Di antara Sifat Orang-orang Besar

Ayyub as-Sikhtiyyany rahimahullah berkata:

لا ينبل الرجلُ حتى يكون فيه خصلتان: العفة عما في أيدي الناس والتجاوز عما يكون منهم.

“Seseorang tidak akan menjadi orang yang mulia sampai pada dirinya terdapat dua sifat; menjaga kehormatan dari apa yang ada di tangan orang lain, dan suka memaafkan kekurangan yang muncul dari mereka.”

Makarimul Akhlaq, karya Ibnu Abid Dunya, no. 42

Sumber || https://twitter.com/channel_moh/status/807314119271546880

WhatsApp Salafy Indonesia
Channel Telegram || http://bit.ly/ForumSalafy

Advertisement
Di antara Sifat Orang-orang Besar

Ampuni dan Maafkanlah Mereka

Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah:

“Wahai anak Adam, sesungguhnya antara dirimu dan Allah ada dosa-dosa, tidak ada yang mengetahuinya kecuali Allah subhanahu wa ta’ala. Maka jika kamu ingin agar Allah mengampuni dosa-dosa untukmu, maka ampunilah dari hamba-hamba-Nya, jika engkau ingin agar Allah memaafkan dosa-dosa untukmu, maka maafkanlah dari kalangan hamba-hamba-Nya.

Kerana balasan sesuai dengan perbuatan.”

Badai’ul Fawaid: 2/468

Ampuni dan Maafkanlah Mereka

Pabila Dia Datang Memohon Maaf

Ibn al-Qayyim rahimahullah berkata,

“Barangsiapa berbuat keburukan padamu, lalu ia datang meminta maaf, maka sungguh sifat tawadhu’ (merendah diri) telah diwajibkan ke atasmu untuk menerima uzurnya (permohonan maafnya). Adapun hakikat sebenarnya yang tersembunyi hendakhlah dipasrahkan kepada Allah Ta’ala.”

Tahdzibul Madarij (2/687)

قال ابن القيم رحمه الله:

من أساء إليك ثم جاء ليعتذر فإن التواضع يوجب عليك قبول معذرته وتكل سريرته إلى الله تعالى

تهذيب المجارج 2687/

Pabila Dia Datang Memohon Maaf