RAHASIA MERAIH KESELAMATAN DARI KENGERIAN HARI KIAMAT

Al-Imam Malik bin Anas rahimahullah berkata:

‏من أحبّ أن يُفتح على قلبه وينجو من أهوال يوم القيامة، فليكن عمله في السر أكثر منه في العلانية.

“Siapa yang senang dibukakan hatinya dan ingin selamat dari berbagai kengerian pada hari kiamat nanti, hendaklah amal yang dia rahsiakan lebih banyak dibandingkan amal yang dia tampakkan.”

Sumber || https://twitter.com/ssa_at/status/769498589932482560

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://telegram.dog/forumsalafy

Advertisements
RAHASIA MERAIH KESELAMATAN DARI KENGERIAN HARI KIAMAT

MENAMBAH KEDERMAWANAN DI BULAN RAMADHAN

Al-Imam Muhammad bin Idris asy-Syafi’iy rahimahullah berkata:

*‏أُحِب للرجل الزيادة بالجود في شهر رمضان اقتداء برسول الله ﷺ؛ لحاجة الناس فيه إلى مصالحهم، ولتشاغل كثير منهم بالصوم والصلاة.*

“Saya menyukai seseorang menambah kedermawanannya di bulan Ramadhan sebagai bentuk meneladani Rasulullah ‏ﷺ, karena pada bulan Ramadhan manusia bertambah kebutuhan mereka, dan juga karena banyak dari mereka yang sibuk dengan puasa dan shalat.”

Sumber || https://twitter.com/ssa_at/status/739424049357565952

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

MENAMBAH KEDERMAWANAN DI BULAN RAMADHAN

HIJAB ADALAH IBADAH DAN BUKAN ADAT ORANG ARAB

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:

الحجاب ﻋﺒﺎﺩﺓ ﻭﺗﺪﻳﻦ ﻭﺗﻘﺮﺏ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ، ﻭﻟﻴﺲ ﻣﻦ ﺑﺎﺏ ﺍﻟﻌﺎﺩﺍﺕ ﻭﺍﻟﺘﻘﺎﻟﻴﺪ، ﺑﻞ ﻫﻮ ﻣﻦ ﺑﺎﺏ ﺍﻷﻭﺍﻣﺮ ﺍﻟﺘﻲ ﺃﻣﺮ ﺍﻟﻠﻪ ﺑﻬﺎ ﻭﺭﺳﻮﻟﻪ، ﻓﻴﻜﻮﻥ ﻓﻌﻠﻪ ﻗﺮﺑﺔ ﺇﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺰ ﻭﺟﻞ.

“Hijab adalah ibadah, menjalankan ajaran agama, dan mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla, dan bukan termasuk adat dan taqlid (ikut-ikutan nenek moyang), bahkan itu termasuk salah satu perintah yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya, sehingga melakukannya merupakan bentuk mendekatkan diri kepada Allah Azza wa Jalla.”

Sumber || http://binothaimeen.net/content/502

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

HIJAB ADALAH IBADAH DAN BUKAN ADAT ORANG ARAB

Memejamkan Mata dalam Solat Bukan Sunnah Nabi

Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

ولم يكن من هديه ﷺ تغميض عينيه في الصلاة.

“Bukan termasuk petunjuk beliau (Nabi) shallallahu alaihi was sallam memejamkan mata ketika shalat.”

Zaadul Ma’ad, jilid 1 hlm. 294

Sumber || https://twitter.com/Arafatbinhassan/status/809522967046750208

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Memejamkan Mata dalam Solat Bukan Sunnah Nabi

Bagaimana Menjawab Salam Orang Kafir

Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah

Pertanyaan: Berbagai pertanyaan dan permintaan penjelasan ini datang dari para pendengar. Kita memulainya dengan pertanyaan yang dikirim oleh Ibrahim bin Maqbul.

Ia mengatakan: Apabila orang kafir datang menemuimu dan mendahuluimu dengan salam, apakah boleh menjawab dengan mengucapkan “Wa’alaikas salam”? Dan bagaimana cara menjawabnya? Dan apakah engkau diperbolehkan mendahuluinya dengan salam? Apa pendapat anda? Semoga Allah memberikan taufik kepada anda untuk melakukan kebaikan-kebaikan amal.

Jawaban: Segala puji hanya bagi Allah. Tidak boleh mendahului orang kafir dengan salam, yaitu engkau mengucapkan as-salamu ‘alaikum kepadanya. Akan tetapi bila ia memberikan salam, maka jawablah salam tersebut dengan lafadz yang akan aku katakan sekarang: “Wa ‘alaikum”. Kerana Nabi shallallahu ‘alaihi wa salam memerintahkan demikian berkaitan dengan ahlul kitab dan orang-orang selain mereka atau yang semisal mereka meskipun tidak lebih rendah dari mereka.

Sumber: Silsilatu Fatawa Nurun ‘alad Darb > kaset no. 1

Kunjungi || http://forumsalafy.net/bagaimana-menjawab-salam-orang-kafir/

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Bagaimana Menjawab Salam Orang Kafir

Mengapa Ibadah Terasa Hampa?

Dzul Nun al-Mishry rahimahullah berkata:

‏كما لا يجد الجسد لذة الطعام عند سقمه، كذلك لا يجد القلب حلاوة العبادة مع الذنوب.

“Sebagaimana jasad tidak akan merasakan lazatnya makanan ketika sakit, demikian juga hati tidak akan merasakan manisnya ibadah ketika dosa-dosa masih ada padanya.”

Fathul Bary Ibnu Rajab, jilid 1 hlm. 51

Sumber || https://twitter.com/channel_moh/status/807643871861739520

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Mengapa Ibadah Terasa Hampa?