في ظهور الأصابع يجتمع فيها الوسخ الواحدة برجمة بالضم

Baraajim” adalah simpulan-simpulan dipunggung jari-jemari yg biasa berkumpul padanya kotoran. Bentuk mufardnya “Burjumah” dengan dhommah.
(An Nihaayah 1/113)

Berkata Al khottoby:

المواضع التي تتسخ ويجتمع فيها الوسخ

Tempat-tempat yg biasa terkumpul padanya kotoran. (Fathul Mun’im 169)

Berkata Asy Syaukaani –rahimahullah– dalam Nailul Authar:

قال الشوكاني : وَهِيَ عُقَدُ الْأَصَابِعِ وَمَعَاطِفُهَا كُلُّهَا وَغَسْلُهَا سُنَّةٌ مُسْتَقِلَّةٌ لَيْسَتْ .بِوَاجِبَةٍ، قَالَ الْعُلَمَاءُ: وَيُلْحَقُ بِالْبَرَاجِمِ مَا يَجْتَمِعُ فيه مِنْ الْوَسَخِ

Baraajim adalah simpulan-simpulan jari dan lipatan-lipatannya seluruhnya. Hukum dibersihkannya adalah sunnah tersendiri (terpisah dari wudhu). Dan tidak wajib. Berkata para ulama: Termasuk dalam Baraajim adalah semua yg biasa terkumpul padanya kotoran….
(Nailul Authar )

Dengan demikian jelaslah mencuci tangan dengan membersihkan lipatan-lipatannya, sela-selanya dengan standar yg disebutkan oleh pakar pakar kesehatan merupakan Sunnah Fitrah yg disunnahkan oleh Rasulullah –shalallahu alaihi wa sallam–

Wallahu A’lam.

Oleh : Al Ustadz Muhammad bin Umar Assewed -hafidzahullahu-

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
http://www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
◻◻◻◻◻◻

MENCUCI LIPATAN DAN SELA-SELA JARI ADALAH SUNNAH FITROH

APAKAH HATI MEMILIKI AMALAN?

💎💎💎
APAKAH HATI MEMILIKI AMALAN?

✍ Asy-Syaikh Muqbil bin Hadi Al-Wadi’i rahimahullah berkata :

نعم يُسمى عملاً بدليل قول الله عز وجل :
[ البقرة : 225 ] ، فأثبت سبحانه وتعالى للقلوب كسباً .
وهكذا قول النبي ﷺَ : ” ألا وإن في الجسد مضغة إذا صلحت صلح الجسد كله ، وإذا فسدت فسد الجسد كله ، إلا وهي القلب “. فالقلب له عملٌ ، وله كسبُ.

✅ Ya, (amalan hati) dikatakan sebuah amalan berdasarkan firman Allah ‘azza wa jalla :

لَّا يُؤَاخِذُكُمُ اللَّهُ بِاللَّغْوِ فِي أَيْمَانِكُمْ وَلَٰكِن يُؤَاخِذُكُم بِمَا كَسَبَتْ قُلُوبُكُمْ

Allah tidak menghukum kamu karena sumpahmu yang tidak kamu sengaja, tetapi Dia menghukum kamu karena sumpahmu yang diusahakan oleh hatimu.
(Al-Baqarah:225)

Sehingga, Allah subhanallahu wa ta’ala menetapkan bahwa hati juga memilki usaha. Demikian pula berdasarkan sabda Nabi ﷺَ :

Ketahuilah, sesungguhnya di dalam jasad ada segumpal daging. Apabila ia baik, maka baik jasad seluruhnya. Sedangkan apabila ia rusak, maka rusak pula jasad seluruhnya. Ketahuilah, sesungguhnya ia adalah hati.

Oleh karena itu, hati memiliki amalan dan juga memiliki usaha.

📼 Dari kaset : As-ilah Ahli Turis

🌎 WhatsApp Salafy Cirebon
⏯ Channel Telegram || https://t.me/salafy_cirebon
🖥 Website Salafy Cirebon :
http://www.salafycirebon.com

📳 Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah
◻◻◻◻◻◻

APAKAH HATI MEMILIKI AMALAN?

JANGAN PANJANG ANGAN KAWAN

☕💭
JANGAN PANJANG ANGAN KAWAN

💺Al-Imam Ibnu Hibban berkata :

والعاقل لا يطول أمله لأن من قوى أمله ضعف عمله ومن أتاه أجله لم ينفعه أمله

“Seorang yang berakal tidak akan memperpanjang angan-angannya karena barang siapa yang memperkuat angannya, niscaya akan lemah amalannya. Dan barang siapa yang telah tiba ajalnya, maka tidak akan bermanfaat angan-angannya.”

📖 Sumber: Raudhatul ‘Uqalā’, jilid 1, hlm. 25

📃 Alih Bahasa: al-Ustadz Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu Umar hafizhahullah

🏡 Majmu’ah Salafy Baturaja
🌏 Kanal Telegram: https://t.me/salafybaturaja
▫▫▫▫▫

JANGAN PANJANG ANGAN KAWAN

HUKUM BEKERJA PADA BANK RIBAWI

💰🔥
HUKUM BEKERJA PADA BANK RIBAWI

(Bagi yang masih ragu-ragu keluar dari pekerjaan yang haram, baca dan amalkanlah!)

Soal:

Ini pertanyaan berasal dari Eropa.

Penanya muslimah:

Bolehkah aku bekerja di bank yang ada di negeri-negeri kafir jika aku tidak mendapatkan pekerjaan lain? Perlu diketahui bahwa mereka tidak melarangku berhijab?

💺Asy-Syekh Rabi’ hafizhahullah menjawab :
“Bank berdiri di atas sistem riba. Sedangkan Allah melaknat pemakan, petugas, pencatat dan dua saksi riba. Mungkin engkau akan mencatat miliyaran kali transaksi riba, maka berapa kali engkau pantas mendapatkan laknat ?

Oleh karenanya bertaqwalah kepada Allah. Allah ‘Azza wa Wajalla tidak akan menyia-nyiakanmu;

“Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan berikan solusi untuknya dan memberikan rezeki kepadanya dari arah yang tidak ia sangka-sangka.”
(Q.S. At-talaq : 2-3),

“Tidak ada seekor binatang melatapun dimuka bumi melainkan rezekinya dijamin oleh Allah.”
(Q.S. Hud: 6).

Memang terkadang setan memperhias dengan bisikan-bisikan semacam ini, bahwa tidak ada jalan lain untuk mengais harta melainkan hanya dengan jalan ini. Setan memperlihatkan kepadanya seakan seluruh pintu rezeki sudah tertutup. Ini termasuk godaan setan.

Maka aku nasehatkan kepada setiap muslim untuk tidak bekerja di bank riba, baik di negara Eropa maupun di negara-negara kaum muslimin”.

📖 Adz -Dzari’ah ila Bayani Maqashidi Kitabis Syari’ah 4:149

📑 Alih bahasa: al-Ustadz Zuhair Syarif hafizhahullah

🏡 Majmu’ah Salafy Baturaja
🌏 Kanal Telegram: https://t.me/salafybaturaja
▫▫▫▫▫

HUKUM BEKERJA PADA BANK RIBAWI