Menjawab Kiriman Salam

🎉📮JIKA ADA YG MENYAMPAIKAN TITIPAN SALAM KEPADAMU, APA JAWABANMU? 📮🎉

Al-Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah mengatakan :

🗞 Termasuk sunnah jika dikirimkan salam dari seorang kepada orang lain, hendaknya ia menjawab :

عَلَيِْه السلامُ
‘Alaihis salaam.

Dan jika menjawab :

عَليْك وعَليْه السَّلامُ
‘Alaika wa ‘alaihis salaam.

Atau

علَيه وعليْك السَّلامُ
‘alaihi wa ‘alaikas salaam.

Maka itu lebih baik.

Karena orang ini yg menyampaikan titipan salam itu telah berbuat baik, maka engkau membalasnya dengan mendoakannya.

قال العلامة ابن عثيمين رحمه الله

«من السنة إذا نقل السلام من شخص إلى شخص آخر أن يقول عليه السلام وإن قال عليك وعليه السلام أو عليه وعليك السلام فحسن لأن هذا الذي نقل السلام محسن فتكافئه بالدعاء له»

📚 (شرح رياض الصالحين ج4 ص401)

@faqah_almraah

⏩|| Grup Whatsapp Ma’had Ar-Ridhwan Poso

💽||_Join chanel telegram
http://telegram.me/ahlussunnahposo

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁

Menjawab Kiriman Salam

HENTIKAN SEJENAK KENDARAANMU BILA SEDANG MENGANTUK

🚘💤 HENTIKAN SEJENAK KENDARAANMU BILA SEDANG MENGANTUK 🚘💤

💺Asy-Syaikh Al-Utsaimin rahimahullah menasihatkan,

كلما أتاك النوم فنم

“Tiap kali rasa mengantuk mendatangimu maka tidurlah.”
📚(Syarah Riyadhus Shalihin, II/229)

✍ — Jalur Masjid Agung @ Kota Raja
— Hari Ahadi, (17:10) 14 Rabi’ul Awal 1441 / 11 November 2019
_________________

▶️ Mari ikut berdakwah dengan turut serta membagikan artikel ini, asalkan ikhlas insyaallah dapat pahala.
•••
📡 https://t.me/nasehatetam
🖥 http://www.nasehatetam.net

HENTIKAN SEJENAK KENDARAANMU BILA SEDANG MENGANTUK

BERHIASLAH DENGAN ADAB YANG BAIK

BERHIASLAH DENGAN ADAB YANG BAIK

Berkata Imam Abdullah Bin Mubarak رَحِمَهُ اللهُ :

لَا يَنْبُلُ الرَّجُلُ بِنَوْعٍ مِنْ الْعِلْمِ مَا لَمْ يُزَيِّنْ عَمَلَهُ بِالْأَدَبِ

“Tidak cerdas seseorang dalam meraih sebuah ilmu, selama dia tidak menghiasi amalannya dengan adab (yang baik).

(al-Adab Asy-Syar’iyah,Ibnu Muflih: 3/ 552)

BERHIASLAH DENGAN ADAB YANG BAIK

MUSAFIR MELANCONG KE NEGERI KAFIR

✈️🛬🗼 MUSAFIR MELANCONG KE NEGERI KAFIR

✍🏻 Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin rahimahullah mengatakan,

الذين يسافرون الى بلد الكفر من أجل السياحية فقط أرى أنهم آثمون.
وأن كل قرش يصرفونه لهذا السفر فإنه حرام عليهم؛ وإضاعة لمالهم؛ وسيحاسبون عنه يوم القيامه.

❌✈️ “Orang-orang yang melakukan safar ke negeri kafir untuk melancong saja, saya memandang mereka itu berdosa. Dan bahwasanya setiap sen yang mereka gunakan untuk perjalanan ini haram bagi mereka dan mensia-siakan harta. Mereka akan dihisab mengenainya di hari kiamat.”

📚 Syarh Riyadhis Shalihin 1/23-24
•┈┈•┈┈•⊰✿📚✿⊱•┈┈•┈┈•
#ibnuUtsaimin #safar #kafir

🌍 Website: tashfiyah.com ||| telegram.tashfiyah.com
📱 Gabung Channel Majalah Tashfiyah : bit.ly/telegram_tashfiyah

MUSAFIR MELANCONG KE NEGERI KAFIR

*SUNNAH-SUNNAH YANG DIANJURKAN TATKALA TURUN HUJAN*

••{ ﷽ }••

*SUNNAH-SUNNAH YANG DIANJURKAN TATKALA TURUN HUJAN*

1⃣ Sunnah pertama: Sungguh dulu Rasulullah ﷺ jika melihat hujan, beliau berdoa:

*اللَّهمَّ صيِّبًا نافعًا*
_*“Ya ALLAH turunkanlah hujan yang bermanfaat.”*_
Yakni hujan yang tercurah berlimpah. (Dishahihkan Al-Albani dalam shahih Al-Adab Al-Mufrad)

2⃣ Sunnah kedua:

Menyingkap sebagian badannya agar terkena air hujan.

Dari Anas radhiyallahu’anhu berkata: Kami tertimpa hujan bersama Rasulullah ﷺ lalu beliau menyingkap baju sampai sebagian badan beliau terkena air hujan, lalu kami bertanya: *“Untuk apa anda melakukan begini?”* Beliau menjawab: _*“Karena hujan ini baru saja dari sisi Rabbnya.”*_
(HR. Muslim)

3⃣ Sunnah ke tiga:

Berdoa kepada ALLAH di tengah turunnya hujan, karena ketika itu adalah waktu dikabulkannya doa, karena bertepatan turunnya rahmat dari rahmat ALLAH ﷻ. Sebagaimana Nabi ﷺ bersabda: _*“Dua doa yang tidak akan ditolak:*_

_*Doa ketika adzan dan doa di bawah hujan.”*_
(Dihasankan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami no 3078.)

4⃣ Sunnah ke empat:

Ucapkanlah sesudah hujan reda :

*مُطِرنا بفضلِ اللَّهِ ورحمتِهِ*
_*Kami diberi hujan dengan sebab karunia ALLAH dan rahmat-Nya.*_

(( مُطِرنا بفضلِ اللَّهِ ورحمتِهِ ))

Ditekankan untuk beramal dengan hadits ini dan meyakini maknanya pada zaman sekarang ini. Karena melihat sebagian manusia sudah mulai menggantungkan turunnya hujan kepada kondisi udara, dan mereka berpatokan dengan pendapat ahli cuaca. Dalam sebuah hadits beliau ﷺ shalat subuh dengan para sahabatnya di Hudaibiyah dalam bekas hujan tadi malam. Tatkala beliau selesai shalat, beliau menghadap manusia lalu bersabda: _*“Tahukah kalian apa yang difirmankan Rabb kalian?”*_

Mereka menjawab: _*“ALLAH dan Rasul-NYA yg lebih tahu.”*_

Beliau bersabda: _*“ALLAH ﷻ berfirman: Pada pagi hari ada diantara hamba-KU yang beriman kepada-KU dan kafir.”*_

Adapun yang mengatakan kita diberi hujan karena karunia ALLAH dan Rahmat-NYA, maka ia telah beriman kepada-KU dan kafir kepada bintang. Dan adapun yang mengatakan: _“Kita diberi hujan karena bintang ini dan itu, maka ia telah kafir kepada-KU dan beriman kepada bintang.”_
(Muttafaq alaih 71-1038)

5⃣ Sunnah yang kelima:

Ketika hujan sangat deras dan kawatir membahayakan, sebagian mereka berdoa kepada ALLAH agar ALLAH menghentikan hujannya, dan ini bukan termasuk sunnah. Bahkan hendaknya ia berdoa dengan doa Rasulullah:

_*“Ya ALLAH turunkanlah hujan di sekeliling kami, dan tidak dari atas kami. Ya ALLAH turunkanlah hujan di gunung, bukit, lembah dan di tempat tumbuhnya pepohonan.”*_
(Muttafaq alaih 897-1014)

——————————–

? سنن تستحب عند نزول المطر

 السُـنة الأولى :

فقد كان النبي ﷺ إذا رأى المطر قال :

(( اللَّهمَّ صيِّبًا نافعًا ))

أي ??منهمرا متدفقا .

?? صححه الألباني في
? صحيح الأدب المفرد – رقم:(530)

 السُـنة الثانية :

كشف بعض البدن ليصيبه المطر:

عن أنس رضي الله عنه قال: أصابنا مع رسول الله ﷺ مطر . قال: فحسر رسول الله ﷺ عن ثوبه حتى أصابه
من المطر ، فقلنا: يا رسول الله! لم صنعت هذا ؟ قال :
(( لأنه حديث عهد بربه))

? صحيح مسلم: (2083)

حسر عن ثوبه أي: كشف بعض بدنه.

 السُـنة الثالثة :

أدعو الله أثناء نزول المطر فإن ذلك موضع إجابة لأنه يوافق نزول رحمة
من رحمات الله عز وجل كما ،

?? جاء عن النبي ﷺ :

(( ثِنتانِ ما تُرَدّانِ :

1 – الدُّعاءُ عند النِّداءِ ،
2 – و تحْتَ المَطَرِ ))

?? حسنه الألباني في
? صحيح الجامع – رقم: (3078)

 السُـنة الرابعة :

قل بعد نزول المطر :
(( مُطِرنا بفضلِ اللَّهِ ورحمتِهِ ))
ويأكد العمل بهذا الحديث واعتقاد
معناه في هذا العصر نظراً لأن بعض
الناس أصبح يُعلِّق نزول المطر على
الظواهر الجوية ويتشبث بأقوال أهل الأرصاد ، وفي الحديث أنه ﷺ صلى بالصحابة صلاة الصبح بالحديبية
في إثرِ السَّماءِ كانت منَ اللَّيلِ فلمَّا انصرفَ أقبلَ على النَّاسِ فقالَ ﷺ (( هل تدرونَ ماذا قالَ ربُّكم ؟
قالوا اللَّهُ ورسولُهُ أعلمُ !
قالَ قالَ أصبحَ من عبادي مؤمنٌ بي وكافرٌ فأمَّا من قالَ مُطِرنا بفضلِ اللَّهِ ورحمتِهِ فذلكَ مؤمنٌ بي كافرٌ بالكوكبِ وأما من قال مُطِرنا بنَوْءِ كذا وكذا
فذلكَ كافرٌ بي مؤمنٌ بالكواكبِ ))

? متفق عليه : (1038-71)

اللهمَّ ! حوالَينا ولا علينا اللهمَّ !على الآكامِ والظِّرابِ
وبطونِ الأوديةِ ، ومنابتِ الشجر

 السنة الخامسة :

عند شدة الأمطار وخوف الضرر قد يدعو بعضهم الله أن يُوقف المطر وهذا ليس من السنة ، بل عليه أن يدعو بدعاء النبي ﷺ: (( اللهمَّ ! حوالَينا ولا علينا اللهمَّ !على الآكامِ والظِّرابِ
وبطونِ الأوديةِ ، ومنابتِ الشجرِ ))

? متفق عليه : (1014-897)

@IbnAIarbi
http://cutt.us/WRFgL
http://bit.ly/SunnahKetikaHujan
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Ikhwah Salafy 🇲🇾
📚 t.me/IkhwahSalafyMalaysia
📻 t.me/radiomuslimmy

*SUNNAH-SUNNAH YANG DIANJURKAN TATKALA TURUN HUJAN*

DARI MANA DATANGNYA KESEDIHAN

💦⁉ *DARI MANA DATANGNYA KESEDIHAN???*

💬 _*Ibnul Qayyim Al Jauziyah -rahimahullah ta’ala-*_ berkata :

🥀💦 _”Hanyalah rasa duka، gundah gulana dan kesedihan berasal dari 2 hal;_

🔵 *Pertama : _Terlalu berharap dan berambisi terhadap dunia._

🔴 *Kedua : _Sedikit dalam beramal kebaikan dan ketaatan._

📘📕 _*Uddatus Shobirin (256)*_
______________

✍ …. من أيــن تــأتــﮯ الأحزان .؟؟؟

📌 قـ✑ـال ابـن القـــيّم الجــــوزيہ
رحمہ الله تعالـــﮯ :

❐ وإنما تحصل الهموم والغموم والأحزان من جهتين :

❍ إحداهما : الرغبة فـﮯ الدنيا والحرص عليها..

❍ والثانـﮯ : التقصير فـﮯ أعمال البر والطاعة .

📓📔 عــدة الصابرين 【 ٢٥٦ 】

➖➖➖

🌎 *WhatsApp Salafy Cirebon*
⏯ *Channel Telegram* || https://t.me/salafy_cirebon

📳 *_Menyajikan artikel dan audio kajian ilmiah_*

◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻◻

DARI MANA DATANGNYA KESEDIHAN

ASAL USUL MAULID

بــــــــــــــسم اللّــــــــــــه الرّحمن الرّحيـــــــم

┏🌈🌺⭐━━━━━━━━━━━━━┓
Permata Salaf Indonesia
┗━━━━━━━━━━━━━🌈🌺⭐┛
https://t.me/Permata_salaf

✋🏻🗞💥⚠ SEBAB MUNCULNYA BID’AH NATAL (MAULID) RASULULLAH SHALLALLAHU ‘ALAIHI WA SALLAM

✍🏻 Al-Allamah Ibnu Utsaimin rahimahullah ditanya :

” Siapakah orang yang pertama kali menggagas bid’ah Maulid Nabi, dan bagaimana hal itu bisa terjadi ?

🔓 Jawab :
“Yang pertama kali menggagasnya adalah Dinasti Fathimiyyun (Syi’ah) di Mesir pada abad ke-4 hijriyyah. Kemudian dipopulerkan kembali oleh Raja Arbal di Iraq pada abad ke-7 hijriyyah. Lalu menyebarlah bid’ah tersebut di tengah kaum muslimin.

✋🏻 Adapun sebabnya, sebagaimana dinyatakan oleh Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah didalam Kitab Iqtidha’ ash-Shirat al-Mustaqim;

⏯ 1). Karena kecintaan yang berlebihan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, sehingga mereka mengira bahwa perayaan Maulid (Natal)Nabi adalah bukti rasa cinta.

⏯ 2). Persaingan dengan Kristen. Karena orang kristen mereka merayakan Natal (Maulid) kelahiran Isa bin Maryam alaihimassalam.

Yang jelas, apapun sebab kemunculannya, tetap saja semua bid’ah adalah kesesatan”.

📚 Sumber || (Liqa’ Bab al-Maftuh, 210)

🌎 Kunjungi || http://forumsalafy.net/sebab-munculnya-bidah-natal-maulid-rasulullah-shalallahu-alaihi-wa-sallam/

⚪ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

🔮⭐🔮⭐🔮⭐🔮⭐🔮⭐🔮⭐🔮⭐

ASAL USUL MAULID