ZIKIR ADALAH PENJAGA LISAN DARI KEBURUKAN

✋🏻📢🎙️💐 ZIKIR ADALAH PENJAGA LISAN DARI KEBURUKAN

✍🏻 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

أنَّه سبب اشتغال اللسان عن الغِيبة، والنَّمِيمَة، والكذب، والفحش، والباطل؛ فإنَّ العبد لا بدَّ له من أن يتكلم، فإن لم يتكلَّم بذكر الله تعالى وذكر أوامره، تكلَّم بهذه المحرمات، أو بعضها.
ولا سبيل إلى السلامة منها ألبتة إلا بذكر الله تعالى.

Berzikir adalah sebab sibuknya lisan dari ghibah, namimah (adu domba), dusta, ucapan kotor, dan ucapan batil.
Sebab, seorang hamba pasti akan berbicara. Jika dia tidak berbicara dengan zikir kepada Allah dan perintah-perintah-Nya, dia akan membicarakan sebagian atau semua hal-hal yang haram tersebut.
Tidak ada satupun jalan yang dapat menyelamatkannya dari hal-hal tersebut melainkan dengan berzikir kepada Allah.

والمشاهدة والتجربة شاهدان بذلك، فمن عوَّد لسانه ذكر الله، صان لسانه عن الباطل واللغو، ومن يبَّس لسانه عن ذكر الله تعالى، ترطَّب بكلِّ باطل ولغو وفحش، ولا حول ولا قوة إلا بالله.

Kenyataan dan pengalaman cukup sebagai bukti. Barang siapa membiasakan lisannya untuk berzikir kepada Allah, lisannya akan terjaga dari ucapan yang batil dan sia-sia.
Sebaliknya, barang siapa yang lisannya kering dari berzikir kepada Allah, lisannya akan basah dengan ucapan batil, sia-sia, dan kotor.
Tidak ada daya dan upaya melainkan dengan pertolongan Allah.

📚 Al-Wabil Ash-Shayyib, hlm 87
———–
http://telegram.me/ForumSalafy
________
Turut berbagi:
✍https://t.me/KEUTAMAANSUNNAH
💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎

ZIKIR ADALAH PENJAGA LISAN DARI KEBURUKAN

Ucapan Jazaakallah Khayran

Dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Imam Tirmidzi rahimahullahu dari sahabat Usamah bin Zaid radhiyallahu ‘anhu yang lafazhnya,

مَنْ صُنِعَ إِلَيْهِ مَعْرُوفٌ فَقَالَ لِفَاعِلِهِ: جَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا فَقَدْ أَبْلَغَ فِي الثَّنَاءِ

Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mendapatkan kebaikan, kemudian ia berkata kepada saudaranyaجَزَاكَ اللَّهُ خَيْرًا maka ia telah menyampaikan pujian”.

(HR. Imam at-Tirmidzi di dalam sunan beliau no. 2035, Hadits shahih, lihat kitab Misykatul Mashaabih no. 3024.

Ucapan Jazaakallah Khayran

DUNIA: RENUNGAN TENTANG REZEKI DAN KEMATIAN

DUNIA: RENUNGAN TENTANG REZEKI DAN KEMATIAN

🖋 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata,

Fokuslah untuk memikirkan apa yang diperintahkan kepadamu. Jangan sibuk memikirkan apa yang sudah dijamin bagimu. Sesungguhnya rezeki dan ajal adalah dua kepastian yang beriringan. Selama ajal belum tiba, rezeki akan terus ada.

Apabila Allah dengan hikmah-Nya menutup satu jalan rezeki untukmu, Allah akan buka jalan lain yang lebih bermanfaat dengan rahmat-Nya.

Renungkanlah keadaan janin. Makanannya datang dari satu jalan, yaitu tali pusar. Ketika dia sudah lahir, hilanglah jalan rezekinya. Akan tetapi, Allah buka dua jalan rezeki lain yang lebih baik dan lezat untuknya, yaitu ASI yang mengenyangkan.

Apabila selesai masa persusuannya, hilanglah dua jalan rezekinya. Akan tetapi, Allah buka empat jalan rezeki yang lebih sempurna, yaitu dua makanan dan dua minuman.

Dua makanan itu adalah hewan dan tumbuhan. Adapun dua minuman itu adalah air dan susu, serta minuman lezat dan bermanfaat lain yang tergolong di dalamnya.

Apabila dia meninggal, selesailah empat jalan rezekinya. Akan tetapi, jika dia termasuk orang yang berbahagia di akhirat, Allah subhanahu wa ta’ala akan buka delapan jalan rezeki untuknya, yaitu delapan pintu surga yang bisa dia masuki dari mana pun.

Demikianlah, tidaklah Allah subhanahu wa ta’ala halangi seorang mukmin untuk mendapatkan suatu kenikmatan dunia, melainkan untuk memberi sesuatu yang lebih mulia dan bermanfaat untuknya.

Hal ini tidak Allah berikan kepada selain orang mukmin.

فَإِنَّهُ يمنعهُ الْحَظ الْأَدْنَى الخسيس، وَلَا يرضى لَهُ بِه،ِ ليعطيَه الْحَظ الْأَعْلَى النفيس.

Allah menghalangi dan tidak ridha hamba-Nya mendapat sesuatu yang rendah dan hina, dalam rangka untuk memberinya sesuatu yang lebih tinggi dan berharga.

Seorang hamba, karena kebodohannya akan maslahat dirinya; kemuliaan, hikmah dan kelembutan-Nya; dia tidak tahu perbandingan sesuatu yang tidak diberikan kepadanya dengan sesuatu yang disimpan untuknya.

Bahkan, dia lebih senang dengan kenikmatan yang bersifat segera meskipun rendah. Dia tidak berhasrat terhadap kenikmatan yang bersifat ditunda meskipun lebih tinggi nilainya.

Kalau seorang hamba mau jujur kepada Rabb-Nya–betapa jauh akan hal itu–, niscaya dia akan mengetahui bahwa karunia Allah kepadanya dengan menghalanginya mendapat kelezatan dunia, lebih besar dari karunia-Nya dengan dunia yang diberikan kepadanya.

Tidaklah Allah menghalangi suatu pemberian kepada hamba melainkan untuk memberikan yang lebih baik baginya.

Tidaklah Allah memberi ujian untuknya melainkan untuk menyelamatkan dan membersihkan dirinya.

Tidaklah Allah mematikannya melainkan untuk memberi kehidupan yang lebih baik untuknya.

Tidaklah Allah mengantarkan dia ke negeri akhirat melainkan agar dia bersiap-siap untuk mendatanginya dan menempuh jalan ke sana.

جَعَلَ اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ خِلْفَةً لِّمَنْ أَرَادَ أَن يَذَّكَّرَ أَوْ أَرَادَ شُكُورًا
“Allah jadikan malam dan siang silih berganti bagi siapa pun yang hendak mengingat dan bersyukur kepada-Nya.” (Al-Furqan: 62)

وَأبَى الظَّالِمُونَ إِلَّا كُفُوراً
“Tidaklah orang-orang zalim mau memilih selain kekafiran.” (Al-Isra’: 99)

Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan.

📚 Al-Fawaid, hlm. 79–80 | @forumsalafy
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 http://www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
📲 Diposting ulang oleh
🎀 Nisaa` As-Sunnah 🎀

DUNIA: RENUNGAN TENTANG REZEKI DAN KEMATIAN

Hukum Berkorban di Negara Lain

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan:
“Apakah boleh menyembelih haiwan korban di negara lain? Contoh berencana menyembelih di Afrika.”

Jawaban: “Menyembelih haiwan korban dilakukan di negara tempat tinggal penyembelihnya. Inilah yang sesuai sunnah, inilah yang disyariatkan, juga lebih afdhal dan lebih sempurna.

Adapun memindahkan penyembelihannya ke negara lain. Jika kita berpendapat wajibnya memakan dari daging korban, maka bererti memindahkan korban ke negara lain tidak boleh dilakukan, kecuali jika kita mampu menjamin bahawa daging korbannya akan didatangkan kepada kita sehingga kita boleh memakan darinya.

Jika kita berpendapat tidak wajib memakan daging haiwan korban kita, maka bererti boleh (memindahkan korban ke negara lain) namun itu melanggar bimbingan sunnah.

Oleh kerana itu, kami selalu mengulang-ulang mengingatkan saudara-saudara kami untuk tidak melakukannya, yakni jangan mengirim haiwan korban kalian ke luar daerah tempat tinggal kalian. Namun sembelihlah di rumah dan di tengah keluarga kalian, sehingga tampaklah syi’ar Islam ini, dan anak-anak kecil mengenal syi’ar ini dari orang-orang dewasanya.

Adapun jika engkau mengirim wang dan disembelih haiwan korban di negara lain, maka jangan dilakukan. Jika memang dia ingin memberi manfaat kepada saudara-saudaranya di negara lain, silakan dia mengirim sejumlah wang. Kerana boleh jadi wang lebih bermanfaat bagi mereka daripada daging korban.

Continue reading at https://manhajul-anbiya.net/menyembelih-haiwan-korban-di-negara-lain-2/ | Manhajul Anbiya

Hukum Berkorban di Negara Lain

ORANG YANG IKHLAS DILINGKUPI CAHAYA DAN CINTA

Berkata Ibnul Qoyyim rahimahullahu ta’ala:

“Dan merupakan kebiasaan Allah yang tidak berubah dan Sunnah-Nya yang tidak berganti, bahwa orang yang ikhlas akan dilingkupi dengan rasa kagum, cahaya dan cinta di hati makhluk. Dan hati mereka condong kepadanya. Dan itu sesuai dengan keikhlasan, niat dan sikapnya kepada Rabb-Nya.”

(I’lamul muwakki’in 6/106)

Alih bahasa :Asatidzah admin Salafy Minang.

Silahkan Dibagikan! supaya tersebar kebaikannya Dan Semoga Allah Azza wa Jalla memberkahi Kita semuanya.
Bergabung Bersama Kami :
t.me/Salafy_Minang
t.me/Galerisalafyminang

ORANG YANG IKHLAS DILINGKUPI CAHAYA DAN CINTA

BOLEHKAH MENGUMPULKAN HARTA?

💰💰🚘 BOLEHKAH MENGUMPULKAN HARTA?

✍️ Asy-Syaikh Abdurrahman bin Hasan Alu Syaikh rahimahullah mengatakan:

«وأما جمع المال فلايُعاب مطلقا بل قد يكون قربة إلى الله تعالى إما واجبا أو مستحبا، وقد يكون مباحا، إنما يُعاب التلهف على الدنيا، والحسد على النعمة، والحرص عليها، وقد جمعها أصحاب رسول الله ﷺ؛ فإن الكثير منهم أهل ثروة».

🌟Adapun mengumpulkan harta, maka tidaklah tercela secara mutlak. Bahkan terkadang merupakan bentuk mendekatkan diri kepada Allah, bisa hukumnya wajib, sunah dan terkadang mubah.

🔥 Yang tercela adalah bersedih atas hilangnya dunia, hasad terhadap kenikmatan yang dimiliki orang lain dan ambisi terhadap dunia.

✔️Para sahabat Rasulullah ﷺ juga mengumpulkan harta, dan banyak di antara mereka yang memiliki harta kekayaan.

📚 Ad-Durar As-Saniyyah 9/326.

https://t.me/salafy_cirebon
————
Ikut membagikan:
✍https://t.me/KEUTAMAANSUNNAH
💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰💰

BOLEHKAH MENGUMPULKAN HARTA?

KUNCI MERAIH HUSNUL KHATIMAH

☝🏻🌹🌸🌷 KUNCI MERAIH HUSNUL KHATIMAH

Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلَا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benar takwa kepada-Nya dan janganlah kalian mati kecuali dalam keadaan muslim.” (Ali Imran: 102)

✍🏻 Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah menjelaskan,

هذا أمر من الله لعباده المؤمنين أن يتقوه حق تقواه، وأن يستمروا على ذلك ويثبتوا عليه ويستقيموا إلى الممات،

Ini adalah perintah Allah kepada hamba-hamba-Nya yang mukmin untuk bertakwa kepada-Nya dengan sebenar-benar ketakwaan dan terus-menerus dalam keadaan demikian, serta kukuh dan konsisten di atas (ketakwaan) tersebut hingga datang kematian.

فإن من عاش على شيء مات عليه،

Sebab, siapa yang hidup (terus-menerus) pada suatu kondisi, pasti dia pun akan meninggal pada kondisi tersebut.

فمن كان في حال صحته ونشاطه وإمكانه مداوما لتقوى ربه وطاعته، منيبا إليه على الدوام، ثبته الله عند موته ورزقه حسن الخاتمة

Barang siapa yang ketika sehat, kuat, dan memiliki kemampuan, senantiasa bertakwa kepada Rabbnya, selalu menaati-Nya, dan terus-menerus kembali kepada-Nya; Allah akan memberinya kekukuhan saat kematian mendatanginya. Allah pun akan memberinya rezeki berupa husnul khatimah (akhir kehidupan yang baik).

📚 Taisir al-Karim ar-Rahman fi Tafsir Kalam al-Mannan, hlm. 141

🌍 Kunci || https://forumsalafy.net/kunci-meraih-husnul-khatimah/

⚪️ WhatsApp Salafy Indonesia
⏩ Channel Telegram || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎💎

KUNCI MERAIH HUSNUL KHATIMAH

Jangan Tenggelam Dalam Kesedihan❗️

Jangan Tenggelam Dalam Kesedihan❗️
Al-Hafidz Abu Hatim Muhammad bin Hibban rahimahullah mengatakan,
“ولا يجب للعاقل أن يغتمَّ؛ لأن الغمَّ لا ينفع، وكثرته تُزري بالعقل، ولا أن يحزن؛ لأن الحزن لا يردُّ المَرْزَأة [أي المصيبة]، ودوامُه يُنقِص العقل.”

“Tidak semestinya orang yang berakal selalu berduka, karena kedukaan tidak akan bermanfaat dan banyak duka akan menghilangkan akal. Dan tidak sepantasnya pula baginya untuk (banyak) bersedih, karena kesedihan tidak akan menolak musibah, dan selalu bersedih itu akan mengurangi akal.”

📓 Rawdhatul ‘Uqalaa wa Nuzhatul Fudholaa 38-39.

#jangan #tengelam #dalam #kesedihan

•••┈••••○❁🌻❁○••••┈•••

✍🏻WhatsApp
Ⓚ①ⓉⒶ🌏ⓈⒶⓉⓊ
Bagi-bagi faedah ilmiahnya….ayo segera bergabung
🌐📲 Join Channel Ⓚ①Ⓣ
https://t.me/KajianIslamTemanggung

📻📡 Dengarkan••• [ VERSI BARU❗️ ] Kajian Islam dan Murotal al-Quran setiap saat di Radio Islam Indonesia
http://bit.ly/AplikasiRadioIslamIndonesia2

Jangan Tenggelam Dalam Kesedihan❗️

Doa Ketika Menghadapi Permasalahan yang Sulit dan Pelik

Doa Ketika Menghadapi Permasalahan yang Sulit dan Pelik
Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

اللهمَّ لاَ سَهْلَ إِلاَّ مَا جَعَلْتَهُ سَهْلًا، وَأَنْتَ تَجْعَلُ الْحَزْنَ إِذَا شِئْتَ سَهْلًا

ALLAAHUMMA LAA SAHLA ILLAA MAA JA ‘ALTAHU SAHLAN WA ANTA TAJ ‘ALUL HAZNA IDZAA SYI` TA SAHLAN

“Ya Allah, tidaklah ada kemudahan, kecuali apa yang Engkau jadikan mudah. Dan Engkaulah yang menjadikan kesedihan/kesulitan ini menjadi mudah, jika Engkau menghendakinya.” (HR. Ibnu Hibban no. 974, dari sahabat Anas bin Malik radhiyallahu anhu. Hadits ini dinyatakan sahih oleh Syaikh al-Albani dalam as-Silsilah ash-Shahihah no. 2886)

https://asysyariah.com/doa-doa-ketika-tertimpa-kesempitan-dan-kesedihan/

Doa Ketika Menghadapi Permasalahan yang Sulit dan Pelik