*SUNNAH-SUNNAH YANG DIANJURKAN TATKALA TURUN HUJAN*

••{ ﷽ }••

*SUNNAH-SUNNAH YANG DIANJURKAN TATKALA TURUN HUJAN*

1⃣ Sunnah pertama: Sungguh dulu Rasulullah ﷺ jika melihat hujan, beliau berdoa:

*اللَّهمَّ صيِّبًا نافعًا*
_*“Ya ALLAH turunkanlah hujan yang bermanfaat.”*_
Yakni hujan yang tercurah berlimpah. (Dishahihkan Al-Albani dalam shahih Al-Adab Al-Mufrad)

2⃣ Sunnah kedua:

Menyingkap sebagian badannya agar terkena air hujan.

Dari Anas radhiyallahu’anhu berkata: Kami tertimpa hujan bersama Rasulullah ﷺ lalu beliau menyingkap baju sampai sebagian badan beliau terkena air hujan, lalu kami bertanya: *“Untuk apa anda melakukan begini?”* Beliau menjawab: _*“Karena hujan ini baru saja dari sisi Rabbnya.”*_
(HR. Muslim)

3⃣ Sunnah ke tiga:

Berdoa kepada ALLAH di tengah turunnya hujan, karena ketika itu adalah waktu dikabulkannya doa, karena bertepatan turunnya rahmat dari rahmat ALLAH ﷻ. Sebagaimana Nabi ﷺ bersabda: _*“Dua doa yang tidak akan ditolak:*_

_*Doa ketika adzan dan doa di bawah hujan.”*_
(Dihasankan Al-Albani dalam Shahih Al-Jami no 3078.)

4⃣ Sunnah ke empat:

Ucapkanlah sesudah hujan reda :

*مُطِرنا بفضلِ اللَّهِ ورحمتِهِ*
_*Kami diberi hujan dengan sebab karunia ALLAH dan rahmat-Nya.*_

(( مُطِرنا بفضلِ اللَّهِ ورحمتِهِ ))

Ditekankan untuk beramal dengan hadits ini dan meyakini maknanya pada zaman sekarang ini. Karena melihat sebagian manusia sudah mulai menggantungkan turunnya hujan kepada kondisi udara, dan mereka berpatokan dengan pendapat ahli cuaca. Dalam sebuah hadits beliau ﷺ shalat subuh dengan para sahabatnya di Hudaibiyah dalam bekas hujan tadi malam. Tatkala beliau selesai shalat, beliau menghadap manusia lalu bersabda: _*“Tahukah kalian apa yang difirmankan Rabb kalian?”*_

Mereka menjawab: _*“ALLAH dan Rasul-NYA yg lebih tahu.”*_

Beliau bersabda: _*“ALLAH ﷻ berfirman: Pada pagi hari ada diantara hamba-KU yang beriman kepada-KU dan kafir.”*_

Adapun yang mengatakan kita diberi hujan karena karunia ALLAH dan Rahmat-NYA, maka ia telah beriman kepada-KU dan kafir kepada bintang. Dan adapun yang mengatakan: _“Kita diberi hujan karena bintang ini dan itu, maka ia telah kafir kepada-KU dan beriman kepada bintang.”_
(Muttafaq alaih 71-1038)

5⃣ Sunnah yang kelima:

Ketika hujan sangat deras dan kawatir membahayakan, sebagian mereka berdoa kepada ALLAH agar ALLAH menghentikan hujannya, dan ini bukan termasuk sunnah. Bahkan hendaknya ia berdoa dengan doa Rasulullah:

_*“Ya ALLAH turunkanlah hujan di sekeliling kami, dan tidak dari atas kami. Ya ALLAH turunkanlah hujan di gunung, bukit, lembah dan di tempat tumbuhnya pepohonan.”*_
(Muttafaq alaih 897-1014)

——————————–

? سنن تستحب عند نزول المطر

 السُـنة الأولى :

فقد كان النبي ﷺ إذا رأى المطر قال :

(( اللَّهمَّ صيِّبًا نافعًا ))

أي ??منهمرا متدفقا .

?? صححه الألباني في
? صحيح الأدب المفرد – رقم:(530)

 السُـنة الثانية :

كشف بعض البدن ليصيبه المطر:

عن أنس رضي الله عنه قال: أصابنا مع رسول الله ﷺ مطر . قال: فحسر رسول الله ﷺ عن ثوبه حتى أصابه
من المطر ، فقلنا: يا رسول الله! لم صنعت هذا ؟ قال :
(( لأنه حديث عهد بربه))

? صحيح مسلم: (2083)

حسر عن ثوبه أي: كشف بعض بدنه.

 السُـنة الثالثة :

أدعو الله أثناء نزول المطر فإن ذلك موضع إجابة لأنه يوافق نزول رحمة
من رحمات الله عز وجل كما ،

?? جاء عن النبي ﷺ :

(( ثِنتانِ ما تُرَدّانِ :

1 – الدُّعاءُ عند النِّداءِ ،
2 – و تحْتَ المَطَرِ ))

?? حسنه الألباني في
? صحيح الجامع – رقم: (3078)

 السُـنة الرابعة :

قل بعد نزول المطر :
(( مُطِرنا بفضلِ اللَّهِ ورحمتِهِ ))
ويأكد العمل بهذا الحديث واعتقاد
معناه في هذا العصر نظراً لأن بعض
الناس أصبح يُعلِّق نزول المطر على
الظواهر الجوية ويتشبث بأقوال أهل الأرصاد ، وفي الحديث أنه ﷺ صلى بالصحابة صلاة الصبح بالحديبية
في إثرِ السَّماءِ كانت منَ اللَّيلِ فلمَّا انصرفَ أقبلَ على النَّاسِ فقالَ ﷺ (( هل تدرونَ ماذا قالَ ربُّكم ؟
قالوا اللَّهُ ورسولُهُ أعلمُ !
قالَ قالَ أصبحَ من عبادي مؤمنٌ بي وكافرٌ فأمَّا من قالَ مُطِرنا بفضلِ اللَّهِ ورحمتِهِ فذلكَ مؤمنٌ بي كافرٌ بالكوكبِ وأما من قال مُطِرنا بنَوْءِ كذا وكذا
فذلكَ كافرٌ بي مؤمنٌ بالكواكبِ ))

? متفق عليه : (1038-71)

اللهمَّ ! حوالَينا ولا علينا اللهمَّ !على الآكامِ والظِّرابِ
وبطونِ الأوديةِ ، ومنابتِ الشجر

 السنة الخامسة :

عند شدة الأمطار وخوف الضرر قد يدعو بعضهم الله أن يُوقف المطر وهذا ليس من السنة ، بل عليه أن يدعو بدعاء النبي ﷺ: (( اللهمَّ ! حوالَينا ولا علينا اللهمَّ !على الآكامِ والظِّرابِ
وبطونِ الأوديةِ ، ومنابتِ الشجرِ ))

? متفق عليه : (1014-897)

@IbnAIarbi
http://cutt.us/WRFgL
http://bit.ly/SunnahKetikaHujan
🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃
Ikhwah Salafy 🇲🇾
📚 t.me/IkhwahSalafyMalaysia
📻 t.me/radiomuslimmy

*SUNNAH-SUNNAH YANG DIANJURKAN TATKALA TURUN HUJAN*

DOA MEMINTA PERLINDUNGAN DARI KEBURUKAN AKHLAK, PERBUATAN, HAWA NAFSU, DAN PENYAKIT-PENYAKIT YANG MENGERIKAN

⭐️🌻 DOA MEMINTA PERLINDUNGAN DARI KEBURUKAN AKHLAK, PERBUATAN, HAWA NAFSU, DAN PENYAKIT-PENYAKIT YANG MENGERIKAN

عَنْ قُطْبَةَ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ: «اللهُمَّ جَنِّبْنِي مُنْكَرَاتِ الْأَخْلَاقِ، وَالْأَعْمَالِ، وَالْأَهْوَاءِ، وَالْأدْوَاءِ»

“Dari Quthbah bin Malik semoga Allah meridhainya, ia berkata: Nabi shollallahu alaihi wasallam mengucapkan dalam doanya:

ALLAHUMMA JANNIBNII MUNKAROOTIL AKHLAAQ WAL A’MAAL WAL AHWAA’ WAL ADWAA’

“(Ya Allah jauhkanlah aku dari akhlak yang buruk, perbuatan yang buruk, hawa nafsu, dan penyakit-penyakit yang mengerikan)

📖 H.R atThobaroniy, dishahihkan oleh al-Hakim, Syaikh al-Albaniy, dan Syaikh Muqbil bin Hadi al-Wadi’iy

📑 WA al I’tishom

🏡 Majmu’ah Salafy Baturaja
🌏 Kanal Telegram: https://t.me/salafybaturaja
▫▫▫▫▫

DOA MEMINTA PERLINDUNGAN DARI KEBURUKAN AKHLAK, PERBUATAN, HAWA NAFSU, DAN PENYAKIT-PENYAKIT YANG MENGERIKAN

MEMBACA DUA AYAT TERAKHIR SURAH AL BAQARAH SEBELUM TIDUR BISA MEWAKILI QIYAMUL LAIL

┏📜📚📖━━━━━━━━━━━━━━┓
Majmu’ah Riyadhussalafiyyin
┗━━━━━━━━━━━━━━📖📚📜┛

🌷 MEMBACA DUA AYAT TERAKHIR SURAH AL BAQARAH SEBELUM TIDUR BISA MEWAKILI QIYAMUL LAIL

🗒️ Dari Abu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah ﷺ bersabda :

الْآيَتَانِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ مَنْ قَرَأَهُمَا فِي لَيْلَةٍ كَفَتَاهُ

“Dua ayat di akhir surah Al Baqarah; siapa yang membacanya di malam hari maka itu sudah mencukupinya.”
HR. Al Bukhari (4008) dan Muslim (807)

🗒️ Imam Nawawi rahimahullah menyatakan :

من قرأهما في ليلة كفتاه قيل معناه كفتاه من قيام الليل وقيل من الشيطان وقيل من الآفات ويحتمل من الجميع

“Makna -sudah mencukupinya-, ada yang mengatakan;
(1) sudah mewakili dari shalat malam. Yang lain berpendapat;
(2) mencukupi dari gangguan setan. Ulama lainnya;
(3) menjaga dari berbagai gangguan. Dan semua makna ini bisa jadi benar. (Al Minhaj, VI/91-92).

🗒️ Al Hafizh Ibnu Hajar rahimahullah juga menguatkan makna pertama di atas :

والوجه الأول ورد صريحا من طريق عاصم عن علقمة عن أبي مسعود رفعه من قرأ خاتمة البقرة أجزأت عنه قيام ليلة

“Makna pertama di atas dikuatkan dengan sebuah riwayat tegas yang datang dari Ashim, dari Alqamah, dari Abu Mas’ud (dari nabi ﷺ) : Siapa yang membaca akhir dari surah Al Baqarah; maka sudah mewakili dari shalat malamnya.”
(Al Fath, IX/56)

Bukan maknanya untuk tidak usah shalat malam; tapi hendaknya jangan sampai kita melewatkan dua ayat ini sebelum tidur karena saking besarnya keutamaannya. Semoga dimudahkan.

✍🏼 Ustadz Hari Ahadi حفظه الله

➖ ➖ ➖ ➖ ➖

🕌 “Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan barokah lebih banyak dan lebih besar, insyaAllah.”

📲 Ayo Join dan Share :
➖➖➖➖➖
📚 Fawaaid :
🌐 https://t.me/Riyadhus_Salafiyyin

🖼 Poster dan Video Faedah ⤵
🌐 Instagram :
https://www.instagram.com/galerifaedah
🌐 Twitter :
https://mobile.twitter.com/galerifaedah
🌐 Telegram :
https://t.me/galerifaedah

MEMBACA DUA AYAT TERAKHIR SURAH AL BAQARAH SEBELUM TIDUR BISA MEWAKILI QIYAMUL LAIL

TIDAK BOLEH MENJADIKAN DZIKIR SEBAGAI DERINGAN RINGTONE HP!!

⚠📳📵⛔ *TIDAK BOLEH MENJADIKAN DZIKIR SEBAGAI DERINGAN HP (TELEFON BIMBIT)!!*

✍🏼 Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan _hafizhahullah_ berkata:

«الذكر لا يجعل نغمة للجوال، الذكر: قرآن أو حديث أو تكبير أو أذان، لا يجعل نغمة الجوال، ولا يجعل منبهًا على المكالمة؛ لأن هذا فيه إهانة لذكر الله عز وجل»

“Dzikir tidak boleh dijadikan sebagai dering HP, dzikir berupa al-Qur’an, hadits, takbir, atau adzan, tidak boleh dijadikan sebagai dering HP dan tidak boleh dijadikan untuk mengingatkan percakapan, karena padanya terdapat perendahan terhadap dzikir.”

📚 *Taujihat lil Jundil Muslim, hlm. 23*

🌍 *Sumber* || https://twitter.com/fzmhm12121/status/957626545832710144

⚪ *WhatsApp Salafy Indonesia*
⏩ *Channel Telegram* || http://telegram.me/forumsalafy

💎💎💎💎💎💎💎💎💎

TIDAK BOLEH MENJADIKAN DZIKIR SEBAGAI DERINGAN RINGTONE HP!!

MEMBAYAR LEBIH DARI HUTANG YANG DIPINJAM

💐📝FATWA SYAIKH IBN UTSAIMIN TENTANG MEMBAYAR LEBIH DARI HUTANG YANG DIPINJAM

Pertanyaan:

فضيلة الشيخ! إذا أخذت من إنسان مثلاً خمسمائة ريال سلفاً، فبعد مدة أرجعتها له ستمائة ريال من نفسي أنا زدت له مائة ريال وهو ما طلب مني هذا، هل يدخل في الربا أو ما يدخل في الربا؟

Fadhilatus Syaikh, jika misalkan aku meminjam (uang) 500 riyal, kemudian setelah beberapa waktu berlalu aku membayar hutang dengan sejumlah 600 riyal, aku tambah sendiri. Aku menambahkan 100 riyal padahal orang yang meminjamkan itu tidak memintaku tambahan itu. Apakah ini termasuk riba atau tidak?

Jawaban Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah:

نقول: ليس من الربا؛ لأن الرسول عليه الصلاة والسلام قال: ( خيركم أحسنكم قضاءً ) وكما أنه يجوز أن أعطيه أحسن مما استقرضتُ منه في الوصف فكذلك أزيَد في العدد ولا فرق، يعني لو أنك استسلفتَ منه صاع أرز من الأرز الوسط، ثم أعطيتَه صاع أرز من الأرز الجيد، يجوز أو لا؟ يجوز.
إذاً: لو أعطيته صاعاً ونصف ما هناك مانع، بشرط ألا يكون مشروطاً عند القرض، فإن كان مشروطاً عند القرض، فلا يجوز.

Kita katakan: Bukan termasuk riba. Karena Rasulullah shollallahu alaihi wasallam bersabda: Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik dalam membayar hutang. Sebagaimana boleh membayar hutang dengan sesuatu yang sifatnya lebih baik, demikian juga boleh menambah dalam jumlahnya. Tidak ada perbedaan. Misalkan jika engkau meminjam satu sho’ beras kualitas pertengahan, kemudian engkau ganti dengan satu sho’ beras kualitas baik. Apakah ini boleh? Boleh. Karena itu, jika engkau memberikan 1,5 sho’ (ada tambahan), hal itu tidak terlarang. Dengan syarat, tidak ada persyaratan ketika peminjaman. (Sang peminjam tidak mempersyaratkan harus dibayar dengan tambahan saat akad peminjaman, pent). Jika ada persyaratan saat (akad) peminjaman, ini tidak boleh (Liqo’ al-Bab al-Maftuh (136/12))

Penerjemah: Abu Utsman Kharisman

💡💡📝📝💡💡
WA al I’tishom

MEMBAYAR LEBIH DARI HUTANG YANG DIPINJAM

DOA SEBAB TERBESAR TERWUJUDNYA CITA-CITA

┏📜📚📖━━━━━━━━━━━━━━┓
Majmu’ah Riyadhussalafiyyin
┗━━━━━━━━━━━━━━📖📚📜┛

💎💎
DOA SEBAB TERBESAR TERWUJUDNYA CITA-CITA 💎💎

💺Al-Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah mengatakan :

✅ Demikian pula doa. Sungguh dia merupakan sebab terkuat dalam mencegah datangnya perkara yang tidak disuka dan tercapainya perkara yang diharapkan.

⛔ Akan tetapi, kadang berbeza-beza pengaruhnya.

● Mungkin kerana adanya kelemahan dalam doa itu sendiri, yang mana doa tersebut adalah doa yang tidak disukai oleh Allah, karena ada unsur permusuhan dalam doa tersebut.

● Dan mungkin pula kerana lemahnya hati dan tidak menghadapkan hatinya tersebut kepada Allah, serta tidak khusyuk hatinya tatkala berdoa. Ibarat busur panah yang kendor sekali, sehingga anak panah terlepas darinya dalam keadaan lemah.

● Dan mungkin juga kerana adanya sesuatu yang menghalangi terkabulnya doa, berupa memakan makanan haram, kezzliman, kotoran dosa yang menutupi hati, serta berkuasanya dalam hati sikap lalai, bermain-main dan syahwat.

☑ Seperti hadits yang ada dalam Kitab Mustadroknya Al-Hakim, dari hadis Abu Hurairah dari Nabi ﷺ :

ادعوا الله وأنتم موقنون بالإجابة واعلموا أن الله لا يقبل دعاءً من قلب لاه

“Berdoalah kepada Allah sementara kalian merasa yakin akan dikabulkan. Dan ketahuilah bahwa Allah tidak akan menerima (mengabulkan) sebuah doa dari hati yang lalai dan bermain-main.”

📗 (Ad-Dau wad Dawa’, hlm. 14)
➖➖➖➖➖➖
وكذلك الدعاء ، فإنه من أقوى الأسباب في دفع المكروه ، وحصول المطلوب ، ولكن قد يتخلف أثره عنه ،
إما لضعفه في نفسه – بأن يكون دعاء لا يحبه الله ، لما فيه من العدوان –
وإما لضعف القلب وعدم إقباله على الله وجمعيته عليه وقت الدعاء ، فيكون بمنزلة القوس الرخو جدا ، فإن السهم يخرج منه خروجا ضعيفا ،
وإما لحصول المانع من الإجابة : من أكل الحرام ، والظلم ، ورين الذنوب على القلوب ، واستيلاء الغفلة والشهوة واللهو ، وغلبتها عليها .

كما في مستدرك الحاكم من حديث أبي هريرة عن النبي – صلى الله عليه وسلم – ادعوا الله وأنتم موقنون بالإجابة واعلموا أن الله لا يقبل دعاءً من قلب لاهٍ .

الداء والدواء ص : ١٤

(Oleh: Al-Ustadz Muhammad Rofi حفظه الله)
➖ ➖ ➖ ➖ ➖
🕌 “Tetap hadir di majelis ilmu syar’i (tempat pengajian) untuk meraih pahala dan barokah lebih banyak dan lebih besar, insyaa Allah.”

📲 Ayo Join dan Share :
➖➖➖➖➖➖
↘ Faedah:
📚 t.me/Riyadhus_Salafiyyin
↘ Poster dan Video:
🖼 instagram.com/galerifaedah
🖼 mobile.twitter.com/galerifaedah
🖼 t.me/galerifaedah
↘ Kunjungi:
🌏 http://www.riyadhussalafiyyin.com

DOA SEBAB TERBESAR TERWUJUDNYA CITA-CITA

MENGERINGKAN BADAN SETELAH WUDUK

🧼🧽🧼🧽🧼🧽
🔐 Pertanyaan :

Bolehkah mengeringkan anggota tubuh setelah wuduk?

✅ Dijawab oleh:

Fadhilatus Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah

👍🏼 “Seseorang BOLEH mengeringkan tubuhnya setelah WUDHU.

Demikian pula dia boleh mengeringkannya setelah MANDI BESAR.

Kerana hukum asal untuk perkara selain ibadah adalah HALAL sampai ada dalil yang mengharamkannya.”

Adapun haditsnya Maimunah yang mengisahkan bahawa beliau datang membawa sapu tangan untuk Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam setelah mandi namun beliau menolaknya dan mengibaskan air dengan tangannya. Maka penolakan beliau terhadap pemberian Maimunah tidak menunjukkan kebencian beliau terhadap hal itu.”

(📼 Sumber : Silsilah Fatawa Nur a’lad Darb. Kaset nomor 141)

🔐 السؤال:

هل يجوز تجفيف الأعضاء بعد الوضوء؟

🔏 الجواب:

يجوز للإنسان إذا توضأ أن يجفف أعضاءه، وكذلك إذا اغتسل يجوز له أن يجفف أعضاءه، لأن الأصل فيما عدا العبادات الأصل الحل، حتى يقوم دليل على التحريم، وأما حديث ميمونة رضي الله عنها أنها جاءت بالمنديل إلى رسول الله صلى الله عليه وسلم بعد أن اغتسل، فردها، وجعل ينفض الماء بيده، فإن رده للمنديل لا يدل على كراهته

المصدر: سلسلة فتاوى نور على الدرب > الشريط رقم [141]

https://t.me/KajianIslamTemanggung

•┈•✿❁✿••✿❁✿•┈
🍃Turut menyebarkan:
WA 🌹syarhus sunnah lin nisaa
Channel Telegram:
http://t.me/syarhussunnahlinnisa

🌷 Https://akhwat.net
Karena Engkau Wajib Menuntut Ilmu

🇸 🇸 🇱 🇳
••••▫️▫️🌸••••

MENGERINGKAN BADAN SETELAH WUDUK